<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknik SEO Indonesia &#187; keyword</title>
	<atom:link href="http://www.seobali.com/tag/keyword/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.seobali.com</link>
	<description>Teknik SEO, Online Marketing, Web Design, segala yang anda butuhkan untuk bisnis online yang sukses. SEO Indonesia mampu menguasai dunia maya.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 09:50:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kejarlah Keyword Kompetitif</title>
		<link>http://www.seobali.com/2011/05/04/kejarlah-keyword-kompetitif/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2011/05/04/kejarlah-keyword-kompetitif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 03:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[wonder wheel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[Berapa sering anda mendengar para praktisi, konsultan, atau pakar SEO menyarankan anda untuk mencari keyword yang tidak terlalu kompetitif. Dengan menjual teori niche marketing, long-tail strategy, dan lain-lain, mereka menyarankan anda untuk merunduk, menjadi pecundang yang tidak berani bertempur di medan yang keras. Jangan membiarkan diri anda terus menjadi pecundang hanya karena malas bekerja keras [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2011%2F05%2F04%2Fkejarlah-keyword-kompetitif%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Berapa sering anda mendengar para praktisi, konsultan, atau pakar SEO menyarankan anda untuk mencari keyword yang tidak terlalu kompetitif. Dengan menjual teori niche marketing, long-tail strategy, dan lain-lain, mereka menyarankan anda untuk merunduk, menjadi pecundang yang tidak berani bertempur di medan yang keras.</p>
<p>Jangan membiarkan diri anda terus menjadi pecundang hanya karena malas bekerja keras dan tidak sanggup bekerja cerdas. Untuk mereka yang bekerja keras dan cerdas, peluang untuk melesat ke papan atas untuk keyword yang kompetitif masih terbuka lebar, mengalirkan luapan traffic yang sebagian terkonversi menjadi penjualan.</p>
<p>Ingatlah prinsip dasar search engine. Mereka terus bekerja keras mengembangkan sistem untuk memberikan para penggunanya hasil pencarian yang terbaik, sumber informasi yang relevan dengan keyword yang mereka umpankan. Jadi faktor terpenting jika anda ingin website anda diangap sebagai sumber informasi yang relevan adalah on-page optimization. Faktor-faktor penunjang on-page optimization diantaranya urutan URL, title, konten, dan teknik pemrograman.</p>
<p>Sekarang mari kita bicara sedikit mengenai langkah-langkah sederhana yang ampuh untuk mengalirkan &#8220;link-juice&#8221; ke halaman-halaman tertentu di dalam website kita. Teknik seperti ini efektif untuk menembus papan atas search engine untuk keyword kompetitif dan mengalirkan traffic berkualitas dalam jumlah besar.</p>
<p>1. Pilihlah keyword impian anda.</p>
<p>Pergunkan keyword research tool untuk membuat daftar keyword yang komprehensif, kemudian pilihlah sedikitnya 5 keyword yang dapat mengalirkan traffic dalam jumlah besar ke website anda. Jangan ragu-ragu, jangan malu-malu. Pilihlah keyword yang paling berpotensi mengalirkan traffic yang besar, meskipun kompetisinya sangat keras.</p>
<p>Sebagai contoh, misalnya anda mengelola website travel agent yang menjual &#8220;bali holiday&#8221;. Urutan keyword yang anda pilih mungkin sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>bali accommodation</li>
<li>bali travel</li>
<li>bali hotel</li>
<li>bali holiday package</li>
<li>bali holiday deals</li>
</ul>
<p>2. Sebar keyword tersebut di dalam website.</p>
<p>Pastikan bahwa keyword-keyword di atas tersebar di banyak halaman di di dalam website anda. Di bagian deskripsi produk, di bagian berita, di bagian blog dan sebagainya. Jangan asal sebar. Konten halaman dimana keyword-keyword tersebut ditempatkan harus relevan dengan dengan keyword ybs. Pastikan anda melakukan on page optimization dengan optimal.</p>
<p>3. Buat satu &#8220;landing page&#8221; untuk masing-masing keyword tadi di website anda.</p>
<p>Landing page adalah halaman khusus yang dibuat untuk membantu mereka yang melakukan pencarian. Mereka akan langsung mendapatkan bagian dari website anda yang relevan dengan apa yang mereka cari. Jika mereka mencari &#8220;bali accommodation&#8221;, mereka akan lebih terbantu jika mereka langsung menemukan halaman yang berisi akomodasi di Bali daripada homepage yang memuat berbagai produk-produk lain juga.</p>
<p>Biasanya posting blog tidak cukup untuk kebutuhan ini. Buatlah halaman khusus dengan konten yang secara spesifik relevan dan memuat produk-produk yang relevan pula.</p>
<p>4. Buat Internal Linkback</p>
<p>Dari semua keyword yang tersebar di dalam website anda (lihat langkah no. 2) buatlah link menuju landing page yang disiapkan khusus untuk keyword tersebut. Landing page akan berfungsi sebagai titik pusat strategi keyword yang anda lakukan.</p>
<p>5. Perkaya Linkback</p>
<p>Sekarang waktunya memperbesar variasi link back yang anda buat dengan keyword-keyword tambahan yang juga relevan. Untuk yang satu ini, anda tidak perlu membuat landing page baru. Yang anda harus lakukan adalah mencari keyword-keyword lain yang relevan dengan keyword utama yang anda buatkan landing page.</p>
<p>Buatlah konten yang relevan dengan keyword-keyword tambahan yang sudah anda tentukan. Buatlah link dengan keyword tambahan itu sebagai anchor text menuju landing page yang terkait.</p>
<p>Supaya anda tidak salah pilih menentukan keyword tambahan yang relevan dengan masing-masing keyword, anda bisa bertanya langsung pada fihak yang berwenang menentukan apakan keyword-keyword itu dianggap relevan atau tidak. Siapa lagi kalau bukan Google. Karena meskipun segenap hati dan perasaan kita menganggap relevan, kalau Google mengatakan tidak, ya apalah artinya. Google berkuasa.</p>
<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/05/wonder-wheel.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-605" title="wonder-wheel" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/05/wonder-wheel.jpg" alt="" width="500" height="408" /></a></p>
<p>Untungnya Google sudah membuatkan tool yang bisa membantu kita mengukur relevansi keyword dengan mudah dan cepat. Namanya Wonder Wheel. Cobalah dan anda pasti akan dengan mudah menguasainya.</p>
<p>6. Langkah Tambahan</p>
