<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknik SEO Indonesia &#187; SEO</title>
	<atom:link href="http://www.seobali.com/tag/seo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.seobali.com</link>
	<description>Teknik SEO, Online Marketing, Web Design, segala yang anda butuhkan untuk bisnis online yang sukses. Indonesia mampu menguasai dunia maya.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 03:56:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Antara Bing dan Google</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/07/19/antara-bing-dan-google/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/07/19/antara-bing-dan-google/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 02:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[bing]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[on page seo]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun sampai saat ini Google masih sangat mendominasi, porsi Bing perlahan tapi pasti terus membesar. Jadi jika website anda belum memiliki ranking yang baik di search engine Bing, mungkin anda sebaiknya mulai mengambil ancang-ancang. Di pasar Amerika Serikat penguasaan pasar Bing masih di bawah 10%, jauh dibandingkan dengan Google yang menguasai lebih dari 70%. Jadi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO untuk Bing, Perlukah?'>SEO untuk Bing, Perlukah?</a> <small>Mengingat kegagalan demi kegagalan Microsoft dalam bisnis mesin pencari yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/01/teknik-seo-untuk-bing/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO untuk Bing'>Teknik SEO untuk Bing</a> <small>Ketika namanya mulai santer disebut, saya nggak begitu peduli dengan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Site Review Versi Google'>SEO Site Review Versi Google</a> <small>Jika anda seorang pemerhati atau pelaku usaha yang memanfaatkan online...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bing-vs-google.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-519" style="margin: 5px;" title="bing-vs-google" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bing-vs-google.jpg" alt="" width="300" height="146" /></a>Meskipun sampai saat ini Google masih sangat mendominasi, porsi Bing perlahan tapi pasti terus membesar. Jadi jika website anda belum memiliki ranking yang baik di search engine Bing, mungkin anda sebaiknya mulai mengambil ancang-ancang. Di pasar Amerika Serikat penguasaan pasar Bing masih di bawah 10%, jauh dibandingkan dengan Google yang menguasai lebih dari 70%. Jadi hitung-hitungan matematis &#8220;bodoh&#8221;-nya, jika website anda memiliki ranking Bing sama baik dengan ranking Google anda akan mendapat peningkatan volume penjualan sebesar hampir 15%. Mungkin memang kecil, tapi tidak cukup kecil untuk diabaikan. Apalagi kalau ternyata porsi pasarnya terus meningkat.</p>
<p>Masalahnya masing-masing search engine memiliki algoritma yang berbeda. Dengan membandingkan hasil pencarian untuk keyword yang sama andara Bing dan Google.com kita bisa dengan mudah melihat bahwa hasil pencarian antara kedua search engine tersebut sangat berbeda. Tidak jarang kita melikat fenomena yang bertolak belakang, website yang memiliki ranking bagus di Google ternyata rankingnya buruk di Bing, dan sebaliknya website yang memiliki ranking bagus di Bing ternyata ranking Googlenya buruk.</p>
<p>Apa sajakah yang menjadi faktor penentu ranking di Bing sehingga hasil pencariannya menunjukkan perbedaan yang mencolok dengan Google? Jawaban atas pertanyaan ini memungkankan kita mengarahkan dimana kita ingin website kita memiliki ranking yang baik, Google, Bing, atau malah kedua-duanya.</p>
<ol>
<li>Analisa membuktikan bahwa Google lebih memperhatikan konteks semantik pada konten sementara Bing lebih memperhatikan elemen-elemen on-page SEO seperti adanya keyword dengan &lt;h1&gt;, internal link dengan anchor text yang mengandung keyword, serta masalah kanonikal seperti dengan www atau tanpa www. Pastikan anda memperhatikan kesempurnaan elemen-elemen on-page jika anda menginginkan ranking yang baik di Bing.</li>
<li>Tidak seperti Google, Bing tidak terlalu memperhatikan umur domain, jumlah halaman yang terindeks, dan lokasi geografis server yang dipergunakan oleh website.</li>
<li>Bing memiliki penekanan lebih tinggi akan pentingnya keyword pada nama domain. Harus diperhatikan bahwa disini penekanannya pada memiliki penekanan lebih tinggi, artinya tidak berarti Google tidak memperhatikan, tetapi tingkat perhatian Bing jauh lebih tinggi. Anda bisa mencoba sendiri dengan melakukan pencarian untuk keyword yang persis sama pada Google.com dan Bing kemudian memperhatikan domain-domain yang muncul pada masing-masing SERP (search engine result page).</li>
<li>Kualitas link bagi Google merupakan kombinasi yang rumit mencakup diantaranya kualitas sumber link serta relavansi kontekstual antara website sumber, halaman sumber, dan website kita sendiri. Sementara Bing melihat dengan cara yang lebih primitif, anda cukup memperhatikan bahwa anchor text dari semua link menuju website anda menggunakan keyword sebagai anchor text-nya.</li>
</ol>
<p>Perlu dicatat bahwa tip-tip di atas disusun berdasarkan algoritma Bing saat ini. Sebagai search engine yang &#8220;baru&#8221; tentu Bing terus menyempurnakan algoritmanya sehingga tip-tip di atas mungkin tidak berlaku lagi. Seperti semua hal dalam SEO, kita memang harus terus menerus memantau pergerakan search engine.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO untuk Bing, Perlukah?'>SEO untuk Bing, Perlukah?</a> <small>Mengingat kegagalan demi kegagalan Microsoft dalam bisnis mesin pencari yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/01/teknik-seo-untuk-bing/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO untuk Bing'>Teknik SEO untuk Bing</a> <small>Ketika namanya mulai santer disebut, saya nggak begitu peduli dengan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Site Review Versi Google'>SEO Site Review Versi Google</a> <small>Jika anda seorang pemerhati atau pelaku usaha yang memanfaatkan online...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/07/19/antara-bing-dan-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerangka Taktis SEO</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/07/12/kerangka-taktis-seo/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/07/12/kerangka-taktis-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 07:42:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Esensi SEO bisa disederhanakan menjadi 3 elemen kunci sesuai dengan mekanisme kerja search engine, termasuk Google. Elemen pertama adalah crawling atau penjelajahan website kita oleh robot yang dikirim search engine. Elemen kedua adalah indexing yaitu memproses dan memasukkan halaman web yang sudah dikumpulkan crawler ke dalam database, disini juga ada proses filtering, penyaringan.  Elemen ketiga [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bali-seo.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-516" style="margin: 5px;" title="bali-seo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bali-seo.jpg" alt="" width="300" height="192" /></a>Esensi SEO bisa disederhanakan menjadi 3 elemen kunci sesuai dengan mekanisme kerja search engine, termasuk Google. Elemen pertama adalah crawling atau penjelajahan website kita oleh robot yang dikirim search engine. Elemen kedua adalah indexing yaitu memproses dan memasukkan halaman web yang sudah dikumpulkan crawler ke dalam database, disini juga ada proses filtering, penyaringan.  Elemen ketiga adalah ranking, penentuan ranking halaman web di dalam SERP (search engine result page) untuk keyword pencarian yang relevan.</p>
<p>Pemahaman terhadap elemen-elemen kunci dan aktivitas yang dilakukan search engine pada masing-masing elemen ini memungkinkan praktisi SEO untuk meyusun kerangka kerja yang sesuai.<span id="more-515"></span></p>
<p>Kesimpulan diatas diambil berdasarkan asumsi berikut:</p>
<p>Robot search engine &#8211; Google menamakan robotnya Googlebot &#8211; menjelajahi website untuk kemudian diproses. Langkah ini sangat esensial karena tanpa dikunjungi dan dibaca robot, sebuah halaman website tidak mungkin masuk ke dalam database search engine, apalagi mendapat ranking.</p>
