<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknik SEO Indonesia &#187; google</title>
	<atom:link href="http://www.seobali.com/tag/google/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.seobali.com</link>
	<description>Teknik SEO, Online Marketing, Web Design, segala yang anda butuhkan untuk bisnis online yang sukses. Indonesia mampu menguasai dunia maya.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 03:56:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Antara Bing dan Google</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/07/19/antara-bing-dan-google/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/07/19/antara-bing-dan-google/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 02:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[bing]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[on page seo]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun sampai saat ini Google masih sangat mendominasi, porsi Bing perlahan tapi pasti terus membesar. Jadi jika website anda belum memiliki ranking yang baik di search engine Bing, mungkin anda sebaiknya mulai mengambil ancang-ancang. Di pasar Amerika Serikat penguasaan pasar Bing masih di bawah 10%, jauh dibandingkan dengan Google yang menguasai lebih dari 70%. Jadi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO untuk Bing, Perlukah?'>SEO untuk Bing, Perlukah?</a> <small>Mengingat kegagalan demi kegagalan Microsoft dalam bisnis mesin pencari yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/01/teknik-seo-untuk-bing/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO untuk Bing'>Teknik SEO untuk Bing</a> <small>Ketika namanya mulai santer disebut, saya nggak begitu peduli dengan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Site Review Versi Google'>SEO Site Review Versi Google</a> <small>Jika anda seorang pemerhati atau pelaku usaha yang memanfaatkan online...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bing-vs-google.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-519" style="margin: 5px;" title="bing-vs-google" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bing-vs-google.jpg" alt="" width="300" height="146" /></a>Meskipun sampai saat ini Google masih sangat mendominasi, porsi Bing perlahan tapi pasti terus membesar. Jadi jika website anda belum memiliki ranking yang baik di search engine Bing, mungkin anda sebaiknya mulai mengambil ancang-ancang. Di pasar Amerika Serikat penguasaan pasar Bing masih di bawah 10%, jauh dibandingkan dengan Google yang menguasai lebih dari 70%. Jadi hitung-hitungan matematis &#8220;bodoh&#8221;-nya, jika website anda memiliki ranking Bing sama baik dengan ranking Google anda akan mendapat peningkatan volume penjualan sebesar hampir 15%. Mungkin memang kecil, tapi tidak cukup kecil untuk diabaikan. Apalagi kalau ternyata porsi pasarnya terus meningkat.</p>
<p>Masalahnya masing-masing search engine memiliki algoritma yang berbeda. Dengan membandingkan hasil pencarian untuk keyword yang sama andara Bing dan Google.com kita bisa dengan mudah melihat bahwa hasil pencarian antara kedua search engine tersebut sangat berbeda. Tidak jarang kita melikat fenomena yang bertolak belakang, website yang memiliki ranking bagus di Google ternyata rankingnya buruk di Bing, dan sebaliknya website yang memiliki ranking bagus di Bing ternyata ranking Googlenya buruk.</p>
<p>Apa sajakah yang menjadi faktor penentu ranking di Bing sehingga hasil pencariannya menunjukkan perbedaan yang mencolok dengan Google? Jawaban atas pertanyaan ini memungkankan kita mengarahkan dimana kita ingin website kita memiliki ranking yang baik, Google, Bing, atau malah kedua-duanya.</p>
<ol>
<li>Analisa membuktikan bahwa Google lebih memperhatikan konteks semantik pada konten sementara Bing lebih memperhatikan elemen-elemen on-page SEO seperti adanya keyword dengan &lt;h1&gt;, internal link dengan anchor text yang mengandung keyword, serta masalah kanonikal seperti dengan www atau tanpa www. Pastikan anda memperhatikan kesempurnaan elemen-elemen on-page jika anda menginginkan ranking yang baik di Bing.</li>
<li>Tidak seperti Google, Bing tidak terlalu memperhatikan umur domain, jumlah halaman yang terindeks, dan lokasi geografis server yang dipergunakan oleh website.</li>
<li>Bing memiliki penekanan lebih tinggi akan pentingnya keyword pada nama domain. Harus diperhatikan bahwa disini penekanannya pada memiliki penekanan lebih tinggi, artinya tidak berarti Google tidak memperhatikan, tetapi tingkat perhatian Bing jauh lebih tinggi. Anda bisa mencoba sendiri dengan melakukan pencarian untuk keyword yang persis sama pada Google.com dan Bing kemudian memperhatikan domain-domain yang muncul pada masing-masing SERP (search engine result page).</li>
<li>Kualitas link bagi Google merupakan kombinasi yang rumit mencakup diantaranya kualitas sumber link serta relavansi kontekstual antara website sumber, halaman sumber, dan website kita sendiri. Sementara Bing melihat dengan cara yang lebih primitif, anda cukup memperhatikan bahwa anchor text dari semua link menuju website anda menggunakan keyword sebagai anchor text-nya.</li>
</ol>