<p>Langkah terakhir adalah sabar dan tawakal. Meskipun frekuensi crawling search engine &#8211; terutama Google &#8211; sudah semakin tinggi, perlu waktu lama untuk membangun &#8220;kepercayaan&#8221;. Lambat laun keyword tambahan yang tingkat kompetisinya lebih rendah akan mulai naik. Menyusul kemudian keyword-keyword yang anda pilih. Dari pengalaman saya, setidaknya perlu 2 bukan untuk mulai melihat hasil.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2011/05/04/kejarlah-keyword-kompetitif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paradigma Google Instant</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/09/21/paradigma-google-instant/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/09/21/paradigma-google-instant/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 09:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[adwords]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[google instant]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Akhir minggu lalu Google memperkenalkan Google Instant, sebuah mekanisme interaktif dalam melakukan pencarian melalui search engine. Jonathan Allen dari Search Engine Watch mengomentarinya sebagai &#8220;perubahan terbesar dalam mekanik antar muka search engine sepanjang sejarah dan salah satu proyek rekayasa Google paling signifikan setelah Caffeine. Apakah perubahan terakhir ini akan mengharuskan kita merevisi strategi SEO kita? [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F09%2F21%2Fparadigma-google-instant%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/09/google-instant-doodle.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-535" title="google-instant-doodle" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/09/google-instant-doodle.jpg" alt="" width="320" height="146" /></a>Akhir minggu lalu Google memperkenalkan Google Instant, sebuah mekanisme interaktif dalam melakukan pencarian melalui search engine. Jonathan Allen dari Search Engine Watch mengomentarinya sebagai &#8220;perubahan terbesar dalam mekanik antar muka search engine sepanjang sejarah dan salah satu proyek rekayasa Google paling signifikan setelah Caffeine. Apakah perubahan terakhir ini akan mengharuskan kita merevisi strategi SEO kita?</p>
<p>Googke sebenarnya sudah mengindikasikan kehadiran Google Instant sebelum mereka benar-benar meluncurkannya, dengan menampilkan Doodle &#8211; logo Google &#8211; yang unik, berupa bola-bola yang bergerak ketika kita melakukan mouse-over dan kembali pada posisi semula ketika mouse berhenti digerakkan. Google menjelaskan bahwa Doodle unik itu merepresentasikan bagaimana seharusnya sebuah search engine bekerja, cepat, nyaman, dan interaktif, persis seperti Google Instant.<span id="more-534"></span></p>
<p>Search Engine World melaporkan bahwa Google sebenarnya sudah mengembangkan fasilitas ini cukup lama. Google Instant mengkombinasikan sistem koreksi ejaan yang telah disempurnakan, hasil pencarian universal, Google Suggest, dan mekanisme yang membuat seolah-olah search engine dapat membaca apa yang ada di kepala kita saat mengetikkan kata kunci pencarian.</p>
<p>Untuk sementara Google Instant hanya tersedia bagi semua pemakai di Amerika Serikat dan pemakai-pemakai yang log-in di Perancis, Jerman, Italia, Rusia, Spanyol, dan Inggris. Sistem beroperasi pada browser Chrome, Firefox, Safari dan IE 8 dengan mengakses halaman pencarian utama Google. Pencarian melalui toolbar masih menggunakan mekanisme lama.  Sayangnya untuk sementara meskipun pengguna telah memenuhi persyaratan tersebut, belum tentu bisa langsung menikmati Google Instant. &#8220;Google Instant not working&#8221; menjadi frasa yang cukup populer akhir-akhir ini.</p>
<p>Begitu kita mulai mengetikkan kata kunci pencarian Google mulai menampilkan hasil pencarian dengan dengan memprediksi apa yang anda cari dari karakter yang telah anda ketikan. Secara dinamis hasil pencarian yang ditampilkan akan berubah setiap kali anda mengetikkan satu huruf baru. Selain hasil pencarian, kotak tempat mengetikkan kata kunci juga berubah menjadi drop-down yang berisi deretan kata kunci populer yang sesuai dengan huruf-huruf yang telah anda ketikkan. Mekanisme ini juga bekerja dinamis, setiap kita mengetikan satu huruf baru, isi daftarnya juga langsung menyesuaikan.</p>
<p>Fasilitas lain tetap tersedia dan bekerja seperti semula termasuk Google Squared dan Universal Search, demikian juga dengan daftar saran pencarian pada Something Different. Di bagian bawah link-link menuju pencarian yang relevan dengan keyword yang kita masukkan juga tetap tersedia.</p>
<p>Blog resmi Google menjelaskan tujuan mereka menyediakan fasilitas ini adalah untuk memberikan pencarian yang lebih baik dan lebih cepat. &#8220;Pengujian kami menunjukan bahwa Google Instant menghemat waktu pemakai rata-rata sekitar 2 sampai 5 detik setiap pencarian&#8221;. Jika hanya berfikir satu kali pencarian mungkin angka tersebut terasa kecil, tapi bayangkan jika anda menjumlahkan berapa kali anda melakukan pencarian dalam sehari, seminggu, sebulan.</p>
<p>Dasar pemikiran dari pengembangan sistem ini nampak sepele atau malah agak aneh. &#8220;Kami menyimpulkan bahwa orang mengetik jauh lebih lambat daripada membaca. Kita rata-rata perlu 300 milidetik untuk setiap huruf yang kita ketikkan, sementara untuk melirik bagian halaman yang lain kita hanya perlu 30 milidetik, hanya sepersepuluhnya. Artinya kita bisa menyapu hasil pencarian yang ditampilkan tanpa berhenti mengetikan kata kunci&#8221;.</p>
<p>Lalu apa konsekuensinya bagi kita sebagai praktisi SEO? Secara praktis ini sangat tergantung dari bagaimana nantinya orang melakukan pencarian dengan mekanisme baru ini. Topik ini menjadi perhatian cukup serius dalam forum-forum SEO. Matt Cutts cenderung mengatakan bahwa akan datang waktunya mekanisme baru ini mempengaruhi SEO. Matt tidak melihat bahwa mekanisme baru ini akan mengubah hasil pencarian atau mempengaruhi ranking. Tapi cara orang melakukan pencarian mungkin akan berubah.</p>
<p>Hal lain yang akan terpengaruh oleh mekanisme baru ini adalah perhitungan tampilan iklan yang dalam terminologi Google kita kenal sebagai AdWords impression. Blog resmi Google AdWords menjelaskan bahwa Google berharap bahwa mekanisme baru ini akan meningkatkan loyalitas pengguna, termasuk mereka yang mengkonsumsi iklan. &#8220;Iklan tetap muncul dengan tampilan yang sama, tapi melalui mekanisme predicted search&#8221;. Konsekuensinya iklan yang ditargetkan untuk keyword &#8220;hotels&#8221; misalnya, mungkin sudah akan muncul saat orang baru mengetik &#8220;hot&#8221;. Artinya Google harus mengatur ulang mekanisme pencatatan impression. &#8220;Dengan Google Instant, impression baru dihitung jika pemakai melakukan sesuatu terhadap hasil pencarian yang ditampilkan seperti mengklik link yang ditampilkan atau berhenti mengetikkan kata kunci&#8221;. Secara keseluruhan ini bisa menaikkan atau menurunkan tagihan dari biaya iklan yang dibebankan pada pemasang iklan.</p>