<p>Dari data yang dikumpulkan robot selama penjelajahan, search engine menyaring, mengelompokkan, dan melakukan langkah-langkah pengolahan lainnya sebelum dimasukkan ke dalam database dengan berbagai atribut yang dihasilkan selama pengolahan.</p>
<p>Ketika ada pengunjung yang melakukan pencarian untuk keyword yang relevan, search engine melakukan perhitungan ulang berdasarkan kondisi terakhir untuk menentukan ranking di dalam SERP yang akan ditampilkan.</p>
<p>Search engine menjelajahi, mengindeks, dan menentukan ranking setiap halaman web. Para pemain SEO harus merancang strateginya dengan meperhatikan faktor-faktor berikut:</p>
<p>1. Penjelajahan<br />
2. Indexing<br />
3. SERP</p>
<p>Kita perlu menyadari bahwa search engine, termasuk Google, bukan bekerja untuk kita para pemilik website, dia bekerja untuk memenuhi kebutuhan para pemakainya, mereka yang mengunjung search engine untuk mencari informasi yang mereka butuhkan. Jadi kita perlu menambahkan aspek tambahan sbb:</p>
<p>4. Pemakai</p>
<p>Ranking bukan urusan kita dengan search engine. Jika website kita adalah satu-satunya sumber yang relevan dengan kata kunci tertentu, search engine hanya akan menghasilhan satu link saja di dalam SERP, halaman web kita. Kenyataannya tidak demikian karena ada banyak pemilik website lain yang ingin mendapatkan ranking tinggi untuk keyword tersebut. Karena itu kita juga perlu menambahkan satu lagi:</p>
<p>5. Persaingan</p>
<p>Pemahaman di atas membantu kita menentukan taktik yang tepat pada masing-masing langkah sehingga secara keseluruhan kita dapat membangun strategi SEO yang tangguh.</p>
<p><strong>Penjelajahan</strong></p>
<p>SEO diawali dengan catatan perjalanan robot ketika menjelajahi website kita. Catatan perjalanan tersebut terekam dengan rinci dan akurat selain oleh search engine juga oleh log server kita sendiri. Beberapa hal penting yang dapat kita amati dengan mencermati log server kita diantaranya:</p>
<ul>
<li>Crawling traps, masalah yang menghentikan penjelajahan.</li>
<li>Halaman yang sesungguhnya tidak perlu dibaca.</li>
<li>Duplicate content.</li>
<li>Frekuensi dan kedalaman penjelajahan.</li>
<li>Adanya masalah yang ditunjukan dengan kode respon server seperti 302, 304, 307, dll.</li>
<li>Adanya rangkaian redirect dan pengulangan.</li>
<li>Broken link, error 404.</li>
</ul>
<p>Skrip pengolah log file seperti logfilt dari AudetteMedia  http://www.audettemedia.com/blog/seo-diagnostics-tool/ dapat mengolah data log dalam jumlah besar dan menarik sejumlah informasi penting berhubungan dengan penjelajahan robot dalam berbagai format presentasi.</p>
<p>Sistem analisa berkelas enterprise seperti Splunk http://www.splunk.com/ dapat memecah indormasi menjadi potongan-potongan detail berdasarkan segmen tertentu.</p>
<p>Xenu merupakan aplikasi yang beroperasi pada sisi client untuk menganalisa perlaku robot dan menyediakan data yang dapat ditindaklanjuti dengan mudah. Sayangnya Xenu tidak bisa mengolah lebih dari 10.000 halaman, jadi jika ukuran website anda lebih besar dari itu, anda perlu memecah-mecahnya dulu.</p>
<p>Salah satu fasilitas yang terbaik dan tersedia gratis untuk dipakai adalah Google Webmaster Tools yang mampu memotret masalah dengan akurat termasuk masalah yang menyangkut penjelajahan robot, duplicate content, bahkan performa server.</p>
<p><strong>SEO Semata-mata Soal Tindakan</strong></p>
<p>Seperti biasa, akurasi data memang merupakan faktor kritis dalam proses ini, tapi bagaimanapun yang menentukan adalah tindakan yang diambil berdasarkan data tersebut. Hal ini juga berlaku dalam soal SEO, data yang akurat dari pengolahan log server diatas sangat penting, tapi yang paling penting adalah tindakan yang kita ambil berdasarkan informasi tersebut.</p>
<p>Dengan melakukan analisa sistematis berdasarkan ketiga komponen aktivitas search engine tadi, pemain SEO yang cerdas dapat menyusun kerangka kerja untuk menyempurnakan websitenya, sehingga bisa mendapatkan ranking yang lebih baik.</p>
<ul></ul>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/07/12/kerangka-taktis-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya External Deep Link</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/06/27/external-deep-link/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/06/27/external-deep-link/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 08:47:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[link building]]></category>
		<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Semua pemilik website menginginkan ranking yang tinggi. Kita semua tahu persis lonjakan aliran traffic jika ranking website kita naik dari posisi 9 ke posisi 6 atau dari posisi 6 ke posisi 3, atau dari posisi 2 ke posisi 1. Apapun indikator yang anda pakai, page views, clicks, kita akan melihat lonjakan yang sangat signifikan seiring [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/03/04/link-building-dengan-rss/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Link Building dengan RSS'>Link Building dengan RSS</a> <small>Apakah anda sudah menggunakan RSS Feed untuk membangun one way...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/09/kesalahan-link-building/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesalahan Link Building'>Kesalahan Link Building</a> <small>Link building, bagaimanapun pendekatannya dan apapun metodenya, merupakan salah satu...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nilai Sebuah Link'>Nilai Sebuah Link</a> <small>Karena Google menggunakannya sebagai salah satu faktor dominan dalam algoritma...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/06/external-deep-link.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-508" style="margin: 5px;" title="external-deep-link" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/06/external-deep-link.jpg" alt="" width="265" height="250" /></a>Semua pemilik website menginginkan ranking yang tinggi. Kita semua tahu persis lonjakan aliran traffic jika ranking website kita naik dari posisi 9 ke posisi 6 atau dari posisi 6 ke posisi 3, atau dari posisi 2 ke posisi 1. Apapun indikator yang anda pakai, page views, clicks, kita akan melihat lonjakan yang sangat signifikan seiring peningkatan ranking. Tentu tidak berahir sampai di clicks atau page views, sebagian dari aliran pengnjung akan membeli produk yang kita jual. Persoalannya bagaimana kita menembus kompetisi untuk meraih ranking yang lebih baik?</p>
<p><a href="http://www.searchenginejournal.com/how-external-deep-linking-and-more-content-can-boost-your%c2%a0rankings/22199/#ixzz0s2SMFyQx"></a>Banyak pemilik website menghindari external deep link untuk berbagai alasan. Padahal tidak adanya external deep link dalam strategi SEO justru sangat merugikan. Kebanyakan pemilik website berusaha habis-habisan agar homepage websitenya mendapatkan ranking yang tinggu untuk target utama yang umumnya keyword yang sangat kompetitif. Semua external link yang didapatkan diarahkan kada homepage dan melupakan halaman-halaman internal.</p>
<p>Beberapa manfaat external deep link diantaranya:</p>
<ol>
<li>Variasi yang lebih tinggi karena link yang menuju ke halaman internal umumnya memiliki keyword yang berbeda tetapi relevan dengan homepage. Homepage menjadi lebih tangguh untuk menyasar keyword utama karena link yang menuju ke halaman internal meskipun bervariasi tetapi cenderung memiliki relevansi semantik yang tinggi terhadap keyword utama yang kita kejar.</li>
<li>Esternal link menuju halaman internal akan meningkatkan ranking untuk keyword-keyword yang tingkat komptisinya tidak setinggi keyword utama, dalam dunia online marketing dikenal sebagai long tail, sehingga membantu meningkatkan traffic website secara keseluruhan.</li>
<li>Tambahan aliran traffic website dari kenaikan ranking halaman-halaman internal pada keyword-keyword long tail memperkuat homepage untuk menembus kompetisi keyword utama karena total traffic pada sebuah website merupakan salah satu faktor penting kenaikan ranking.</li>
</ol>
<p>Jika anda menemui kesulitan untuk mendapatkan external deep link, internal deep link dapat sedikit membantu, meskipun efeknya tidak dapat dibandingkan dengan eksternal.</p>