<p>Perlu dicatat bahwa tip-tip di atas disusun berdasarkan algoritma Bing saat ini. Sebagai search engine yang &#8220;baru&#8221; tentu Bing terus menyempurnakan algoritmanya sehingga tip-tip di atas mungkin tidak berlaku lagi. Seperti semua hal dalam SEO, kita memang harus terus menerus memantau pergerakan search engine.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO untuk Bing, Perlukah?'>SEO untuk Bing, Perlukah?</a> <small>Mengingat kegagalan demi kegagalan Microsoft dalam bisnis mesin pencari yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/01/teknik-seo-untuk-bing/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO untuk Bing'>Teknik SEO untuk Bing</a> <small>Ketika namanya mulai santer disebut, saya nggak begitu peduli dengan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Site Review Versi Google'>SEO Site Review Versi Google</a> <small>Jika anda seorang pemerhati atau pelaku usaha yang memanfaatkan online...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/07/19/antara-bing-dan-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerangka Taktis SEO</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/07/12/kerangka-taktis-seo/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/07/12/kerangka-taktis-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 07:42:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Esensi SEO bisa disederhanakan menjadi 3 elemen kunci sesuai dengan mekanisme kerja search engine, termasuk Google. Elemen pertama adalah crawling atau penjelajahan website kita oleh robot yang dikirim search engine. Elemen kedua adalah indexing yaitu memproses dan memasukkan halaman web yang sudah dikumpulkan crawler ke dalam database, disini juga ada proses filtering, penyaringan.  Elemen ketiga [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bali-seo.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-516" style="margin: 5px;" title="bali-seo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/bali-seo.jpg" alt="" width="300" height="192" /></a>Esensi SEO bisa disederhanakan menjadi 3 elemen kunci sesuai dengan mekanisme kerja search engine, termasuk Google. Elemen pertama adalah crawling atau penjelajahan website kita oleh robot yang dikirim search engine. Elemen kedua adalah indexing yaitu memproses dan memasukkan halaman web yang sudah dikumpulkan crawler ke dalam database, disini juga ada proses filtering, penyaringan.  Elemen ketiga adalah ranking, penentuan ranking halaman web di dalam SERP (search engine result page) untuk keyword pencarian yang relevan.</p>
<p>Pemahaman terhadap elemen-elemen kunci dan aktivitas yang dilakukan search engine pada masing-masing elemen ini memungkinkan praktisi SEO untuk meyusun kerangka kerja yang sesuai.<span id="more-515"></span></p>
<p>Kesimpulan diatas diambil berdasarkan asumsi berikut:</p>
<p>Robot search engine &#8211; Google menamakan robotnya Googlebot &#8211; menjelajahi website untuk kemudian diproses. Langkah ini sangat esensial karena tanpa dikunjungi dan dibaca robot, sebuah halaman website tidak mungkin masuk ke dalam database search engine, apalagi mendapat ranking.</p>
<p>Dari data yang dikumpulkan robot selama penjelajahan, search engine menyaring, mengelompokkan, dan melakukan langkah-langkah pengolahan lainnya sebelum dimasukkan ke dalam database dengan berbagai atribut yang dihasilkan selama pengolahan.</p>
<p>Ketika ada pengunjung yang melakukan pencarian untuk keyword yang relevan, search engine melakukan perhitungan ulang berdasarkan kondisi terakhir untuk menentukan ranking di dalam SERP yang akan ditampilkan.</p>
<p>Search engine menjelajahi, mengindeks, dan menentukan ranking setiap halaman web. Para pemain SEO harus merancang strateginya dengan meperhatikan faktor-faktor berikut:</p>
<p>1. Penjelajahan<br />
2. Indexing<br />
3. SERP</p>
<p>Kita perlu menyadari bahwa search engine, termasuk Google, bukan bekerja untuk kita para pemilik website, dia bekerja untuk memenuhi kebutuhan para pemakainya, mereka yang mengunjung search engine untuk mencari informasi yang mereka butuhkan. Jadi kita perlu menambahkan aspek tambahan sbb:</p>
<p>4. Pemakai</p>
<p>Ranking bukan urusan kita dengan search engine. Jika website kita adalah satu-satunya sumber yang relevan dengan kata kunci tertentu, search engine hanya akan menghasilhan satu link saja di dalam SERP, halaman web kita. Kenyataannya tidak demikian karena ada banyak pemilik website lain yang ingin mendapatkan ranking tinggi untuk keyword tersebut. Karena itu kita juga perlu menambahkan satu lagi:</p>
<p>5. Persaingan</p>
<p>Pemahaman di atas membantu kita menentukan taktik yang tepat pada masing-masing langkah sehingga secara keseluruhan kita dapat membangun strategi SEO yang tangguh.</p>
<p><strong>Penjelajahan</strong></p>
<p>SEO diawali dengan catatan perjalanan robot ketika menjelajahi website kita. Catatan perjalanan tersebut terekam dengan rinci dan akurat selain oleh search engine juga oleh log server kita sendiri. Beberapa hal penting yang dapat kita amati dengan mencermati log server kita diantaranya:</p>
<ul>
<li>Crawling traps, masalah yang menghentikan penjelajahan.</li>
<li>Halaman yang sesungguhnya tidak perlu dibaca.</li>
<li>Duplicate content.</li>
<li>Frekuensi dan kedalaman penjelajahan.</li>
<li>Adanya masalah yang ditunjukan dengan kode respon server seperti 302, 304, 307, dll.</li>
<li>Adanya rangkaian redirect dan pengulangan.</li>
<li>Broken link, error 404.</li>
</ul>
<p>Skrip pengolah log file seperti logfilt dari AudetteMedia  http://www.audettemedia.com/blog/seo-diagnostics-tool/ dapat mengolah data log dalam jumlah besar dan menarik sejumlah informasi penting berhubungan dengan penjelajahan robot dalam berbagai format presentasi.</p>
<p>Sistem analisa berkelas enterprise seperti Splunk http://www.splunk.com/ dapat memecah indormasi menjadi potongan-potongan detail berdasarkan segmen tertentu.</p>
<p>Xenu merupakan aplikasi yang beroperasi pada sisi client untuk menganalisa perlaku robot dan menyediakan data yang dapat ditindaklanjuti dengan mudah. Sayangnya Xenu tidak bisa mengolah lebih dari 10.000 halaman, jadi jika ukuran website anda lebih besar dari itu, anda perlu memecah-mecahnya dulu.</p>
<p>Salah satu fasilitas yang terbaik dan tersedia gratis untuk dipakai adalah Google Webmaster Tools yang mampu memotret masalah dengan akurat termasuk masalah yang menyangkut penjelajahan robot, duplicate content, bahkan performa server.</p>
<p><strong>SEO Semata-mata Soal Tindakan</strong></p>