<p>Meskipun Google sangat bersemangat dengan perubahan terbaru ini, mereka nampak realistis dalam memperkirakan efeknya terhadap perilaku pemakai. Sementara praktisi SEO masih banyak berbeda pendapat, secara umum diyakini bahwa mekanisme baru ini akan mendorong pencarian lebih jauh ke arah long tail.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/09/21/paradigma-google-instant/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trend SEO Terkini</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/07/30/trend-seo-terkini/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/07/30/trend-seo-terkini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 03:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=521</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah event dimana saya bertemu dengan beberapa pebisnis online, menyeruak sebuah pertanyaan menarik yang cukup sulit untuk dicarikan jawaban yang dapat diterima. Pertanyaanya menyangkut online marketing dan SEO di masa depan. Ke belakang kita tentu sudah sama-sama melihat apa yang terjadi di masa lalu dan saat ini. Kita banyak melihat perbedaan yang mencolok dalam [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F07%2F30%2Ftrend-seo-terkini%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/SEO-2010.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-525" title="SEO-2010" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/SEO-2010.jpg" alt="" width="240" height="151" /></a>Dalam sebuah event dimana saya bertemu dengan beberapa pebisnis online, menyeruak sebuah pertanyaan menarik yang cukup sulit untuk dicarikan jawaban yang dapat diterima. Pertanyaanya menyangkut online marketing dan SEO di masa depan. Ke belakang kita tentu sudah sama-sama melihat apa yang terjadi di masa lalu dan saat ini.</p>
<p>Kita banyak melihat perbedaan yang mencolok dalam kampanye SEO baik yang dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa SEO maupun perusahaan-perusahaan yang memiliki tim SEO sendiri. Tapi kita bisa menarik benang merah dari berbagai contoh kasus yang kita amati.<span id="more-521"></span></p>
<p>Sejak tahun 2000 SEO berkembang menjadi bagian dari fungsi marketing. Setiap tahun kita melihat perkembangan dan perubahan trend. Perubahan mendasar kita bisa amati pada tahun 2005 kita bicara link sementara tahun 2009 kita lebih berfokus pada optimasi public relation dan promosi. Tahun 2010 mungkin tidak ada situasi yang benar-benar baru, tapi perkembangan terbaru teknologi search engine &#8211; terutama Google sebagai pemimpin pasar &#8211; khususnya yang populer sebagai update Caffeine dan Mayday, memerlukan pendekatan tersendiri.</p>
<p>Trend yang mencuat adalah link yang relevan dari website yang berkualitas dan relevan memberikan nilai yang paling tinggi dalam kampanye SEO, jauh lebih penting dari PageRank yang banyak menjadi acuan para praktisi bahkan sampai saat ini. Sesungguhnya ini bukanlah hal yang sama sekali baru, link yang relevan sudah menjadi faktor yang dominan namun sulit diperoleh sejak lama. Alasannya bermacam-macam, tapi bukan itu topik bahasan kita saat ini. Hanya saja akhir-akhir ini memang efek PageRank semakin menurun sementara efek relevansi semakin meningkat.</p>
<p>Disini Google membantu kita dengan menyediakan tool yang bisa kita pakai untuk mengidentifikasi website-website yang memiliki relevansi tinggi dengan website kita. Tapi memang hanya sampai disitu saja, Google tidak membantu kita mendapatkan link dari website-website itu. Dalam hal ini ya bisa-bisa kita sendiri melakukan pendekatan.</p>
<p>Tool tersebut adalah  <a href="http://www.google.com/adplanner/" target="_blank">Google Ad Planner</a> yang memungkinkan kita mengidentifikasi website mana saya yang memiliki profil yang sama dengan website kita. Kita juga bisa melakukan filtering berdasarkan sektor industri, klasifikasi website, dll. Dengan demikian kita bisa dengan mudah melihat mana saja website yang relevan dengan website kita, menurut kacamata Google. Kemudian kita bisa mengekspor list website-website yang paling relevan dan tepat untuk dijadikan sasaran ke dalam format file lain sehingga bisa menjadi catatan ketika kita melaksanakan kampanye link building. Disitu bahkan kita bisa melihat website mana saja yang memasang AdSense sehingga kita lebih mudah melakukan pendekatan.</p>
<p>Jadi kalau kita bicara SEO 2010, yang penting kita lakukan adalah mengidentifikasi pasar dimana kita berada dan memfokuskan diri pada membangun hubungan dengan website-website yang relevan. Pendekatan tersebut memberi efek positif yang jauh lebih besar daripada tetap berputar-putar dengan PageRank dan kawan-kawannya.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/07/30/trend-seo-terkini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkat Kompetisi Keyword vs Ukuran Website</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 05:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[ranking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini saya membaca artikel yang mempresentasikan studi empiris mengenai hubungan antara tingkat kompetisi keyword dengan ukuran website untuk menjawab pertanyaan apakah untuk keyword yang kompetitif Google cenderung memilih website berukuran besar. Hasil studi ini penting bagi pemain SEO supaya bisa memahami perilaku algoritma ranking Google dalam menentukan ranking untuk keyword yang kompetitif, dihubungkan dengan [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F03%2F17%2Ftingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/fat-seo.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-451" style="margin: 5px;" title="fat-seo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/fat-seo-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Baru-baru ini saya membaca artikel yang mempresentasikan studi empiris mengenai hubungan antara tingkat kompetisi keyword dengan ukuran website untuk menjawab pertanyaan apakah untuk keyword yang kompetitif Google cenderung memilih website berukuran besar. Hasil studi ini penting bagi pemain SEO supaya bisa memahami perilaku algoritma ranking Google dalam menentukan ranking untuk keyword yang kompetitif, dihubungkan dengan ukuran website.<span id="more-450"></span></p>