<p>Membangun konten unik dapat membantu kita mendapatkan eksternal deep link. Nampaknya semua pemain SEO sangat memahami hal ini, tapi jarang yang sungguh-sungguh melakukannya dengan konsisten: terdapat hubungan langsung antara peningkatan ranking dengan jumlah halaman yang terindeks search engine dan jumlah external link, dan cara yang paling efektif untuk mendapatkannya adalah dengan membangun konten yang unik. Tentu selain unik kualitas juga penting, tapiuntuk menyederhanakan persoalan, kita sisihkan dulu soal kualitas.</p>
<p>Apa manfaat peningkatan konten unik untuk SEO:</p>
<ol>
<li>Makin banyak halaman yang terindeks search engine membuat website kita dianggap website yang bernilai tinggi karena memiliki banyak konten yang relevan dengan keyword yang kita sasar.</li>
<li>Makin banyak halaman artinya makin banyak pula kemungkinan mendapatkan link ke halaman-halaman tersebut. Ingat, makin banyak halaman mendapatkan deep link making luas variasi link yang didapatkan website secara keseluruhan.</li>
<li>Makin banyak halaman makin banyak pula kesempatan kita menyasar keyword long tail, yang karena tingkat kompetisinya relatif rendah jadi lebih mudah dicapai, tetapi mengalirkan tambahan traffic yang secara keseluruhan membantu mendongkrak ranking untuk keyword utama.</li>
</ol>
<p>Jadi jika anda ingin meningkatkan ranking website anda, pastikan anda menginvestasikan lebih banyak waktu dan tenaga untuk membangun eksternal deep link dan konten yang unik. Jangan terpaku pada usaha mendapatkan link ke homepage saja, karena anda akan melihat manfaat yang sangat positif dari eksternal link langsung menuju halaman internal, manfaat yang secara keseluruhan akan meningkatkan kekuatan website menembus kompetisi keyword utama.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/03/04/link-building-dengan-rss/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Link Building dengan RSS'>Link Building dengan RSS</a> <small>Apakah anda sudah menggunakan RSS Feed untuk membangun one way...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/09/kesalahan-link-building/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesalahan Link Building'>Kesalahan Link Building</a> <small>Link building, bagaimanapun pendekatannya dan apapun metodenya, merupakan salah satu...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nilai Sebuah Link'>Nilai Sebuah Link</a> <small>Karena Google menggunakannya sebagai salah satu faktor dominan dalam algoritma...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/06/27/external-deep-link/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nilai Sebuah Link</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 12:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[link]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Karena Google menggunakannya sebagai salah satu faktor dominan dalam algoritma rankingnya, link building merupakan salah satu bagian penting SEO. Tapi search engine memberi nilai berbeda-beda sementara mendapatkan link bukanlah hal yang mudah, kita harus pintar-pintar untuk memilih link yang mana yang layak untuk kita kejar Kita mungkin sering mendengar mereka yang medeklarasikan diri sebagai pakar [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/09/kesalahan-link-building/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesalahan Link Building'>Kesalahan Link Building</a> <small>Link building, bagaimanapun pendekatannya dan apapun metodenya, merupakan salah satu...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/03/04/link-building-dengan-rss/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Link Building dengan RSS'>Link Building dengan RSS</a> <small>Apakah anda sudah menggunakan RSS Feed untuk membangun one way...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/26/seo-kings/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Kings'>SEO Kings</a> <small>SEO bukan disiplin ilmu akademis yang dipelajari di perguruan tinggi....</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/05/link-building.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-489" title="link-building" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/05/link-building.jpg" alt="" width="321" height="258" /></a>Karena Google menggunakannya sebagai salah satu faktor dominan dalam algoritma rankingnya, link building merupakan salah satu bagian penting SEO. Tapi search engine memberi nilai berbeda-beda sementara mendapatkan link bukanlah hal yang mudah, kita harus pintar-pintar untuk memilih link yang mana yang layak untuk kita kejar</p>
<p>Kita mungkin sering mendengar mereka yang medeklarasikan diri sebagai pakar SEO mengatakan bahwa link yang harus kita kejar adalah link yang berkualitas dan permanen. Memang benar adanya, tapi link yang seperti apa yang masuk ke dalam kategori berkualitas? Tentunya link yang bisa mengalirkan manfaat yang besar dalam waktu singkat. Apakah jawaban itu sudah cukup memuaskan? Jika belum mari kita lihat beberapa faktor yang perlu kita perhatikan pada halaman web dari mana link berasal.<span id="more-487"></span></p>
<p>Faktor pertama yang perlu diperhatikan adalah relevansi. Perkatikan apakah isi halaman darimana link berasal relevan dengan isi halaman kemana link tersebut menuju. Dalam hal ini yang menjadi patokan relevansi adalah keyword. Lihat apakah keyword pada halaman asal link menempatkan keyword yang relavan pada pada &#8220;tempat-tempat strategis&#8221; dari kaca mata search engine. Disini teori on-page SEO bisa dipakai sebagai patokan untuk menentukan &#8220;tempat-tempat strategis&#8221; tersebut.</p>
<p>Faktor berikut yang juga perlu diperhatikan adalah link equity, seberapa banyak link juice akan mengalir. Banyak praktisi mengidentikan link equity dan link juice dengan PageRank. Tapi sesungguhnya PageRank tidak secara langsung menentukan ranking website. Ada kontroversi yang cukup besar dibalik PageRank dimana sebagian menganggapnya tidak ada gunanya sementara sebagian lain meyakini bahwa PageRank memiliki nilai penting.</p>
<p>Kontroversi lain berkenaan dengan link nofollow, link yang ditandai dengan tag &#8220;rel=nofollow&#8221;. Efek langsung dari tag ini adalah menyatakan pada search engine bahwa link tersebut tidak dimaksudkan sebagai &#8220;vote&#8221; terhadap kalaman yang dituju, dan karena itu tidak mengalirkan link juice. Sebaliknya banyak kalangan meyakini bahwa link nofollow dari halaman yang dianggap terpercaya oleh search engine masih membawa manfaat meskipun tidak mengalirkan link juice. PageRank merupakan indikator paling relevan untuk menentukan tingkat kepercayaan search engine.</p>
<p>SEO bukanlah permainan yang selesai dalam beberapa jam seperti pertandingan olah raga. Karena itu sebaiknya anda lebih memperhatikan relevansi daripada PageRank. Halaman web yang belum mendapatkan tanda tingkat kepercayaan search engine dalam bentuk PageRank dalam jangka panjang akan mendapatkannya, dan link juice yang dialirkan melalui link dari halaman tersebut akan meningkat.</p>
<p>Tidak terlalu sulit untuk memperkirakan apakah sebuah website akan berumur panjang dengan nilai yang meningkat atau sebaliknya, bukan hanya nilai yang justru menurun malah mungkin menghilang sama sekali. Faktor ini juga penting diperhatikan karena ketika halaman web darimana link berasal itu menghilang, aliran link juicenya juga otomatis terhenti. Inilah salah satu alasan mengapa membeli link bukan bukan praktek yang disarankan.</p>
<p>Jadi itulah faktor-faktor yang utama untuk diperhatikan: relevansi, link equity, dan permanen. Tapi ada faktor-faktor lain yang juga cukup penting, diantaranya penempatan, konteks, biaya, kesempatan, serta nilai-nilai non-SEO.</p>
<p><strong>Penempatan</strong></p>
<p>Link bisa muncul di berbagai tempat dalam satu halaman web, bisa di atas, di bawah, tengah, sidebar, header, footer. Google memberikan nilai berbeda pada masing-masing posisi tersebut. Sama seperti mata kita yang lebih memperhatikan bagian atas, Google menganggap bagian atas lebih penting daripada pagian-bagian lain. Jadi usahakan agar link menuju ke website atau halaman web anda berada seatas mungkin.</p>
<p><strong>Konteks</strong></p>