<p>Seperti biasa, akurasi data memang merupakan faktor kritis dalam proses ini, tapi bagaimanapun yang menentukan adalah tindakan yang diambil berdasarkan data tersebut. Hal ini juga berlaku dalam soal SEO, data yang akurat dari pengolahan log server diatas sangat penting, tapi yang paling penting adalah tindakan yang kita ambil berdasarkan informasi tersebut.</p>
<p>Dengan melakukan analisa sistematis berdasarkan ketiga komponen aktivitas search engine tadi, pemain SEO yang cerdas dapat menyusun kerangka kerja untuk menyempurnakan websitenya, sehingga bisa mendapatkan ranking yang lebih baik.</p>
<ul></ul>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/07/12/kerangka-taktis-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEO Site Review Versi Google</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 02:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[matt cutts]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=511</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda seorang pemerhati atau pelaku usaha yang memanfaatkan online marketing terutama search engine marketing sebagai medium pemasaran tentu anda sangat memperhatikan Google, karena dia merupakan search engine dengan pangsa pasar terbesar di seluruh jagat maya. Anda yang belum sukses ingin website anda mendapatkan ranking yang tinggi di Google, sementara anda yang sudah sukses mendapat [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine'>Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine</a> <small>Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Sandbox'>Google Sandbox</a> <small>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemampuan Google Memahami Bahasa'>Kemampuan Google Memahami Bahasa</a> <small>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda seorang pemerhati atau pelaku usaha yang memanfaatkan <a title="Bali online marketing" href="http://onlinemarketingwizzard.com" target="_self">online marketing</a> terutama search engine marketing sebagai medium pemasaran tentu anda sangat memperhatikan Google, karena dia merupakan search engine dengan pangsa pasar terbesar di seluruh jagat maya. Anda yang belum sukses ingin website anda mendapatkan ranking yang tinggi di Google, sementara anda yang sudah sukses mendapat ranking yang baik ingin meningkatkannya lebih tinggi lagi.</p>
<p>Jika anda melihat narasi diatas merupakan potret keseharian anda, tentu anda akan sangat tertarik untuk mendengar saran-saran dari Google sendiri mengenai apa yang harus dan jangan anda lakukan dengan website anda jika ingin mendapatkan ranking yang baik di search engine tersebut.</p>
<p>Hal menarik untuk disimak adalah Matt Cutts dan timnya memberikan penakanan sangat tinggi pada faktor-faktor internal website sendiri dengan total 64% yang terbagi dalam komposisi yang seimbang antara Web Design dan Onsite SEO. Dari sini saja kita sudah bisa menyimpulkan pentingnya konten, struktur link, dan aspek-aspek internal lain untuk memastikan bahwa Google menganggap website kita merupakan sumber informasi yang berkualitas.</p>
<p>Baru-baru ini Search Quality Team Google di bawah pimpinan Matt Cutts menyelenggarakan sesi SEO Site Review pada event Google I/O 2010 yang diselenggarakan pada tanggal 19-20 Mei 2010 di Moscone Center, San Fransisco. Disini Matt Cutts dan tim ahlinya memberikan berbagai pandangan-pandangan yang mendalam dan tip-tip yang bermanfaat serta menggambarkan pendekatan modern yang dilakukan Google dalam mengembangkan kualitas hasil pencariannya.</p>
<p>Secara keseluruhan sesi tersebut dapat dikelompokan ke dalam beberapa topik sbb:</p>
<p>1. <strong>Web design dan aspek-aspek lain dalam pengelolaan website.</strong> Disini diberikan berbagai tip yang berhubungan dengan rancangan website dan aspek-aspek teknis mengelolaan website yang biasanya ditangani oleh <a title="Bali webmaster" href="http://webmasterwizzard.com/" target="_self">webmaster</a> yang langsung atau tidak langsung mempengaruhi efektivitas SEO sebuah website.</p>
<p>2. <strong>Onsite SEO.</strong> Topik bahasan ini penting baik bagi mereka yang ditugaskan untuk menangani SEO sebuah website maupun pemilik website itu sendiri supaya mereka bisa menganalisa apakah strategi dan teknik SEO yang mereka lakukan merupakan yang terkini, efektif, dan tidak melanggar &#8220;aturan main&#8221; search engine.</p>
<p>3. <strong>Riset keyword.</strong> Pada bagian ini dibahas teknik dan saran yang berkaitan dengan riset keyword dan niche yang memberikan hasil maksimal.</p>
<p>4. <strong>Link building.</strong> Disini dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan link internal dan external yang berkualitas sehingga membawa manfaat yang maksimal.</p>
<p>5. <strong>Marketing.</strong> Membahas berbagai teknik marketing yang efektif tanpa harus melibatkan diri dalam aktivitas yang dinilai negatif seperti spamming dan sejenisnya, dan tetap berada di dalam koridor panduan kualitas pencarian Google.</p>
<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/google-onsite-seo-tip.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-512" title="google-onsite-seo-tip" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/07/google-onsite-seo-tip.jpg" alt="" width="423" height="242" /></a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine'>Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine</a> <small>Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Sandbox'>Google Sandbox</a> <small>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemampuan Google Memahami Bahasa'>Kemampuan Google Memahami Bahasa</a> <small>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/07/07/seo-site-review-versi-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 06:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[crawler]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[indexing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009 untuk memancing feedback. Pada bulan November 2009 Caffeine diujicoba pada satu data center. Blog resmi Google mengatakan sebagai berikut: &#8230; whole new web indexing system with more than 50 percent fresher than our last index and it’s the largest collection of web content we’ve offered. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Sandbox'>Google Sandbox</a> <small>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemampuan Google Memahami Bahasa'>Kemampuan Google Memahami Bahasa</a> <small>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/02/17/google-mengakui-kelemahan-buzz/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Mengakui Kelemahan Buzz'>Google Mengakui Kelemahan Buzz</a> <small>BBC baru saya menurunkan laporan yang memuat pengakuan Google bahwa...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009 untuk memancing feedback. Pada bulan November 2009 Caffeine diujicoba pada satu data center. Blog resmi Google mengatakan sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>&#8230; whole new web indexing system with more than 50 percent fresher than our last index and it’s the largest collection of web content we’ve offered.</p></blockquote>
<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/06/google-caffeine-cup.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-498" title="google-caffeine-cup" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/06/google-caffeine-cup.jpg" alt="" width="240" height="325" /></a>Maile Ohye dari Google Webmaster Central mengatakan &#8220;Web secara keseluruhan tumbuh dan berevolusi. Caffeine memungkinkan kita mengimbangi pertumbuhan dan evolusi tersebut. Ketika ekosistem secara keseluruhan berubah, kita harus mengimbangi perubahan tersebut sehingga tetap mampu memberikan hasil pencarian yang relevan kepada para pengguna&#8221;. Sementara Matt Cutts menyatakan &#8220;Caffeine memberi keuntungan bukan hanya bagi pencari tetapi juga bagi pemilik website karena memungkinkan halaman web masuk ke dalam hasil pencarian hanya beberapa detik setelah kinjungan crawler&#8221;.</p>
<p>Caffeine merupakan penyempurnaan dari infrasturktur indexing Google, tidak mengubah algoritma rankingnya. Saat ini Caffeine sudah beroperasi di semua data center, semua negara, dalam semua bahasa.</p>
<p><strong></strong>Sebelumnya sistem crawling dan indexing Google menggunakan metode batch. Dalam metode ini crawler akan mengunjungi dan membaca sejumlah halaman, baru kemudian hasilnya diproses dan dimasukan ke dalam index. Sementara sistem terus bekerja, semua halaman web yang menumpuk di dalam batch harus menunggu sebelum mendapatkan giliran untuk diproses dan dimasukkan ke dalam index.</p>
<p>Sekarang begitu crawler mengunjungi dan membaca halaman web, hasil pembacaannya langsung diproses dan dimasukkan ke dalam index pada saat itu juga. Dengan metode ini Google menklaim dapat memberikan indeks yang 50% lebih up-to-date dari sebelumnya.</p>
<p>Jadi perlu dicatat disini bahwa penggunaan teknologi Caffeine tidak menyebabkan halaman web anda dikunjungi crawler lebih cepat, tapi begitu crawler berkunjung halaman web anda lebih cepat ditemukan mereka yang melakukan pencarian melalui Google. Dalam hal ini anda bisa memperkirakan kapan crawler akan datang dengan memantau jejaknya melalui log server anda.</p>
<p>Selain itu fleksibilitas Google dalam menampung berbagai informasi mengenai halaman web semakin baik. Google memang menyimpan berbagai data mengenai kalaman web yang dia index misalnya halaman web mana saja yang me-link ke halaman tersebut, anchor teks apa saja yang dipergunakan pada link dari halaman-halaman web lain, dan sebagainya. Caffeine memberikan fleksibilitas lebih baik sehingga Google bisa menyimpain informasi yang jauh lebih detail.</p>
<p>Google memang mungkin belum mempergunakan peningkatan fleksibilitas itu pada saat ini, tapi langkahnya menyiapkan fleksibilitas tersebut menandakan bahwa Google sudah memiliki rencana. Jadi meskipun Caffeine bukan merupakan penyempurnaan ataupun perubahan algoritma ranking, bisa saja Google menggunakan kemampuan baru yang dihadirkan Caffeine untuk mendukung penyempurnaan algoritma.</p>
<p>Matt Cutts secara spesifik mengatakan &#8220;Perlu difahami bahwa Caffeine adalah penyempurnaan arsitektur indexing. Meskipun demikian Caffeine memungkinkan kita meyimpan dan mengolah lebih banyak informasi mengenai halaman web yang kita index sehingga di masa depan akan dapat kita pergunakan untuk penyempurnaan algoritma ranking&#8221;.</p>
<p>Untuk saat ini, pemilik website sepertinya belum akan mendapatkan manfaat langsung yang signifikan dengan kehadiran Caffeine. Di sisi lain pemilik website juga tidak perlu mengkhawatirkan efeknya pada ranking website. Tetapi di masa yang akan datang Google pasti akan menggunakan kemampuan yang dimiliki Caffeine untuk menyempurnakan algoritma rankingnya juga. Jadi ada baiknya kita untuk mulai menyempurnakan strategi SEO kita juga.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Sandbox'>Google Sandbox</a> <small>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemampuan Google Memahami Bahasa'>Kemampuan Google Memahami Bahasa</a> <small>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/02/17/google-mengakui-kelemahan-buzz/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Mengakui Kelemahan Buzz'>Google Mengakui Kelemahan Buzz</a> <small>BBC baru saya menurunkan laporan yang memuat pengakuan Google bahwa...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nilai Sebuah Link</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 12:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[link]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Karena Google menggunakannya sebagai salah satu faktor dominan dalam algoritma rankingnya, link building merupakan salah satu bagian penting SEO. Tapi search engine memberi nilai berbeda-beda sementara mendapatkan link bukanlah hal yang mudah, kita harus pintar-pintar untuk memilih link yang mana yang layak untuk kita kejar Kita mungkin sering mendengar mereka yang medeklarasikan diri sebagai pakar [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/09/kesalahan-link-building/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesalahan Link Building'>Kesalahan Link Building</a> <small>Link building, bagaimanapun pendekatannya dan apapun metodenya, merupakan salah satu...