<p>Berikut adalah ringkasan dan kesimpulannya:</p>
<p>Studi ini menyimpulkan bahwa Google menyukai website yang berukuran besar untuk keyword yang tingkat kompetisinya tinggi. Faktor lain yang juga relevan adalah umur website, website yang sudah lama hidup dan diupdate terus menerus sehinggak kandungan kontennya menjadi sangat besar serta memiliki jaringan link natural yang kokoh sebagai penyangga rankingnya pada keyword yang kompetitif.</p>
<p>Beberapa rekomendas berikut penting untuk anda cermati:</p>
<ol>
<li>Website yang berukuran kecil juga dapat dikategorikan sebaagai website baru dan belum mapan. Website jenis ini sebaiknya tidak ditargetkan untuk keyword dengan tingkat kompetisi menengah atau tinggi karena di area ini Google lebih menyukai website berukuran besar. Dengan demikian kita tidak akan membuang-buang waktu, tenaga, dan uang untuk sesuatu yang hampir tidak mungkin kita capai.</li>
<li>Jika websitenya berukuran besar, kita bisa saja langsung menyasar target keyword yang kompetitif asalkan faktor-faktor ranking search engine lain juga terpenuhi, misalnya profile link, konten, dan tingkat otoritas.</li>
<li>Tentu tidak berarti kita kemudian tinggal diam, agar website di masa datang memiliki kekuatan yang cukup untuk menyasar keyword dengan tingkat kompetitsi tinggi, anda harus secara kontinyu menambahkan konten yang berkualitas ke dalam website. Dengan demikian ukuran website terus tumbuh secara natural, pertumbuhan ini merupakan faktor penting dalam menyasar keyword dengan tingkat kompetisi tinggi. Selain itu halaman-halaman konten yang anda masukkan juga bisa bermanfaat untuk menjaring traffic longtail. Selain membawa pengunjung berkualitas, traffic longtail juga memberikan deep link yang natural.</li>
<li>Dengan traffic dan deep link natural yang kita dapatkan dari traffic longtail kita website kita akan mendapatkan profil link natural yang baik, ini merupakan faktor positif untuk memperoleh ranking yang baik dalam keyword yang tingkat kompetisinya tinggi. Traffic keseluruhan yang kita peroleh juga merupakan faktor penentu yang cukup dominan.</li>
<li>Pastikan ada link ke homepage dari halaman-halaman content yang anda tambahkan, dengan demikian traffic longtail dari halaman tersebut akan memngalirkan manfaatnya pada website secara keseluruhan.</li>
</ol>
<p>Jika anda ingin membaca lebih detail mengenai studi ini, silahkan baca disini: http://www.seochat.com/c/a/Choosing-Keywords-Help/Keyword-Difficulty-vs-Size-of-Domain/</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEO Indonesia Memalukan</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/08/22/seo-indonesia-memalukan/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/08/22/seo-indonesia-memalukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 04:32:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[matt cutts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Pemain SEO tentu familiar dengan nama Matt Cutts. Di kalangan pemerhati SEO, meskipun posisi resminya adalah Head of Webspam Team, sosok satu ini hampir identik dengan Google itu sendiri, malah mungkin lebih dari Larry Pages dan Sergey Brinn si duo pemilik atau Eric Schimdt si bos besar. Matt Cutts seperti nara sumber tidak resmi Google [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F08%2F22%2Fseo-indonesia-memalukan%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a rel="attachment wp-att-140" href="http://www.seobali.com/2009/08/22/seo-indonesia-memalukan/mattcutts555/"><img class="alignleft size-full wp-image-140" style="margin: 5px;" title="mattcutts555" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/08/mattcutts555.jpg" alt="mattcutts555" width="240" height="240" /></a>Pemain SEO tentu familiar dengan nama Matt Cutts. Di kalangan pemerhati SEO, meskipun posisi resminya adalah Head of Webspam Team, sosok satu ini hampir identik dengan Google itu sendiri, malah mungkin lebih dari Larry Pages dan Sergey Brinn si duo pemilik atau Eric Schimdt si bos besar. Matt Cutts seperti nara sumber tidak resmi Google untuk komunitas SEO dunia, berbiara di berbagai forum, berbicara untuk para jurnalis, menulis kolom, blog, dll.</p>
<p>Posting ini bukan untuk memperkenalkan siapa itu Matt Cutts. Tapi ada sesuatu yang menarik, menggelikan, sekaligus menyedihkan. Banyak dari kita tau hebatnya pakar-pakar dan praktisi-praktisi Indonesia, terbukti sampai bisa memenangkan kompetisi SEO kelas dunia. Tapi sepertinya pengetahuan itu tidak terdistribusi dengan baik. Apakah para pakar ini evangelis individual yang malas berbagi, atau justru para pemula yang malas belajar, mungkin seperti pertanyaan siapa ada duluan antara telor ato ayam.<span id="more-139"></span></p>
<p>Ketika kita sangat bangga karena KEBETULAN Barrack Obama PERNAH tinggal di kawasan kumuh Jakarta, sering menyebut-nyebut Indonesia dalam berbagai forum, malah memamerkan kemampuannya berbahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan, Matt Cutts &#8211; saya yakin secara tidak sengaja &#8211; memunculkan Indonesia dalam sebuah presentasi yang dia bawakan beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Dalam acara WorldCamp 2009, tanggal 30 Mei 2009, Matt Cutts menampilkan presentasi berjudul Straight from Google: What You Need to Know. Acara yang dimotori WordPress ini konon dihadiri 700 orang dari 32 negara. Berbagai macam issue dia bahas dari kaca mata Google, termasuk blogging, keyword, pagerank, sampai Google webmaster tools dan FeedBurner.</p>
<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/08/seo-indonesia-overdo1.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-147" style="margin: 5px;" title="seo-indonesia-overdo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/08/seo-indonesia-overdo1-300x225.gif" alt="seo-indonesia-overdo" width="300" height="225" /></a>Pada bahasan mengenai keyword, dia memberikan contoh penggunaan keyword yang buruk dalam slidenya seperti gambar di samping ini. Yah &#8230; setidaknya pemilik website itu sekarang dikenal oleh 700 peserta, dan jauh lebih banyak lagi orang yang menyaksikannya melalui video, podcast, dan lain-lain. Tapi kayaknya bukan cara yang baik untuk menjadi terkenal. Kalo kekecilan, click gambarnya, dan Mak Erot akan membantu anda memperbesar.</p>