<p>Konteks hampir sama situasinya dengan posisi. Jika kita membaca sebuah artikel dan tertarik untuk mencari informasi relevan di luar artikel tersebut, apakah kita akan tertarik dengan link yang berada jauh di bawah, pada biografi penulis artikel? Tentunya kita akan lebih tertarik dengan link yang berada di dalam artikel dengan achor teks yang terintegrasi dengan isi artikel itu sendiri. Jadi usahakan agar link menuju website atau halaman web kita secara kontekstual berada di dalam konten utama, dikelilingi dengan kalimat-kalimat yang relevan.</p>
<p><strong>Biaya</strong></p>
<p>Biaya untuk memperoleh link bukan hanya berhubungan dengan jumlah uang yang anda bayarkan tapi juga seberapa banyak tenaga yang harus anda keluarkan untuk mendapatkan sebuah link dan nilai link itu sendiri. Misalnya link dari website-website dengan ekstensi .edu sangat sulit didapatkan, tapi efek link-nya yang sangat tinggi membuatnya layak dikejar. Tapi tentu saja, daripada berputar-putar dengan orang yang tidak punya keinginan untuk memberikan link keluar, mungkin juga lebih baik untuk melupakannya saja.</p>
<p><strong>Kemungkinan</strong></p>
<p>Kalau anda meng-SEO website pornografi misalnya, tentu tidak ada gunanya anda berharap dapat link dari .edu. Beberapa faktor lain yang mungkin mempengaruhi kemungkinan kita mendapatkan link tersebut diantaranya:</p>
<ul>
<li>Kemungkinan menambahkan link secara langsung.</li>
<li>Kemungkinan untuk men-submit link sendiri.</li>
<li>Hubungan dengan orang di balik website yang anda sasar.</li>
<li>Kemungkinan bisa mengupdate link yang sudah diberikan.</li>
</ul>
<p><strong>Faktor-faktor Non-SEO<br />
</strong></p>
<p>Link memiliki manfaat penting lain selain ranking di Google. Link bisa mengalirkan traffic berkualitas. Jika link menuju website kita atau halaman di dalamnya berada pada artikel menarik pada website populer, kemungkinan besar pembaca artikel akan tertarik untuk meng-click link tersebut. Dengan cara ini tanpa ranking di Google anda sudah mendapat pengunjung potensial.</p>
<p>Apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkannya? Pastikan link anda berada di tempat yang relevan, sehingga tidak terlihat dipaksakan hanya untuk memamcing search engine, apalagi seperti spam. Salah satu yang sering dilakukan orang adalah distribusi link pada media digital terkemuka seperti artikel, penulis tamu pada blog, forum diskusi online, dan sebagainya.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/09/kesalahan-link-building/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesalahan Link Building'>Kesalahan Link Building</a> <small>Link building, bagaimanapun pendekatannya dan apapun metodenya, merupakan salah satu...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/03/04/link-building-dengan-rss/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Link Building dengan RSS'>Link Building dengan RSS</a> <small>Apakah anda sudah menggunakan RSS Feed untuk membangun one way...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/26/seo-kings/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Kings'>SEO Kings</a> <small>SEO bukan disiplin ilmu akademis yang dipelajari di perguruan tinggi....</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Faktor yang Perlu Diperhatikan Ketika Membangun Konten</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/04/22/faktor-yang-perlu-diperhatikan-ketika-membangun-konten/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/04/22/faktor-yang-perlu-diperhatikan-ketika-membangun-konten/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 03:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[backlink]]></category>
		<category><![CDATA[content]]></category>
		<category><![CDATA[copywriting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=473</guid>
		<description><![CDATA[Ketika anda membangun konten website, mungkin anda bertanya-tanya bagaimanakah konten yang baik itu. Jika kita mengharapkan performa SEO yang baik dari website tersebut, pertanyaan tersebut mungkin bisa dipertajam menjadi konten seperti apa yang diperlukan untuk mencapai performa SEO yang baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam membangun konten. 1. On-Page SEO Pentingnya [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/writer.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-474" style="margin: 5px;" title="writer" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/writer-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Ketika anda membangun konten website, mungkin anda bertanya-tanya bagaimanakah konten yang baik itu. Jika kita mengharapkan performa SEO yang baik dari website tersebut, pertanyaan tersebut mungkin bisa dipertajam menjadi konten seperti apa yang diperlukan untuk mencapai performa SEO yang baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam membangun konten.</p>
<p><strong>1. On-Page SEO</strong></p>
<p>Pentingnya konten dalam rangka on-page SEO sudah disadari sejak lama. Itu makanya dulu orang bahkan mengabaikan kemungkinan konten tersebut tidak lagi &#8220;wajar&#8221; jika dibaca pengunjung, hanya untuk menjejalkan sebanyak mungkin keyword ke dalam konten. Pada saat itu ketika orang bicara copywriting untuk SEO yang langsung muncul di kepala kita adalah keyword apa yang mesti muncul didalamnya.<span id="more-473"></span></p>
<p>Ada dua masalah utama disini. Pertama konten sering menjadi tidak lagi nyaman dibaca oleh pengunjung. Kedua sekarang search engine sudah semakin pintar untuk dapat mendeteksi bentuk-bentuk kalimat yang natural, sehingga konten yang tidak nyaman dibaca pengunjung juga tidak (lagi) baik untuk search engine. Search engine bahkan bisa membedakan apakah konten yang &#8220;buruk&#8221; itu diakibatkan karena anda tidak pandai menulis atau anda memang dengan sengaja berusaha memanipulasi search engine.</p>
<p>Ingatlah bahwa tujuan search engine adalah memberikan hasil pencarian yang berkualitas bagi penggunanya. Jadi jika search engine &#8220;mengetahui&#8221; bahwa konten website anda tidak nyaman dibaca, jangan berharap search engine akan memberikan ranking yang tinggi. Dengan memperhatikan prinsip tersebut, sangat penting untuk membangun strategi konten berkualitas dan terstruktur. Kombinasikanlah konten yang difokuskan pada keyword long tail dari keyword utama yang ingin anda capai. Pendekatan ini akan memberikan nilai lebih bagi website anda secara keseluruhan di mata search engine.</p>
<p><strong>2. Konversi</strong></p>
<p>Hal lain yang perlu diperhatikan dalam membangun konten adalah konversi. Pada dasarnya kita membangun website karena ingin menggiring orang untuk melakukan apa yang kita ingin mereka lakukan, mungkin membeli produk yang kita tawarkan, mengisi formulir keanggotaan, dan sebagainya. Konten yang baik harus mampu mempengaruhi orang untuk melakukan hal yang kita inginkan tersebut. Pemain serius bahkan sering melakukan uji coba dengan memberikan beberapa konten yang berbeda dan memantau reaksi pengunjung.</p>
<p>Salah satu yang sering dipakai adalah Google Website Optimizer. Konsepnya adalah melalukan sejumlah pengujian dengan membuat beberapa variasi konten untuk kemudian memantau reaksi pengunjung. Sering kali perubahan sedikit justru memberikan efek yang besar. Variasi halaman yang paling baik konversinya kemudian bisa dipilih menjadi standar. Secara umum dari sisi konversi ini banyak praktisi mempercayai &#8220;less is more&#8221;, artinya konten yang sederhana tanpa banyak pernak-pernik berbelit-belit yang justru mengganggu konsentrasi pengunjung justru memberikan konversi yang lebih baik.</p>
<p>Memang ada dua sisi berbeda yang tarik menarik disini. Konten yang besar dengan kalimat-kalimat panjang, selama itu dinilai wajar, disukai search engine. Dengan konten besar anda punya peluang lebih baik untuk mendapatkan ranking yang tinggi dan karenanya dikunjungi banyak orang. Tapi dalam prinsip kesederhanaan menghasilkan konversi lebih baik, mungkin kita harus memangkas kalimat-kalimat panjang menjadi lebih sederhana dan pendek-pendek. Ini bisa mempengaruhi ranking website itu sendiri.</p>
<p><strong>3. Backlink<br />
</strong></p>