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/03/04/link-building-dengan-rss/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Link Building dengan RSS'>Link Building dengan RSS</a> <small>Apakah anda sudah menggunakan RSS Feed untuk membangun one way...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/26/seo-kings/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Kings'>SEO Kings</a> <small>SEO bukan disiplin ilmu akademis yang dipelajari di perguruan tinggi....</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/05/link-building.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-489" title="link-building" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/05/link-building.jpg" alt="" width="321" height="258" /></a>Karena Google menggunakannya sebagai salah satu faktor dominan dalam algoritma rankingnya, link building merupakan salah satu bagian penting SEO. Tapi search engine memberi nilai berbeda-beda sementara mendapatkan link bukanlah hal yang mudah, kita harus pintar-pintar untuk memilih link yang mana yang layak untuk kita kejar</p>
<p>Kita mungkin sering mendengar mereka yang medeklarasikan diri sebagai pakar SEO mengatakan bahwa link yang harus kita kejar adalah link yang berkualitas dan permanen. Memang benar adanya, tapi link yang seperti apa yang masuk ke dalam kategori berkualitas? Tentunya link yang bisa mengalirkan manfaat yang besar dalam waktu singkat. Apakah jawaban itu sudah cukup memuaskan? Jika belum mari kita lihat beberapa faktor yang perlu kita perhatikan pada halaman web dari mana link berasal.<span id="more-487"></span></p>
<p>Faktor pertama yang perlu diperhatikan adalah relevansi. Perkatikan apakah isi halaman darimana link berasal relevan dengan isi halaman kemana link tersebut menuju. Dalam hal ini yang menjadi patokan relevansi adalah keyword. Lihat apakah keyword pada halaman asal link menempatkan keyword yang relavan pada pada &#8220;tempat-tempat strategis&#8221; dari kaca mata search engine. Disini teori on-page SEO bisa dipakai sebagai patokan untuk menentukan &#8220;tempat-tempat strategis&#8221; tersebut.</p>
<p>Faktor berikut yang juga perlu diperhatikan adalah link equity, seberapa banyak link juice akan mengalir. Banyak praktisi mengidentikan link equity dan link juice dengan PageRank. Tapi sesungguhnya PageRank tidak secara langsung menentukan ranking website. Ada kontroversi yang cukup besar dibalik PageRank dimana sebagian menganggapnya tidak ada gunanya sementara sebagian lain meyakini bahwa PageRank memiliki nilai penting.</p>
<p>Kontroversi lain berkenaan dengan link nofollow, link yang ditandai dengan tag &#8220;rel=nofollow&#8221;. Efek langsung dari tag ini adalah menyatakan pada search engine bahwa link tersebut tidak dimaksudkan sebagai &#8220;vote&#8221; terhadap kalaman yang dituju, dan karena itu tidak mengalirkan link juice. Sebaliknya banyak kalangan meyakini bahwa link nofollow dari halaman yang dianggap terpercaya oleh search engine masih membawa manfaat meskipun tidak mengalirkan link juice. PageRank merupakan indikator paling relevan untuk menentukan tingkat kepercayaan search engine.</p>
<p>SEO bukanlah permainan yang selesai dalam beberapa jam seperti pertandingan olah raga. Karena itu sebaiknya anda lebih memperhatikan relevansi daripada PageRank. Halaman web yang belum mendapatkan tanda tingkat kepercayaan search engine dalam bentuk PageRank dalam jangka panjang akan mendapatkannya, dan link juice yang dialirkan melalui link dari halaman tersebut akan meningkat.</p>
<p>Tidak terlalu sulit untuk memperkirakan apakah sebuah website akan berumur panjang dengan nilai yang meningkat atau sebaliknya, bukan hanya nilai yang justru menurun malah mungkin menghilang sama sekali. Faktor ini juga penting diperhatikan karena ketika halaman web darimana link berasal itu menghilang, aliran link juicenya juga otomatis terhenti. Inilah salah satu alasan mengapa membeli link bukan bukan praktek yang disarankan.</p>
<p>Jadi itulah faktor-faktor yang utama untuk diperhatikan: relevansi, link equity, dan permanen. Tapi ada faktor-faktor lain yang juga cukup penting, diantaranya penempatan, konteks, biaya, kesempatan, serta nilai-nilai non-SEO.</p>
<p><strong>Penempatan</strong></p>
<p>Link bisa muncul di berbagai tempat dalam satu halaman web, bisa di atas, di bawah, tengah, sidebar, header, footer. Google memberikan nilai berbeda pada masing-masing posisi tersebut. Sama seperti mata kita yang lebih memperhatikan bagian atas, Google menganggap bagian atas lebih penting daripada pagian-bagian lain. Jadi usahakan agar link menuju ke website atau halaman web anda berada seatas mungkin.</p>
<p><strong>Konteks</strong></p>
<p>Konteks hampir sama situasinya dengan posisi. Jika kita membaca sebuah artikel dan tertarik untuk mencari informasi relevan di luar artikel tersebut, apakah kita akan tertarik dengan link yang berada jauh di bawah, pada biografi penulis artikel? Tentunya kita akan lebih tertarik dengan link yang berada di dalam artikel dengan achor teks yang terintegrasi dengan isi artikel itu sendiri. Jadi usahakan agar link menuju website atau halaman web kita secara kontekstual berada di dalam konten utama, dikelilingi dengan kalimat-kalimat yang relevan.</p>
<p><strong>Biaya</strong></p>
<p>Biaya untuk memperoleh link bukan hanya berhubungan dengan jumlah uang yang anda bayarkan tapi juga seberapa banyak tenaga yang harus anda keluarkan untuk mendapatkan sebuah link dan nilai link itu sendiri. Misalnya link dari website-website dengan ekstensi .edu sangat sulit didapatkan, tapi efek link-nya yang sangat tinggi membuatnya layak dikejar. Tapi tentu saja, daripada berputar-putar dengan orang yang tidak punya keinginan untuk memberikan link keluar, mungkin juga lebih baik untuk melupakannya saja.</p>