<p>Kayaknya teman-teman, bapak-bapak, ibu-ibu para pakar dan praktisi SEO, cobalah berbagi, dengan menulis blog, kolom, melalui seminar, workshop, apapun medianya. Buat keahlian ini lebih mudah dikuasi sodara-sodara sebangsa dan setanah air. Daripada ngebom, saya kira ini cara yang jauh lebih baik bagi kita untuk menghadapi arus kapitalisme global. Sejauh ini yang saya lihat seperti kata pepatah &#8220;yang tau nggak bicara, yang banyak bicara (benernya) nggak tau apa-apa&#8221;.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/08/22/seo-indonesia-memalukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan Keyword Organik</title>
		<link>http://www.seobali.com/2008/10/27/memanfaatkan-keyword-organik/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2008/10/27/memanfaatkan-keyword-organik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 07:30:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<category><![CDATA[ppc search engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/2008/10/27/memanfaatkan-keyword-organik/</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar mengingatkan, keyword organik adalah keyword yang secara alamiah muncul di dalam isi website kita dan berkontribusi pada kinerja website di search engine. Mendapatkan suntikan performa dari keyword organik seperti ini merupakan rejeki nomplok yang mungkin dapat menjadi mesin uang tanpa kita perlu banyak membuang waktu dan tenaga. Pada umumnya kenaikan keyword organik pada search [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2008%2F10%2F27%2Fmemanfaatkan-keyword-organik%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Sekedar mengingatkan, keyword organik adalah keyword yang secara alamiah muncul di dalam isi website kita dan berkontribusi pada kinerja website di search engine. Mendapatkan suntikan performa dari keyword organik seperti ini merupakan rejeki nomplok yang mungkin dapat menjadi mesin uang tanpa kita perlu banyak membuang waktu dan tenaga. Pada umumnya kenaikan keyword organik pada search engine sangat lambat, memerlukan waktu setidaknya enam bulan, tetapi biasanya cukup stabil tanpa perlu banyak upaya tambahan untuk mempertahankannya. Karena bisnis pada umumnya tidak dapat menunggu begitu lama &#8211; belum tentu juga berhasil &#8211; orang biasanya memanfaatkan kampanye PPC (pay per click).<span id="more-31"></span></p>
<p>Untuk menggali manfaat dari keyword organik, pertama-tama kita harus dapat mengidentifikasi dulu keyword-keyword tersebut. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan memanfaatkan website metric application yang disediakan secara cuma-cuma oleh Google. Layanan ini dapat melacak keyword yang dipergunakan oleh pengunjung untuk masuk ke website kita melalui search engine, khususnya Google. Dengan menelaah laporan tersebut kita dapat melihat bagaimana kampanye PPC kita mendatangkan pengunjung dan keyword-keyword yang mendatangkan pengunjung tanpa kita mengeluarkan biaya.</p>
<p>Cara lain untuk menemukan kata-kata yang mungkin merupakan keyword organik adalah dengan mengumpulkan kata-kata yang relevan dengan website kita, nama perusahaan, produk yang dijual, manfaat atau kegunaan dari produk yang dijual, pemakai dari produk yang dijual, dan hal-hal lain yang dipandang relevan. Misalnya jika website kita menjual produk untuk hewan peliharaan, kita bisa mempertimbangkan merk-merk produk yang kita jual, jenis-jenis produknya (misalnya makanan, obat, shampoo, dll.), pemakai produk (anjing, kucing, hamster, dll.), manfaat (menghilangkan kutu, menumbuhkan bulu, dll.)</p>
<p>Dalam fungsinya sebagai keyword, kata-kata tersebut mungkin tidak begitu banyak mendatangkan pengunjung secara sendiri-sendiri, tetapi secara keseluruhan jumlahnya bisa lumayan. Selain itu karena sangat spesifik, kualitas pengunjung yang ditarik jauh lebih baik, artinya pengunjung tersebut punya kecenderungan membeli lebih besar. Dikombinasikan dengan aspek-aspek lain seperti PPC, jaringnya akan semakin lebar lagi.</p>
<p>Jadi dalam memanfaatkan keyword organik, usahakan untuk mengidentifikasi keyword-keyword yang mungkin kurang potensial dan kita tidak ingin membuang uang dalam PPC dan tidak sangat kompetitif karena kekuatan keyword organik terutama pada tahap-tahap awal mungkin juga tidak begitu besar. Kombinasi dengan PPC pada keyword-keyword potensial dan kompetitif akan memberikan kita bukan hanya jaring tapi pukat harimau untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya, menjual sebanyak-banyaknya, menghasilkan uang sebanyak-banyaknya, mendapatkan untung sebanyak-banyaknya.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2008/10/27/memanfaatkan-keyword-organik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keyword Density</title>
		<link>http://www.seobali.com/2008/10/03/keyword-density/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2008/10/03/keyword-density/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2008 06:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[density]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/2008/10/03/keyword-density/</guid>
		<description><![CDATA[Karena istilah ini sangat populer di antara mereka yang berkecimpun dalam teknik SEO, saya memilih untuk menterjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia. Secara ringkas keyword density dapat dijabarkan sebagai rasio frekuensi munculnya keyword di dalam satu halaman web, berapa kali kata kunci tertentu muncul (disebut) dalam satu halaman web. Jika anda memiliki halaman web yang berisi [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2008%2F10%2F03%2Fkeyword-density%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Karena istilah ini sangat populer di antara mereka yang berkecimpun dalam <a href="http://seobali.com">teknik SEO</a>, saya memilih untuk menterjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia. Secara ringkas keyword density dapat dijabarkan sebagai rasio frekuensi munculnya keyword di dalam satu halaman web, berapa kali kata kunci tertentu muncul (disebut) dalam satu halaman web. Jika anda memiliki halaman web yang berisi 1000 kata dalam bentuk teks dan kata kunci yang sedang diukur muncul pada halaman itu sebanyak 10 kali, maka keyword density-nya 1%. Ukuran tadi berbicara untuk keyword berupa satu kata tunggal, bukan frasa.<span id="more-30"></span></p>