<p>Dari sisi off-page SEO kita semua memahami pentingnya backlink. Jika kita mengharapkan untuk mendapat backlink tanpa harus membelinya atau melakukan pertukaran, coba fikirkan mengapa orang merasa perlu untuk membuat link ke website atau halaman web anda. Mereka yang memiliki nama besar seperti selebriti, tokoh, atau merk ternama mungkin bisa mendapatkan backlink hanya dari nama besarnya saja. Tapi jika kita bukan salah satu dari mereka, satu-satunya jalan adalah dengan menyediakan konten yang unik, menarik, dan berkualitas.</p>
<p>Banyak orang menggunakan strategi yang populer dengan sebutan link baiting yang secara sederhana bisa didefinisikan sebagai membangun konten yang ditargetkan untuk mendapatkan link sebanyak-banyaknya. Kita perlu kehati-hatian ekstra disini karena kadang-kadang karena terlalu terfokus pada mendapatkan link kita justru melupakan konversi sebagai target utama kita. Konten yang efektif untuk menarik link sering tidak efektif untuk konversi dan sebaliknya.</p>
<p><strong>4. Media Sosial<br />
</strong></p>
<p>Selain backlink dari website lain, penting juga anda mendapatkan link dari para pemakai jaringan media sosial online seperti Twitter dan Facebook, juga dari media social bookmarking seperti Digg atau Delicious. Hanya anda harus berhati-hati dengan reaksi yang justru negatif dari lingkungan sosial online tersebut.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Ketika anda memikirkan strategi membangun konten dan berapa banyak sumber daya akan anda alokasikan untuk kebutuhan itu, pastikan anda memperhatikan keempat faktor di atas. Mungkin anda akan membuat halaman-halaman tertentu yang difokuskan pada salah satu atau salah dua faktor saja, tapi secara keseluruhan anda harus memperhatikan semuanya.</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/04/22/faktor-yang-perlu-diperhatikan-ketika-membangun-konten/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bootcamp, Lebih dari Sekedar SEO</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/04/05/indonesia-bootcamp-lebih-dari-sekedar-seo/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/04/05/indonesia-bootcamp-lebih-dari-sekedar-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 06:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menghadiri sendiri dari pembukaan sampai penutupan saya yakin bahwa Indonesia Bootcamp merupakan program lengkap yang mempersiapkan peserta menjadi netpreneur tangguh. Disini peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis seperti SEO, tapi lebih penting lagi digembleng dari mulai memantapkan mindset sebagai netpreneur sampai pendekatan yang tepat dalam melakukan riset dan implementasi bisnis online. Selama ini kebanyakan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/17/blog-bisnis-bukan-sekedar-trend/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Blog Bisnis &#8211; Bukan Sekedar Trend'>Blog Bisnis &#8211; Bukan Sekedar Trend</a> <small>Mungkin anda pernah mendengar saran seperti ini &#8220;Sekarang ini blog...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah menghadiri sendiri dari pembukaan sampai penutupan saya yakin bahwa Indonesia Bootcamp merupakan program lengkap yang mempersiapkan peserta menjadi netpreneur tangguh. Disini peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis seperti SEO, tapi lebih penting lagi digembleng dari mulai memantapkan mindset sebagai netpreneur sampai pendekatan yang tepat dalam melakukan riset dan implementasi bisnis online.<span id="more-466"></span></p>
<p>Selama ini kebanyakan orang &#8211; termasuk penyelenggara kursus di bidang ini &#8211; membatasi cahrawalanya hanya dalam kotak online marketing, bahkan lebih kecil lagi, hanya SEO. Hanya beberapa orang yang menyadari bahwa siklus online business cukup besar, dimana online marketing hanya merupakan satu bagian saja, dan SEO hanya merupakan satu bagian dari online marketing itu sendiri.</p>
<p>Jadi kita bisa bayangkan, ketika kita membatasi pikiran kita dalam kotak SEO, sudah sangat wajar jika upaya kita menjadi netpreneur yang sukses berujung pada kegagalan, karena kita hanya memfokuskan diri pada satu komponen kecil saja. SEO bukannya tidak penting, online marketing bukannya tidak penting, masing masing merupakan komponen yang sangat penting. Tapi ada banyak komponen lain yang tidak kalah pentingnya. Hanya jika kita memberikan perhatian yang sama baiknya terhadap semua komponen tersebut, bisnis online yang kita jalankan akan sukses.</p>
<p>Hal lain yang juga membantu para calon netpreneur adalah kehadiran pemain bisnis online senior yang sudah sukses, mereka-mereka ini meskipun sebagian tidak memberikan materi pelatihan sebagai pengajar tapi sangat terbuka untuk membagi pengalaman dan pengetahuannya melalui obrolan serius tapi santai terutama pada jam-jam bebas, misalnya pada saat jam istirahat.</p>
<p>Dalam situasi seperti ini, peserta bukan hanya pulang dengan setumpuk keterampilan teknis dan sekeranjang &#8220;peralatan&#8221;, tapi juga mindset, motivasi, dan keyakinan untuk sukses.</p>
<p>Sayangnya kita belum tahu lagi kapan Indonesia Bootcamp yang dikomandani Mas Keke akan menyelenggarakan season berikutnya. Tapi kalau saya boleh sarankan, ini kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan. Begitu season berikut diumumkan, segeralah mendaftar. Investasi yang kita tanam dalam bentuk tenaga, fikiran, waktu, dan dana sangat-sangat kecil dibandingkan dengan apa yang akan anda dapatkan. Tentu saja, seperti hal-hal lain dalam hidup kita, tidak semua bisa sukses setelah mengikuti program ini,. Kalaupun tidak diselenggarakan di kota anda, investasi tambahan untuk ongkos sama sekali tidak rugi.</p>
<p>Pantau websitenya indonesiabootcamp.com supaya anda tidak melewatkan season berikutnya.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/17/blog-bisnis-bukan-sekedar-trend/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Blog Bisnis &#8211; Bukan Sekedar Trend'>Blog Bisnis &#8211; Bukan Sekedar Trend</a> <small>Mungkin anda pernah mendengar saran seperti ini &#8220;Sekarang ini blog...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/04/05/indonesia-bootcamp-lebih-dari-sekedar-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amankah Duplicate Content?</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/29/amankah-duplicate-content/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/29/amankah-duplicate-content/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 05:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[duplicate content]]></category>
		<category><![CDATA[konten]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Kalau anda percaya bahwa dunia penuh dengan ketidakpastian, maka SEO merupakan bagian yang paling parah. Terminologi, definisi, teori, semuanya hanya berdasarkan keyakinan, setiap orag punya keyakinan berbeda, dan keyakinan masing-masing orang juga tidak pernah absolut. Meskipun demikian ada sejumlah hal yang secara umum dipercayai baik untuk dilakukan atau harus dihindari. Sayangnya lebih banyak hal berada [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/11/09/duplicate-content/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Duplicate Content'>Duplicate Content</a> <small>Duplicate content merupakan praktek yang banyak dilakukan pada website, dan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/seo-duplicate-content.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-463" style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="seo-duplicate-content" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/seo-duplicate-content-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Kalau anda percaya bahwa dunia penuh dengan ketidakpastian, maka SEO merupakan bagian yang paling parah. Terminologi, definisi, teori, semuanya hanya berdasarkan keyakinan, setiap orag punya keyakinan berbeda, dan keyakinan masing-masing orang juga tidak pernah absolut. Meskipun demikian ada sejumlah hal yang secara umum dipercayai baik untuk dilakukan atau harus dihindari. Sayangnya lebih banyak hal berada pada gray area, sebagian mempercayai sebagai hal yang baik, sebagian lain sebaliknya. Salah satu hal yang ada di gray area ini adalah penalty yang diterapkan search engine terhadap duplicate content.</p>