<p><strong>Kemungkinan</strong></p>
<p>Kalau anda meng-SEO website pornografi misalnya, tentu tidak ada gunanya anda berharap dapat link dari .edu. Beberapa faktor lain yang mungkin mempengaruhi kemungkinan kita mendapatkan link tersebut diantaranya:</p>
<ul>
<li>Kemungkinan menambahkan link secara langsung.</li>
<li>Kemungkinan untuk men-submit link sendiri.</li>
<li>Hubungan dengan orang di balik website yang anda sasar.</li>
<li>Kemungkinan bisa mengupdate link yang sudah diberikan.</li>
</ul>
<p><strong>Faktor-faktor Non-SEO<br />
</strong></p>
<p>Link memiliki manfaat penting lain selain ranking di Google. Link bisa mengalirkan traffic berkualitas. Jika link menuju website kita atau halaman di dalamnya berada pada artikel menarik pada website populer, kemungkinan besar pembaca artikel akan tertarik untuk meng-click link tersebut. Dengan cara ini tanpa ranking di Google anda sudah mendapat pengunjung potensial.</p>
<p>Apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkannya? Pastikan link anda berada di tempat yang relevan, sehingga tidak terlihat dipaksakan hanya untuk memamcing search engine, apalagi seperti spam. Salah satu yang sering dilakukan orang adalah distribusi link pada media digital terkemuka seperti artikel, penulis tamu pada blog, forum diskusi online, dan sebagainya.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/10/09/kesalahan-link-building/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesalahan Link Building'>Kesalahan Link Building</a> <small>Link building, bagaimanapun pendekatannya dan apapun metodenya, merupakan salah satu...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/03/04/link-building-dengan-rss/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Link Building dengan RSS'>Link Building dengan RSS</a> <small>Apakah anda sudah menggunakan RSS Feed untuk membangun one way...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/26/seo-kings/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEO Kings'>SEO Kings</a> <small>SEO bukan disiplin ilmu akademis yang dipelajari di perguruan tinggi....</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/05/12/nilai-sebuah-link/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foursquare</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/04/29/foursquare/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/04/29/foursquare/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 08:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[fourspace]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Foursquare diciptakan oleh Dennis Crowley dan Naveen Selvadurai setelah perusahaan yang mereka dirikan, Dodgeball, dibeli oleh Google tahun 2004 tetapi kemudian Google memutuskan untuk menutupnya pada tahun 2009. Awalnya Foursquare hanya memiliki sedikit pengguna yang tersebar di 100 kota dimana layanan tersebut dapat diakses. Tetapi setelah mereka mengubah model pengenalan lokasi dengan memungkinkan orang bisa [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/4square.png"><img class="alignleft size-full wp-image-477" style="margin: 5px;" title="4square" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/4square.png" alt="" width="343" height="140" /></a>Foursquare diciptakan oleh Dennis Crowley dan Naveen Selvadurai setelah perusahaan yang mereka dirikan, Dodgeball, dibeli oleh Google tahun 2004 tetapi kemudian Google memutuskan untuk menutupnya pada tahun 2009. Awalnya Foursquare hanya memiliki sedikit pengguna yang tersebar di 100 kota dimana layanan tersebut dapat diakses. Tetapi setelah mereka mengubah model pengenalan lokasi dengan memungkinkan orang bisa &#8220;cek-in&#8221; dari manapun di seluruh muka bumi, jumlah pemakainya melesat menjadi sekitar 500,000 hanya dalam satu tahun.<span id="more-476"></span></p>
<p>Sukses ini membuat banyak orang memperkirakan bahwa hoki Foursquare akan sama atau bahkan lebih baik dari Twitter. Dengan sukses Foursquare Google tentunya menyesali keputusannya menutup Dodcgeball, langkah yang memotivasi Crownley dan Selvadurai mendulang sukses diluar lingkaran perusahaan raksasa itu.</p>
<p><strong>Apa itu Foursquare?</strong></p>
<p>Meskipun respon pada saat diperkenalkan pada bulan Maret tahun lalu relatif rendah, Foursquare melejit menjadi salah satu media jaringan sosial paling populer karena dua fungsi utamanya (1) Foursquare memungkinkan pengguna untuk &#8220;cek-in&#8221; dan memberi tahu lokasinya  pada teman sesama pengguna secara otomatis (2) pengguna bisa mengikuti permainan seru bersama pengguna lainnya.</p>
<p>Secara teknis Foursquare bekerja hampir seperti Twitter tapi lebih berorientasi lokasi. Jadi jika dengan Twitter kita mempublikasikan segala macam hal yang ada di kepala kita, dengan Foursquare kita mempublikasikan lokasi kita. Meskipun demikian sepertinya fungsi permainannya menjadi daya tarik yang lebih kuat bagi kebanyakan pemakai.</p>
<p><strong>Cara kerja</strong></p>
<p>Setiap kali kita mengunjungi tempat-tempat tertentu seperti sekolah, gedung perkantoran, cafe, mall, dan sebagainya, pemakai bisa &#8220;cek-in&#8221; dengan menggunakan ponsel. Jika &#8220;cek-in&#8221; pada akhir pekan atau diluar jam kerja normal, pengguna akan mendapatkan point. Lokasi-lokasi tertentu memiliki tag dimana pengguna akan dihadiahi &#8220;badge&#8221; untuk setiap kunjungan jika dia sering &#8220;cek-in&#8221; di tempat tersebut. Logika mengenai badge ini agak sulit diprediksi. Ada badge yang terkait dengan tag yang diberikan pengguna pada tempat tertentu, badge yang diterima tergantung dari tag yang diberikan. Ada juga yang terkait dengan kota tertentu, tanggal tertentu, acara, dan sebagainya. Pemakai yang sering bermain game lebih sedikit mendapatkan badge.</p>