<p>Kecuali (mungkin) Seygey Brin atau Larry Pages &#8211; duo pemilik Google &#8211; tidak ada yang mengetahui secara pasti berapa angka keyword density yang paling tepat untuk satu website tertentu. Kebanyakan praktisi <a href="http://seobali.com">teknik SEO</a> memberikan perkiraan antara 5 sampai 7% sebagai angka yang tepat, namun banyak juga yang meyakini angka yang lebih kecil atau lebih besar dari kisaran tersebut. Sayangnya tidak ada satu angka yang disepakati secara umum sebagai patokan baku.</p>
<p>Karena tidak adanya aturan yang standar, ataupun mungkin hanya sekedar patokan, para pengelola websiteterpaksa mengambil angka tertentu yang diperkirakannya sebagai angka yang &#8220;tepat&#8221;. Dilema disini adalah jika kita memiliki angka keyword density yang terlalu tinggi, maka kemungkinan besar mesin pencari akan menganggap sebaga sesuatu yang sering disebut sebagai &#8220;keyword stuffing&#8221;, dan karenanya website kita akan mendapatkan ranking yang buruk, atau malah sama sekali dikeluarkan. Tetapi jika terlalu rendah, mesin pencari mungkin menganggap isi halaman web kita tidak cukup relevan dengan keyword yang ditargetkan.</p>
<p>Meskipun tidak ada patokan tertentu, cukup mudah bagi kita untuk membandingkan website-website milik pesaing yang sukses mendapatkan ranking yang bagus untuk keyword yang kita targetkan. Cukup dengan melihat source code, kemudian membuat perbandingan secara manual. Hampir semua browser menyediakan fasilitas untuk melihat source code suatu halaman web.</p>
<p>Untuk Internet Explorer dari Microsoft dapat mengikuti langkah-langkah ini:</p>
<ul>
<li>Buka Internet Explorer, kemudian buka mesin pencari yang anda anggap paling relevan sebagai acuan upaya SEO anda. Misalnya Google.</li>
<li>Search dengan kata kunci yang anda targetkan, kemudian kunjungi salah satu website yang memiliki ranking yang baik.</li>
<li>Click <strong>View </strong>dari menu utama di kiri atas browser. Drop-down list untuk kelompok View akan muncul.</li>
<li>Click <strong>View Source</strong>, maka window baru yang berisi teks berupa tulisan dan kode-kode html akan muncul.</li>
</ul>
<p>Untuk Firefox dari Mozilla dapat mengikuti langkah-langkah ini:</p>
<ul>
<li>Buka Firefox, kemudian buka mesin pencari yang anda anggap paling relevan sebagai acuan upaya SEO anda. Misalnya Google.</li>
<li>Search dengan kata kunci yang anda targetkan, kemudian kunjungi salah satu website yang memiliki ranking yang baik.</li>
<li>Click <strong>View</strong>, kelompok instrusksi di bawah View akan muncul dalam bentuk drop-down.</li>
<li>Pilih <strong>Page Source</strong> untuk membuka kode di window baru.</li>
</ul>
<p>Ada sedikit perbedaan tampilan source di Internet Explorer dan Firefox, browser lain mungkin memiliki perbedaan juga, tapi pada dasarnya informasi yang terkandung di dalamnya kurang lebih sama. Agak sulit memang membaca isi source ini karena teks yang terkandung didalamnya bercampur dengan kode-kode HTML. Mungkin perlu beberapa saat sampai anda mulai terbiasa, tapi waktu yang anda buang disini tidak akan sia-sia. Ini adalah cara yang paling baik untuk mengetahui keyword yang dipakai oleh website yang sukses, density-nya, dan penempatannya.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2008/10/03/keyword-density/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Keyword Yang Tepat</title>
		<link>http://www.seobali.com/2008/09/30/memilih-keyword-yang-tepat/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2008/09/30/memilih-keyword-yang-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 03:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/2008/09/30/memilih-keyword-yang-tepat/</guid>
		<description><![CDATA[Tidak bisa dipungkiri, keyword adalah tonggak keberhasilan (atau kegagalan) SEO maupun pemasaran online secara keseluruhan. Keyword memiliki peran penting untuk menentukan dimana website kita akan tertangking oleh mesin pencari, yang pada akhirnya menentukan apakah calon pengunjung menemukan website kita atau tidak. Karena itu ketika menentukan keyword yang akan menjadi target SEO, sangat penting untuk memastikan [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2008%2F09%2F30%2Fmemilih-keyword-yang-tepat%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Tidak bisa dipungkiri, keyword adalah tonggak keberhasilan (atau kegagalan) SEO maupun pemasaran online secara keseluruhan. Keyword memiliki peran penting untuk menentukan dimana website kita akan tertangking oleh mesin pencari, yang pada akhirnya menentukan apakah calon pengunjung menemukan website kita atau tidak. Karena itu ketika menentukan keyword yang akan menjadi target SEO, sangat penting untuk memastikan bahwa kita memilih keyword yang tepat. Pertanyaan besarnya adalah bagaimana kita tau apakah satu keyword tertentu tepat sementara keyword yang lain tidak tepat untuk website kita.<span id="more-29"></span></p>
<p>Pemilihan keyword yang tepat untuk website kita akan menentukan apakah website kita akan tenggelam diantara jutaan website lain, atau menjadi pilihan pertama untuk dikunjungi ketika seseorang melakukan pencarian melalui mesin pencari. Secara garis besar ada dua jenis keyword. Yang pertama adalah keyword merk, yaitu keyword yang secara langsung berhubungan atau mengandung merk dagang di dalamnya. Banyak pengunjung website melakukan pencarian dengan menggunakan merk dagang, terutama untuk produk-porduk yang namanya sudah sangat dikenal orang, misalnya daripada melakukan pencarian dengan &#8220;bali hotel&#8221; mungkin orang akan langsung melakukan pencarian dengan &#8220;sheraton bali&#8221;. Jika anda memiliki produk dengan nama yang terkenal, atau anda menjual produk jenis ini melalui website anda, maka keyword merk penting untuk anda perhatikan.</p>
<p>Jenis keyword yang kedua adalah keyword generik, yang secara luas dapat diartikan sebagai keyword yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan nama perusahaan atau nama dagang tertentu yang anda pasarkan. Jika anda mengelola hotel murah kelas melati di Kuta dengan nama &#8220;Hotel Kamboja&#8221; misalnya, mungkin anda tidak bisa berharap mendapat pengunjung apalagi pembeli yang datang melalui pencarian dengan nama hotel tersebut sebagai keyword. Dalam hal ini, keyword generik lebih berperan, misalnya &#8220;bali budget hotel&#8221; atau &#8220;hotel in kuta&#8221;.</p>