<blockquote><p>Meskipun tidak disarankan, search engine tidak akan menjatuhkan penalty jika website anda menerapkan duplicate content.</p></blockquote>
<p>Kenyataanya duplicate content merupakan bagian alamiah dari sebuah website, sehingga bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Jika untuk alasan apapun ada bagian dari website anda yang merupakan duplicate content, anda tetap bisa tidur dengan nyenyak tanpa perlu takut Google mengeluarkan website anda dari databasenya, menghilangkan website anda dari SERP untuk keyword yang relevan, atau menjatuhkannya ke dalam Google sandbox.<span id="more-462"></span></p>
<p><strong>Search Engine Mem-Filter Duplicate Content.</strong></p>
<p>Meskipun demikian anda harus memahami bahwa search engine bekerja keras menjaga kualitas pencariannya dengan hanya menampilkan konten unik. Anda juga sebaiknya memahami bahwa search engine secara umum cukup sukses dengan misinya itu selain memerangi berbagai praktek penyalahgunaan oleh spammer.</p>
<p>Bagi search engine, duplicate content adalah masalah. Bayangkan apa yang akan anda fikirkan jika anda memasukkan suatu kata kunci dan search engine memberikan puluan hasil yang ternyata isinya sama persis? Untuk menjaga kualitas hasil pencariannya, search engine menggunakan <strong>filter duplicate content</strong> untuk memastikan bahwa dia tidak mengambil konten yang sudah ada di dalam databasenya. Jadi yang ada disitu adalah filter, bukan penalty. Jika website anda memiliki duplicate content, maka content tersebut tidak akan diindeks, tapi website anda tidak dikenakan penalty.</p>
<p>Mungkin karena konten anda tidak diindeks anda merasa bahwa itu sebuah penalty, tapi sesungguhnya bukan, itu bukan penalty, hanya filter.</p>
<p><strong>Penalty Hanya Dijatuhkan Pada Spammer</strong></p>
<p>Search engine hanya menjatuhkan penalty pada website atau halaman website yang dengan cara apapun sengaja mengelabui search engine. Penalty dapat diberlakukan secara otomatis melalui algoritma yang dimiliki search engine, ataupun oleh tenaga pengawas yang dipekerjakan search engine untuk menjaga kualitas layanannya. Search engine memberikan perhatian lebih tinggi pada website-website yang memiliki indikator-indikator SEO yang tinggi, seperti traffik atau link. Pada umumnya mereka yang websitenya terkena penalty tahu persis apa yang menyebabkannya dijatuhi hukuman. Jika kita tidak merasa melakukan praktek seperti ini, hampir pasti aman.</p>
<p>Search engine tidak seperti kisah buruk yang sering kita dengar tentang polisi korup, dia tidak sengaja mencari-cari kesalahan kita. Jika di website kita ada satu halaman yang menjual baju merah kemudian kita membuat satu halaman lagi untuk menjual baju putih, tapi konten halamannya sama, search engine tidak akan menghukum website kita. Paling banter dia hanya mengindeks halaman baju merah saja, tidak dua-duanya seperti yang kita harapkan. Tentunya halaman baju putih juga tidak bisa memberi kontribusi pada kekayaan konten dari website kita secara keseluruhan. Jika kedua halaman itu berada pada satu website yang punya ranking bagus untuk keyword &#8220;toko baju&#8221;, tindakan anda menambahkan halaman baju putih tidak akan membuat search engine menyingkirkan website anda atau menurunkan rankingnya, tapi potensi kenaikan ranking sebagai efek dari penambahan konten juga kemungkinan besar tidak akan anda dapatkan. Jika anda ingin kedua kalaman terindeks dan mendapatkan manfaat optimal, halaman baju putih harus unik.</p>
<p>Penggunaan content generator yang menggunakan teknik tertentu untuk menghasilkan sejumlah konten berbeda dari satu sumber bukanlah praktek yang bisa memompa kekuatan SEO. Search engine mempekerjaan ribuat programmer yang menjadikannya cukup cerdas untuk dapat mengidentifikasi praktek-praktek seperti ini.</p>
<p><strong>Publikasi Ulang</strong></p>
<p>Publikasi ulang atau sering dikenal sebagai Article Reprint juga merupakan salah satu bentuk praktek duplicate content. Menduplikasi artikel dari website lain ke dalam website anda tidak akan menyebabkan website anda terkena penalty. Jika mempublikasi ulang artikel tersebut memberi manfaat bagi pengunjung website anda, search engine tidak akan mempermasalahkannya. Meskipun demikian anda tidak bisa berharap search engine akan mengindeks konten tersebut atau mendapat manfaat SEO secara langsung dari konten tersebut, tapi anda masih bisa sedikit berharap manfaat tidak langsung, misalnya kalau konten tersebut bermanfaat bagi pengunjung, anda mungkin akan mendapat lebih banyak traffic, dan traffic merupakan salah satu faktor penting dalam SEO.</p>
<p>Jika artikel yang anda tulis dan publikasikan di website anda kemudian dipublikasikan orang di website mereka, jangan marah, sebaliknya berbahagialah, karena tanpa diminta apalagi dibayar mereka membantu meningkatkan kredibilitas anda, kredibilitas website anda. Kalau mereka gentleman dengan menuliskan nama anda sebagai penulis, biografi singkat anda, atau bahkan link ke website anda, tentu lebih baik lagi, tapi kalaupun tidak, anda tetap mendapat manfaat yang besar. Anda beberapa hal yang dapat anda lakukan agar manfaat ini maksimal.</p>
<p><strong>Multiple URL</strong></p>
<p>Multiple URL adalah adanya sejumlah URL berbeda yang merujuk pada konten yang sama. Banyak blog menghadapi masalah seperti ini. Jika kita menggunakan sejumlah tag pada satu posting, sistem blog membuat URL berbeda untuk posting tersebut, tergantung melalui tag apa posting tersebut diakses. Meskipun mungkin tidak mengundang penalty, praktek ini akan menurunkan efektivitas link popularity masing-masing posting itu sendiri.</p>
<p>Penggunaan mesin CMS yang membuat sejumlah URL untuk konten tertentu memberikan persoalan tersendiri bagi search engine. Tugas spider semakin berat, berputar-putar mengikuti link hanya untuk mendapati halaman yang itu lagi itu lagi. Alih-alih menanggung beban ini, search engine akan lebih memilih meninggalkan website anda lebih cepat. Ada cara untuk menghilangkan masalah ini, misalnya dengan <a href="http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/" target="_self">Redirect 301</a> atau elemen link kanonikal.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/11/09/duplicate-content/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Duplicate Content'>Duplicate Content</a> <small>Duplicate content merupakan praktek yang banyak dilakukan pada website, dan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/29/amankah-duplicate-content/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Redirect 301, Teknik Redirection yang Search Engine Friendly</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 02:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Design]]></category>
		<category><![CDATA[directory]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[redirect]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Kadang-kadang untuk alasan tertentu kita terpaksa memindahkan konten website, misalnya dari satu diretori ke direktori.  Sebgai contoh kita ingin mengubah target keyword kita dan ingin agar keyword tersebut ada dalam URL dari www.tokosaya.com/pakaian-bordir/ menjadi www.tokosaya/bordir-tasik/. Jika kita memindahkan begitu saja, kita akan kehilangan manfaat SEO yang selama ini telah dimiliki halaman-halaman pada directory lama. Halaman [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009'>Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009</a> <small>Meskipun Google masih tetap memimpin pasar, Bing milik Microsoft dan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/02/06/web-design-wesite-design-apple/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple'>Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple</a> <small>Tulisan ini kurang lebih adalah terjemahan bebas dari artikel yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/29/teknik-seo-kadaluwarsa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO Kadaluwarsa'>Teknik SEO Kadaluwarsa</a> <small>Search Engine Optimization yang sekarang lebih populer dalam singkatannya, SEO,...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/redirect-301.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-457" title="redirect-301" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/redirect-301-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Kadang-kadang untuk alasan tertentu kita terpaksa memindahkan konten website, misalnya dari satu diretori ke direktori.  Sebgai contoh kita ingin mengubah target keyword kita dan ingin agar keyword tersebut ada dalam URL dari www.tokosaya.com/pakaian-bordir/ menjadi www.tokosaya/bordir-tasik/.<span id="more-456"></span></p>