<p>Untuk memberikan motivasi berkompetisi, Foursquare memiliki tiga tingkat &#8220;superuser status&#8221; yang akan diperoleh jika kita sering melakukan &#8220;cek-in&#8221; dan mengupdate informasi. Pemegang &#8220;superuser status&#8221; berhak untuk melakukan beberapa hal. Misalnya untuk level 1 mempunyai hak untuk meng-edit informasi tempat, menandai tempat dengan tanda tutup, dan memberitahu Foursquare jika ada duplikasi tempat. Level 2 dapat menggabungkan tempat yang duplikasi dan menambahkan kategori pada tempat manapun. Level 3 dapat membuat nama lain dari suatu tempat tertentu dan menghapus listing spam. Pada dasarnya Foursquare memotivasi pengguna untuk turut serta memelihara Foursquare.</p>
<p>Statistik yang dipergunakan untuk memonitor aktivitas pengguna pemperkihatkan posisi kita diantara pengguna, tidak hanya teman-teman yang kita kenal tapi juga pengguna lain di lingkungan kita, misaknya satu kota. Supaya orang aktif terus dan memungkinkan pendatang baru untuk memperoleh dominasi, setiap Minggu malam statistik direset menjadi nol.</p>
<p>Kebanyakan yang ikut permainan berambisi untuk menjadi &#8220;Mayor&#8221; di lokasi favorit mereka. Untuk mendapatkan status tersebut pengguna haru sesering mungkin &#8220;cek-in&#8221; di tempat tersebut pada hari yang berbeda-beda. Yang paling sering dan memiliki foto profil akan mendapat status terhormat tersebut. Ada juga fasilitas untuk membuat &#8220;to-do list&#8221; yang berisi tempat-tempat yang ingin dikunjungi atau bahkan &#8220;dikuasai&#8221;. Sementara dengan fasilitas &#8220;Tips&#8221; pengguna bisa memasukan berbagai informasi mengenai tempat yang dikunjungi seperti hal-hal yang menarik, tempat makan yang enak, dan sebagainya.</p>
<p>Bulan Februari lalu Foursquare menjalin kemitraan dengan Zagat, Bravo, Conde  Nast, dan The New York Times untuk memperkaya fasilitas &#8220;Tips&#8221; dan memberikan badge khusus di lokasi-lokasi yang pernah dipublikasikan media-media tersebut. Untuk saat ini Foursquare bisa berjalan pada platform Android, webOS, iPhone,  Blackberry, dan Windows Mobile.</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/04/29/foursquare/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Latent Semantic Indexing</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/04/12/latent-semantic-indexing/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/04/12/latent-semantic-indexing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 12:35:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum ada dua faktor utama search engine dalam menentukan ranking website, keyword dan backlink. Selama bertahun-tahun keyword density merupakan salah satu bagian penting SEO. Konsep keyword density sangat sederhana sehingga bahkan kebanyakan pemula memahami dan bisa mengikutinya dengan baik. Latent semantic indexing merupakan cara search engine, terutama Google, untuk meningkatkan kualitas hasil pencariannya. Ketika [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/latent-semantic-indexing.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-471" style="margin: 5px;" title="latent-semantic-indexing" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/latent-semantic-indexing-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Secara umum ada dua faktor utama search engine dalam menentukan ranking  website, keyword dan backlink. Selama bertahun-tahun keyword density merupakan salah satu  bagian penting SEO. Konsep keyword density sangat sederhana sehingga  bahkan kebanyakan pemula memahami dan bisa mengikutinya dengan baik. Latent semantic indexing merupakan cara search engine, terutama Google, untuk meningkatkan kualitas hasil pencariannya.</p>
<p>Ketika Google memperkenalkan AdSense, orang mulai menyadari bahwa mereka bisa mendulang uang dengan membuat halaman-halaman website yang khusus dirancang untuk menampilkan AdSense. Ribuan dolar bisa dihasilkan hanya dengan membuat ribuan halaman yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan software khusus. Duplicate content menjadi hal biasa, dan websitenya sendiri tidak bermanfaat bagi pengunjung. Perbedaan dari satu halaman dengan halaman lain sering hanya pada keywordnya saja. Pengunjung tidak mendapatkan apa-apa selain iklan AdSense.<span id="more-469"></span></p>
<p>Salah satu alasan diperkenalkannya latent semantic indexing adalah untuk mengatasi fenomena diatas. Google ingin memastikan bahwa orang yang melakukan pencarian melalui Google akan mendapatkan website yang memang bermanfaat. Perlu dicatat bahwa Google bukan satu-satunya search engine yang menggunakan metode ini. Sejak dipergunakannya latent semantic indexing, banyak website disingkirkan Google dari databasenya karena dianggap tidak bermanfaat bagi pengunjungnya atau karena menggunakan duplicate content. Banyak pemain internet marketing mendapati penghasilannya terpangkas menjadi nol dalam sekejap.</p>
<p>Latent semantic indexing tadinya dipergunakan pada AdSense agar iklan yang dipasang lebih terarah dengan kecocokan antara materi iklan dan konten halaman page yang ditumpanginya. Algoritma ini bukan hanya menganalisa konten halaman tetapi juga temanya. Belakangan baru Google mengaplikasikannya pada algoritma ranking, disusul oleh search engine lain. Metode yang dipakai menganalisa kata-kata yang natural dalam bahasa sehari-hari termasuk sinonim dan hubungan-hubungan lain dari kata-kata yang membangun konten kemudian dihubungkan dengan tema halaman secara keseluruhan.</p>
<p>Metode ini tidak menggantikan tapi melengkapi analisa keyword. Karena dibangun dengan mengunakan logika matematis, hasilnya memang tidak selalu akurat karena bahasa bukan merupakan sesuatu yang matematis. Untuk menyempurnakannya pada tahun 2003 Google mengakuisisi sebuah perusahaan bernama Applied Semantics.</p>
<p>Jadi apa itu latent semantic indexing? Kita bisa coba mencari artinya juga dengan pendekatan bahasa. Mari kita analisa kata per kata.</p>
<p>LATENT</p>