<p>Namun demikian, meskipun mentargetkan untuk keyword yang mengandung nama perusahaan atau merek dagang tidak akan membawa banyak pengunjung, kita tetap perlu untuk mentargetkan kata kunci yang berhubungan atau mengandung nama perusahaan, merk dagang, bidang usaha, kategori produk, dan sebagainya. Jika kita tidak memilikinya, mungkin orang lain akan mengambil manfaat. Misalnya jika &#8220;Hotel Kamboja&#8221; disukai tamu-tamunya, melalui informasi dari mulut ke mulut atau yang lebih modern seperti forum online, namanya akan semakin dikenal. Sebuah travel agen mungkin mentargetkan satu halaman websitenya untuk keyword &#8220;Hotel Kamboja&#8221;, dan orang-orang yang mengetahui dan kemudian melalukan pencarian dengan keyword tersebut akan memesan hotel melalui travel agen tersebut, sehingga anda sebagai pengelola hotel harus membayar komisi.</p>
<p>Ketika anda memulai proses pemilihan keyword, sebaiknya mulailah dengan berdiksusi untuk mengumpulkan calon keyword yang berhubungan dengan bdiang usaha atau jenis produk anda. Setiap usaha atau produk memiliki kosa kata tertentu, dan ini perlu anda gali. Berfikirlah sebagai pembeli. Coba untuk tidak berfikir &#8220;jika saya mau menjual produk ini, apa yang akan saya sebut&#8221;, tapi &#8220;jika saya ingin membeli produk yang saya jual, apa yang akan saya sebut&#8221;. Mulailah dengan kata kunci yang memiliki cakupan luas, meskipun mungkin karena terlalu luas tidak terlalu banyak mendatangkan pengunjung. Kemudian baru dipersempit menjadi keyword yang lebih spesifik, tetapi mendatangkan pengunjung yang punya ketertarikan membeli lebih besar.</p>
<p>Sebagai contoh anda menjual produk berupa susu rendah lemak yang dikhususkan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Katakanlah anda mulai dengan &#8220;susu&#8221;. Ini relevan dengan produk yang anda jual, tapi cakupannya yang terlalu luas mungkin menyebabkan jumlah pengunjung yang datang dengan melakukan pencarian untuk keyword tersebut, belum tentu membeli. Mungkin ternyata mereka perlu susu bayi, susu berkalsium tinggi untuk orang dewasa, susu untuk ibu-ibu menyusui, sampai susu untuk anjing peliharaan. Mulailah dengan mempersempit &#8220;susu untuk dewasa&#8221; apakah ini sudah cukup sempit, mungkin belum karena masih ada jenis-jenis lain. Mungkin orang mencari susu untuk pria dewasa yang ingin menjaga kesehatan tulang, wanita dewasa yang sedang menyusui, wanita dewasa yang ingin menurunkan berat badan, dll. Sampai kemudian anda menemukan &#8220;susu diet&#8221; sebagai keyword yang tepat. Semua yang melalukan pencarian dengan kata kunci tersebut, tertarik dengan jenis produk yang anda jual.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2008/09/30/memilih-keyword-yang-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Anchor Text</title>
		<link>http://www.seobali.com/2008/09/18/penggunaan-anchor-text/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2008/09/18/penggunaan-anchor-text/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 07:32:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[anchor text]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/2008/09/18/penggunaan-anchor-text/</guid>
		<description><![CDATA[Anchor text adalah teks pada halaman website yang jika diklik akan membawa kita ke tempat lain, bisa lokasi tertentu pada halaman yang sama, bisa halaman lain pada website yang sama, atau halaman di website lain. Pada umumnya anchor text berupa tulisan berwarna biru dan bergaris bawah. Jika kita menggerakan mouse melewati teks tersebut, maka bentuk [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2008%2F09%2F18%2Fpenggunaan-anchor-text%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Anchor text adalah teks pada halaman website yang jika diklik akan membawa kita ke tempat lain, bisa lokasi tertentu pada halaman yang sama, bisa halaman lain pada website yang sama, atau halaman di website lain. Pada umumnya anchor text berupa tulisan berwarna biru dan bergaris bawah. Jika kita menggerakan mouse melewati teks tersebut, maka bentuk cursor akan berubah. Jika di klik akan membawa kita ke lokasi lain. Dengan canggihnya teknologi pengembangan website, teks warna biru dan bergaris bawah sudah tidak merupakan patokan lagi karena ada teknik-teknik yang bisa mengendalikan tampilannya.<span id="more-28"></span></p>
<p>Dalam teknik SEO penggunaan kata kunci sebagai anchor teks wajib hukumnya. Hal yang penting dari anchor text adalah penggunaanya memungkinkan kita mendapatkan dua manfaat sekaligus dari keyword yang kita pilih.  Ketika crawler mesin pencari membaca anchor teks tersebut di halaman website, dia akan mendeteksi bahwa teks tersebut mengandung link. Link tesebut memberikan indikasi kepada mesin pencari mengenai isi halaman yang dituju dan relevansinya dengan halaman dimana anchor text tersebut berada. Jadi jika kita menggunakan keyword pada anchor text, kita akan mendapatkan dua manfaat ranking keyword untuk halaman tempat anchor text tersebut berada, dan ranking keyword untuk halaman tujuannya.</p>
<p>Tentu ada pengecualian dari konsep tersebut. Dalam SEO selalu ada pengecualian. Penggunaan keyword dalam anchor text yang berlebihan justru dapat menyebabkan mesin pencari mengurang ranking website kita, atau bahkan sama sekali memblokir website kita dari hasil pencarian secara keseluruhan. Optimasi yang berlebihan jika kita berulang-ulang menggukan anchor text dengan keyword yang sama, tanpa ada variasi.</p>
<p>Teknik yang sering dipakai adalah jika kita memilih keyword yang terdiri dari dua kata, maka kita menggunakan masing-masing kata dalam anchor text yang berbeda sendiri-sendiri, dan dilakukan secara berulang-ulang, dengan tujuan agar mesin pencari memberikan ranking yang tinggi untuk keyword tersebut. Dengan mata pengunjung, biasanya ini jadi terlihat janggal. Meskipun sempat ada banyak kisah sukses dengan menggunakan teknikSEO seperti ini, untuk saat ini sebaiknya dihindari, karena algoritma mesin pencari telah memiliki kemampuan untuk mendeteksi hal seperti ini.</p>
<p>Praktek yang paling tepat adalah dengan menempatkan anchor text yang menggunakan keyword, dalam paragraf yang memiliki isi yang relevan. Dalam hal ini, nilai anchor text sama  pentingnya dengan teks pada paragraf di sekitarnya. Perhatikan juga bahwa halaman atau website yang dituju juga harus relevan, sedapat mungkin keyword yang dipergunakan pada anchor text terkandung dalam &lt;title&gt; halaman tujuan. Dengan demikian secara keseluruhan ketiga komponen tersebut bisa saling mendukung. Meskipun teknis SEO seperti ini dipercayai merupakan pendekatan yang paling tepat, perkecualiannya tetap sama, penggunaan yang berlebihan mungkin justru akan menjadi bumerang.</p>