<p>Jika kita memindahkan begitu saja, kita akan kehilangan manfaat SEO yang selama ini telah dimiliki halaman-halaman pada directory lama. Halaman lama yang sudah terindeks search engine akan hilang, sementara saat search engine menemukan halaman baru, malah mungkin akan dianggap duplicate content. Halaman-halaman lama juga mungkin sudah mendapatkan banyak referensi berupa link dari website-website lain yang manfaatnya akan hilang akibat perpindahan ini.</p>
<p>Cara yang mungkin kita gunakan adalah redirect, mengarahkan pengunjung yang datang ke halaman lama menuju halaman baru. Tapi kita semua tahu bahwa search engine tidak menyukai redirection. Benarkah demikian? Ternyata TIDAK. Ada redirect yang dihalalkan search engine yaitu Redirect 301, yang merupakan satu tindakan korektif paling penting ketika kita harus merelokasi konten. Tapi agar search engine friendly, teknik penggunaannya harus tepat.</p>
<blockquote><p>Redirect 301 adalah tindakan korektif paling tepat ketika kita harus merelokasi konten,  tapi teknik penggunaannya harus tepat.</p></blockquote>
<p>Anda mungkin tahu ada beberapa metode redirection lain misalnya dengan menggunakan JavaScript, menggunakan instruksi pemrograman seperti Response.Redirect pada PHP, atau menggunakan meta tag refresh redirect. Metode-metode tersebut memang bekerja untuk pengunjung biasa, tapi diabaikan oleh untuk search engine. Search engine hanya akan mengikuti redirect jika secara eksplisit dinyatakan bahwa status redirectionnya 301.</p>
<p>Bukan hanya soal crawler yang mau mengikutinya, dengan mengunakan Redirect 301, search engine &#8211; setidaknya Google &#8211; akan memindahkan rangking yang dimiliki halaman lama ke halaman baru. Jadi jika halaman lama sudah memiliki ranking yang baik, dengan Redirect 301 Google akan memindahkan ranking tersebut ke halaman yang baru, sehingga pada SERP halaman yang baru akan muncul menggantikan halaman lama.</p>
<p>Tanpa Redirect 301, halaman lama akan tetap nangkring di SERP sampai search engine menyingkirkannya karena crawler melaporkan redirect pada kunjungan terakhirnya. Sementara halaman baru harus merangkak kembali dari awal, itupun kalau tidak berhadapan dengan masalah duplicate content jika search engine masih menyimpan konten lama di dalam databasenya.</p>
<p>Pada blog WordPress, konten berubah secara dinamis karena kita kadang-kadang menghapus posting, merelokasi konten, atau mengubah permalink. Operasi-operasi tersebut memang sangat mudah dilakukan, tapi konsekuensinya bisa fatal jika kita tidak menangani Error 404 dengan benar. Anda mungkin pernah mengalami penurunan ranking yang cukup drastis setelah merelokasi konten atau mengubah permalink. Ini tidak akan terjadi jika anda menggunakan Redirect 301 dengan tepat.</p>
<p>Anda bisa Googling untuk mencari cara penggunaan Redirect 301 yang benar, atau stay tuned disini, kalau sempat saya akan menulis artikel bagaimana menggunakan Redirect 301.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009'>Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009</a> <small>Meskipun Google masih tetap memimpin pasar, Bing milik Microsoft dan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/02/06/web-design-wesite-design-apple/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple'>Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple</a> <small>Tulisan ini kurang lebih adalah terjemahan bebas dari artikel yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/29/teknik-seo-kadaluwarsa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO Kadaluwarsa'>Teknik SEO Kadaluwarsa</a> <small>Search Engine Optimization yang sekarang lebih populer dalam singkatannya, SEO,...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mobile Blogging</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/18/mobile-blogging/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/18/mobile-blogging/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 08:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[iphone]]></category>
		<category><![CDATA[mobile blogging]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu masalah yang sering dihadapi praktisi SEO adalah kontinuitas. Tapi siapa bilang anda hanya bisa mengerjakannya di kantor saja. Mungkin anda menginstall berbagai software pendukung SEO dalam sebuah laptop sehingga bisa anda bawa kemana saja. Tapi memang hukum alam masih berlaku, biasanya laptop yang lebih bertenaga dan bisa mengerjakan apa saja ukurannya juga relatif [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/mobile-blogging.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-454" style="margin: 5px;" title="mobile-blogging" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/mobile-blogging.jpg" alt="" width="240" height="193" /></a>Salah satu masalah yang sering dihadapi praktisi SEO adalah kontinuitas. Tapi siapa bilang anda hanya bisa mengerjakannya di kantor saja. Mungkin anda menginstall berbagai software pendukung SEO dalam sebuah laptop sehingga bisa anda bawa kemana saja. Tapi memang hukum alam masih berlaku, biasanya laptop yang lebih bertenaga dan bisa mengerjakan apa saja ukurannya juga relatif besar, sehingga kurang nyaman dibawa-bawa. Bisakah kita memasukan semua aplikasi SEO yang biasa kita pakai kedalam sebuah smartphone yang bisa kita kantongi?</p>
<p>Salah satu hal penting dalam SEO adalah memberkan respon terhadap kebutuhan pasar, atau setidaknya kebutuhan pengunjung website kita. Kecepatan menjadi kunci disini. Misalnya membuat posting mengenai hal terkini yang menyita perhatian banyak orang bisa memberi kita tambahan 10,000 pengunjung, tapi jika kita terlambat, banyak orang lain sudah membuat posting mengenai hal tersebut, kesempatan kita sudah hilang. Kita bisa saja menenteng-nenteng laptop kemanapun kita pergi, tapi kadang-kadang nenteng laptop sangat mengganggu. Berjemur di pantai mungkin masih oke bawa laptop. Bagaimana dengan nonton konser musik?<span id="more-453"></span></p>
<p>Bagaimana dengan handphone, atau tepatnya smartphone, atau malah iPhone? Dengan aksesibilitas internet dan kemampuan menjalankan berbagai aplikasi, iPhone mungkin bisa dijadikan versi mobile dari dari komputer anda. Setidaknya anda bisa melakukan posting, update, dan memonitor efektivitasnya hanya dari saku anda. Tentu tidak akan bisa sepenuhnya menggantikan laptop, tapi setidaknya bisa memberi sedikit fleksibilitas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi kita.</p>
<p>Sekarang pertanyaannya aplikasi apa yang kira-kira cocok untuk kebutuhan kita. Di AppStore ada banyak sekali pilihan yang mungkin sesuai dengan kebutuhan kita, tapi kalau kita sering mengunjungi AppStore, kita tahu kualitasnya tidak selalu bagus. Jadi mari kita lihat beberapa aplikasi yang cocok untuk mobile SEO dengan menggunakan iPhone, sehingga paling tidak, jika tiba-tiba ada sesuatu yang menarik perhatian banyak orang, kita bisa langsung posting.</p>
<p>Untuk posting apapun tentu awalnya adalah menulis kontennya. Memang disini tantangannya, menulis konten, jika saja blogging semudah memposting video daur ulang atau konten lain yang anda pungut dari website orang, semua juga bisa. Disini kita perlu aplikasi untuk menulis dan menyimpan konten aslinya. Lebih bagus lagi jika konten tersebut juga tersimpan di media lain selain di dalam handphone, sehingga jika kita sudah sampai rumah atau kantor dan tulisan yang kita buat belum selesai, kita bisa lanjutkan di laptop.</p>
<p><strong>GoDocs</strong> ($1.99)</p>
<p>Aplikasi ini melakukan sinkronisasi terhadap dokumen Google, sehingga kita bisa mulai menulis posting di handphone dan melanjutkannya di komputer atau sebaliknya. Selain singkronisasi update dokumen, GoDocs juga punya banyak fitur lainnya. Kita bisa melakukan memposting dokumen melalui email, jadi tidak perlu copy-paste dari dokumen ke interface web. Banyak sistem blog memiliki fasilitas ini.</p>
<p>Melalui WiFi kita juga bisa melakukan singkronisasi langsung dengan komputer.</p>
<p><strong>Fliq  Notes</strong> (gratis)</p>
<p>Jika anda memang nyaman dengan posting ala copy-paste atau mencari yang gratis dengan mengirbankan sedikit kenyamanan, bisa pilih yang ini. Salah satu kelebihannya adalah membuat dan mengkategorisasi sejumlah catatan sehingga kita bisa mengerjakan sejumlah topik secara simultan. Fliq Notes juga memiliki sejumlah opsi singkronisasi offline dengan laptop seperti Microsoft Entourage, barebones, dan iPod sync.</p>
<p>Lebih dari sekedar lumayan untuk sebuah aplikasi gratis. Aplikasi ini merupakan pasangan yang ideal untuk aplikasi mobile blogging. Hanya saja anda jangan berharap banyak dengan fitur-fitur formatting.</p>
<p>Menulis konten tentang suatu topik sebelum orang lain melakukannya tidak ada artinya jika kita tidak bisa segera mempublikasikannya. Jadi sekarang kita lihat beberapa aplikasi yang bisa membantu anda melakukan posting blog langsung dari handphone. Perlu diingat, beda mesin blog beda juga perilakunya. Jika kita memilih untuk menggunakan aplikasi yang bekerja dengan banyak platform, biasanya akan ada hal-hal spesifik dengan platform tertentu yang tidak bisa anda lakukan. Jadi sebaiknya tentukan dulu platform blog yang anda pakai.</p>
<p>Pemakai WordPress perlu lebih hati-hati memilih karena kebanyakan aplikasi tidak bisa menangani field-field SEO yang dihasilkan plugin-plugin tertentu. Biasanya aplikasi mobile blogging hanya bisa menangani versi standar saja.</p>
<p><strong>iBlogger</strong> ($9.99)</p>
<p>Aplikasi ini kompatibel dengan banyak blogging platform seperti Blogger, Expression Engine, MovableType, SquareSpace, TypePad dan WordPress. Salah satu kelebihan iBlogger adalah kemudahan dalam memasukan foto ke dalam posting kita. Kebanyakan aplikasi mobile blogging mengharuskan kita mengirim foto sebagai attachment yang ujung-ujungnya kesulitan dalam menempatkannya di dalam postingan kita. Sayangnya harganya relatif tinggi.</p>
<p><strong>Blog Writer</strong> ($1.99)</p>
<p>Kelebihan aplikasi yang satu ini adalah adanya fasilitas RSS sehingga kita bisa terlebih dahulu melihat posting orang yang relevan dengan tulisan kita. Blog Writer juga memiliki fasilias geo-tagging. Sayangnya sementara ini dukungannya terbatas pada Blogger, WordPress, dan MSN. Hanya untuk menempatkan foto di dalam posting, prosesnya agak rumit. Kita harus mengupload dulu foto ke dalam album blog, baru memasukkannya ke dalam posting.</p>
<p>Hal terakhir adalah bagaimana melihat performa postingan kita. Ada cukup banyak pilihan aplikasi mobile analitics, tapi kebanyakan bisa kita lupakan karena review pemakai yang relati buruk. Sebagian lainnya reviewnya lumayan tapi setelah dipakai ternyata tidak bagus. Berikut adalah satu-satunya yang bisa direkomendasikan.</p>
<p><strong>Analytics App</strong> ($5.99)</p>
<p>Aplikasi ini memungkinkan singkronisasi langsung dengan account Google Analytics. Ada banyak aplikasi lain yang menawarkan fasilitas ini, tapi kebanyakan tidak bekerja dengan baik. AnalyticsApp bekerja sempurna dan bisa memberikan presentasi visual yang memadai tentang performa konten kita.</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/18/mobile-blogging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkat Kompetisi Keyword vs Ukuran Website</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 05:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[ranking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini saya membaca artikel yang mempresentasikan studi empiris mengenai hubungan antara tingkat kompetisi keyword dengan ukuran website untuk menjawab pertanyaan apakah untuk keyword yang kompetitif Google cenderung memilih website berukuran besar. Hasil studi ini penting bagi pemain SEO supaya bisa memahami perilaku algoritma ranking Google dalam menentukan ranking untuk keyword yang kompetitif, dihubungkan dengan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengapa Website Masuk Sandbox?'>Mengapa Website Masuk Sandbox?</a> <small>Jika anda browsing kesana-kemari, mungkin anda akan membaca bahwa sanbox...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/04/berapa-lama-seo-menampakkan-hasil/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?'>Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?</a> <small>Salah satu pertanyaan yang pasti sering didengar pekerja SEO dan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/fat-seo.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-451" style="margin: 5px;" title="fat-seo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/fat-seo-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Baru-baru ini saya membaca artikel yang mempresentasikan studi empiris mengenai hubungan antara tingkat kompetisi keyword dengan ukuran website untuk menjawab pertanyaan apakah untuk keyword yang kompetitif Google cenderung memilih website berukuran besar. Hasil studi ini penting bagi pemain SEO supaya bisa memahami perilaku algoritma ranking Google dalam menentukan ranking untuk keyword yang kompetitif, dihubungkan dengan ukuran website.<span id="more-450"></span></p>
<p>Berikut adalah ringkasan dan kesimpulannya:</p>
<p>Studi ini menyimpulkan bahwa Google menyukai website yang berukuran besar untuk keyword yang tingkat kompetisinya tinggi. Faktor lain yang juga relevan adalah umur website, website yang sudah lama hidup dan diupdate terus menerus sehinggak kandungan kontennya menjadi sangat besar serta memiliki jaringan link natural yang kokoh sebagai penyangga rankingnya pada keyword yang kompetitif.</p>
<p>Beberapa rekomendas berikut penting untuk anda cermati:</p>
<ol>
<li>Website yang berukuran kecil juga dapat dikategorikan sebaagai website baru dan belum mapan. Website jenis ini sebaiknya tidak ditargetkan untuk keyword dengan tingkat kompetisi menengah atau tinggi karena di area ini Google lebih menyukai website berukuran besar. Dengan demikian kita tidak akan membuang-buang waktu, tenaga, dan uang untuk sesuatu yang hampir tidak mungkin kita capai.</li>
<li>Jika websitenya berukuran besar, kita bisa saja langsung menyasar target keyword yang kompetitif asalkan faktor-faktor ranking search engine lain juga terpenuhi, misalnya profile link, konten, dan tingkat otoritas.</li>
<li>Tentu tidak berarti kita kemudian tinggal diam, agar website di masa datang memiliki kekuatan yang cukup untuk menyasar keyword dengan tingkat kompetitsi tinggi, anda harus secara kontinyu menambahkan konten yang berkualitas ke dalam website. Dengan demikian ukuran website terus tumbuh secara natural, pertumbuhan ini merupakan faktor penting dalam menyasar keyword dengan tingkat kompetisi tinggi. Selain itu halaman-halaman konten yang anda masukkan juga bisa bermanfaat untuk menjaring traffic longtail. Selain membawa pengunjung berkualitas, traffic longtail juga memberikan deep link yang natural.</li>
<li>Dengan traffic dan deep link natural yang kita dapatkan dari traffic longtail kita website kita akan mendapatkan profil link natural yang baik, ini merupakan faktor positif untuk memperoleh ranking yang baik dalam keyword yang tingkat kompetisinya tinggi. Traffic keseluruhan yang kita peroleh juga merupakan faktor penentu yang cukup dominan.</li>
<li>Pastikan ada link ke homepage dari halaman-halaman content yang anda tambahkan, dengan demikian traffic longtail dari halaman tersebut akan memngalirkan manfaatnya pada website secara keseluruhan.</li>
</ol>
<p>Jika anda ingin membaca lebih detail mengenai studi ini, silahkan baca disini: http://www.seochat.com/c/a/Choosing-Keywords-Help/Keyword-Difficulty-vs-Size-of-Domain/</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengapa Website Masuk Sandbox?'>Mengapa Website Masuk Sandbox?</a> <small>Jika anda browsing kesana-kemari, mungkin anda akan membaca bahwa sanbox...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/04/berapa-lama-seo-menampakkan-hasil/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?'>Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?</a> <small>Salah satu pertanyaan yang pasti sering didengar pekerja SEO dan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