<p>Contoh implementasi teknik SEO ini dapat diliat pada blog. Umumnya pada tulisan yang ditampilkan di halaman blog akan ada anchor text yang mengandung kata kunci, yang menuju ke halaman lain yang isinya relevan dan judulnya mengandung kata kunci. Penenpatannya dapat dalam bentuk referensi kontekstual dalam kalimat, maupun dengan daftar-daftar tertentu, misalnya daftar tulisan paling populer, atau daftar tulisan yang paling banyak dikomentari.  Isi dari daftar-daftar tersebut memiliki link ke halaman lain yang isinya relevan. Hal lain yang dapat dimanfaatkan adalah dengan menyusun sitemap. Sitemap umumnya merupakan daftar judul halaman yang merupakan achor text, juka di click akan membawa ke halam yang judulnya terdaftar disitu. Dari sisi SEO, disitulah letak manfaat sitemap.</p>
<p>Kesimpulannya meskipun keyword dan anchor text nampak seperti sesuatu yang sama sekali berbeda, pada kenyataanya keduanya memiliki hubungan yang sangat erat, terutama jika dilihat dari sinergi keduanya dalam mendongkrak ranking website kita.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2008/09/18/penggunaan-anchor-text/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kata Kunci &#8211; Keyword</title>
		<link>http://www.seobali.com/2008/07/31/kata-kunci-keyword/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2008/07/31/kata-kunci-keyword/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 07:43:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[kata kunci]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[keywords]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/2008/07/31/kata-kunci-keyword/</guid>
		<description><![CDATA[Kata kunci atau dalam terminologi SEO lebih dikenal sebagai keyword merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SEO itu sendiri. Tidak ada kesempatan dimana orang berdiskusi mengenai SEO tanpa menyebut kata yang satu ini. Saking populernya, mulai saat ini saya akan menggunakan istilah keyword. Seberapa pentingnyakah keyword dalam teknik SEO? Secara sederhana keyword berfungsi untuk mendaftarkan [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2008%2F07%2F31%2Fkata-kunci-keyword%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Kata kunci atau dalam terminologi SEO lebih dikenal sebagai keyword merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SEO itu sendiri. Tidak ada kesempatan dimana orang berdiskusi mengenai SEO tanpa menyebut kata yang satu ini. Saking populernya, mulai saat ini saya akan menggunakan istilah keyword. Seberapa pentingnyakah keyword dalam teknik SEO?<span id="more-27"></span></p>
<p>Secara sederhana keyword berfungsi untuk mendaftarkan dan menyusun halaman website di dalam database mesin pencari untuk keperluan pencarian. Mesin pencari akan menyimpan data mengenai halaman tertentu di dalam database berdasarkan keyword. Pada saat seseorang melakukan pencarian, mesin pencari menggunakan keyword untuk menentukan apakah halaman website tersebut perlu ditampilkan sebagai salah satu halaman yang dicari. Meskipun selintas kedengaran seperti sederhana, dengan milyaran halaman website dari seluruh dunia, dibutuhkan sistem yang sangat canggih untuk memungkinkan hasil pencarian diberikan hanya dalam hitungan detik saja.</p>
<p>Dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni untuk dapat memilih keyword yang yang sesuai dengan suatu halaman website sehingga dapat memperoleh ranking yang tinggi pada mesin pencari, dan mendapatkan pengunjung yang diharapkan. Pengelola website-website komersial berskala besar mengucurkan dana dalam jumlah besar untuk membayar konsultan hanya untuk mendapatkan keyword yang tepat.Menggunakan keyword yang populer dengan efektif membuat website lebih mudah ditemukan oleh pengunjung potensial, alih-alih terkubur di halaman-halaman belakang daftar hasil pencarian, begitu jauh sehingga orang tidak mau bersusah payah untuk membuka halaman demi halaman lebih jauh lagi.</p>
<p>Ada beberapa sistem untuk membantu kita menemukan kata kunci yang sesuai, yang tersedia secara online. Penggunaansistem tersebut dengan benar dapat membantu kita dalam melakukan riset untuk mencari kata kunci yang tepat. Memahami manfaat kata kunci, dimana bisa menemukannya, bagaimana memilihnya, dan menggunakannya dengan tepat pada halaman website kita akan menentukan sukses tidaknya sebuah website.</p>
<p>Dua sisi yang perlu diperhatikan dalam memilih kata kunci adalah (1) kata kunci harus mencerminkan isi halaman website kita secara keseluruhan (2) kata tersebut adalah kata yang akan dituliskan calon pengunjung potensial pada mesin pencari jika membutuhkan informasi atau produk yang terkandung pada halaman website. Kata tersebut kemudian akan terus kita pakai dalam proses SEO. Penempatan yang tepat dari kata kunci dipilih pada halaman website kita akan menentukan apakah halaman website tersebut akan ditampilkan pada 20 tempat teratas atau terkubur di halaman-halaman belakang, jika seseorang melakukan pencarian terhadap kata kunci tersebut pada mensin pencari. Riset menunjukkan sangat jarang pengunjung yang membuka lebih dari halaman kedua hasil pencarian.</p>
<p>Bayangkanlah jika anda mencari pegawai wanita untuk ditempatkan di bagian akuntansi pada perusahaan anda, pada database pencari kerja. Anda mulai mencari dengan jenis kelamin &#8220;wanita&#8221;, misalnya saja database menunjukan hasil 400 orang dari 1000 orang yang ada dalam database. Kemudian anda mempersempit menjadi &#8220;wanita lulusan S1&#8243;, pencarian akan semakin sedikit, mungkin menjadi 100 saja. Lebih dipersempit lagi menjadi &#8220;wanita lulusan S1 akuntansi&#8221;, berkurang lagi menjadi tinggal 20 saja. Demikian seterusnya, semakin sempit fokus pencarian semakin sedikit hasil yang ditampilkan tetapi semakin relevan dengan kebutuhan.</p>
<p>Dari sisi yang berlawanan tentunya anda bisa membayangkan bahwa memilih fokus kata kunci yang tepat memberi anda kesempatan lebih besar untuk mendapat ranking lebih baik karena hasil pencarian yang dihasilkan lebih sedikit. Selain itu, kemungkinan lebih besar pengunjung yang datang akan menemukan website anda relevan dengan kebutuhan mereka.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2008/07/31/kata-kunci-keyword/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