<p>Latent artinya ada, tapi keberadaannya tidak selalu harus bisa dilihat. Dalam latent semantic indexing, latent disini dimaksudkan bahwa arti sesungguhnya dari suatu kata tersembunyi dan baru bisa ditentukan dengan mengamati faktor-faktor lain. Hanya dengan membaca kata-kata lain dan menganalisa hubungannya, arti sesungguhnya dari kata tersebut baru bisa disimpulkan. Misalnya ketika kita menemukan kata banjir, kira baru bisa menentukan arti sesungguhnya dari kata banjir disitu setelah kita menganalisa hubungan dengan kata-kata lain di sekitarnya. Banjir bandang berarti air bah yang menenggelamkan suatu wilayah. Banjir air mata artinya lain. Banjir darah lain lagi.</p>
<p>SEMANTIC</p>
<p>Semantic merujuk kepada makna dari bahasa atau kata diluar dari makna standarnya yang tertulis di dalam kamus. Misalnya ketika kita bicara furniture, kursi berarti tempat duduk. Tapi ketika kita bicara pemerintahan, kursi berarti kekuasaan.</p>
<p>INDEXING</p>
<p>Seperti halnya kita fahami ketika kita bicara indexing oleh search engine, indexing disini berarti mengkasifikasikan makna atau arti dari isi dokumen, dalam hal ini website atau halaman web.</p>
<p>Jadi apa artinya bagi kita sebagai praktisi search engine marketing? Artinya sekarang menjaga keyword density yang ideal saja tidak cukup untuk membidik rangking yang ditargetkan. Kita harus juga menggunakan kata-kata yang tepat untuk mendefinisikan tema dari halaman tersebut secara keseluruhan.</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/04/12/latent-semantic-indexing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Redirect 301, Teknik Redirection yang Search Engine Friendly</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 02:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Design]]></category>
		<category><![CDATA[directory]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[redirect]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Kadang-kadang untuk alasan tertentu kita terpaksa memindahkan konten website, misalnya dari satu diretori ke direktori.  Sebgai contoh kita ingin mengubah target keyword kita dan ingin agar keyword tersebut ada dalam URL dari www.tokosaya.com/pakaian-bordir/ menjadi www.tokosaya/bordir-tasik/. Jika kita memindahkan begitu saja, kita akan kehilangan manfaat SEO yang selama ini telah dimiliki halaman-halaman pada directory lama. Halaman [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009'>Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009</a> <small>Meskipun Google masih tetap memimpin pasar, Bing milik Microsoft dan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/02/06/web-design-wesite-design-apple/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple'>Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple</a> <small>Tulisan ini kurang lebih adalah terjemahan bebas dari artikel yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/29/teknik-seo-kadaluwarsa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO Kadaluwarsa'>Teknik SEO Kadaluwarsa</a> <small>Search Engine Optimization yang sekarang lebih populer dalam singkatannya, SEO,...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/redirect-301.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-457" title="redirect-301" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/redirect-301-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Kadang-kadang untuk alasan tertentu kita terpaksa memindahkan konten website, misalnya dari satu diretori ke direktori.  Sebgai contoh kita ingin mengubah target keyword kita dan ingin agar keyword tersebut ada dalam URL dari www.tokosaya.com/pakaian-bordir/ menjadi www.tokosaya/bordir-tasik/.<span id="more-456"></span></p>
<p>Jika kita memindahkan begitu saja, kita akan kehilangan manfaat SEO yang selama ini telah dimiliki halaman-halaman pada directory lama. Halaman lama yang sudah terindeks search engine akan hilang, sementara saat search engine menemukan halaman baru, malah mungkin akan dianggap duplicate content. Halaman-halaman lama juga mungkin sudah mendapatkan banyak referensi berupa link dari website-website lain yang manfaatnya akan hilang akibat perpindahan ini.</p>
<p>Cara yang mungkin kita gunakan adalah redirect, mengarahkan pengunjung yang datang ke halaman lama menuju halaman baru. Tapi kita semua tahu bahwa search engine tidak menyukai redirection. Benarkah demikian? Ternyata TIDAK. Ada redirect yang dihalalkan search engine yaitu Redirect 301, yang merupakan satu tindakan korektif paling penting ketika kita harus merelokasi konten. Tapi agar search engine friendly, teknik penggunaannya harus tepat.</p>
<blockquote><p>Redirect 301 adalah tindakan korektif paling tepat ketika kita harus merelokasi konten,  tapi teknik penggunaannya harus tepat.</p></blockquote>
<p>Anda mungkin tahu ada beberapa metode redirection lain misalnya dengan menggunakan JavaScript, menggunakan instruksi pemrograman seperti Response.Redirect pada PHP, atau menggunakan meta tag refresh redirect. Metode-metode tersebut memang bekerja untuk pengunjung biasa, tapi diabaikan oleh untuk search engine. Search engine hanya akan mengikuti redirect jika secara eksplisit dinyatakan bahwa status redirectionnya 301.</p>
<p>Bukan hanya soal crawler yang mau mengikutinya, dengan mengunakan Redirect 301, search engine &#8211; setidaknya Google &#8211; akan memindahkan rangking yang dimiliki halaman lama ke halaman baru. Jadi jika halaman lama sudah memiliki ranking yang baik, dengan Redirect 301 Google akan memindahkan ranking tersebut ke halaman yang baru, sehingga pada SERP halaman yang baru akan muncul menggantikan halaman lama.</p>
<p>Tanpa Redirect 301, halaman lama akan tetap nangkring di SERP sampai search engine menyingkirkannya karena crawler melaporkan redirect pada kunjungan terakhirnya. Sementara halaman baru harus merangkak kembali dari awal, itupun kalau tidak berhadapan dengan masalah duplicate content jika search engine masih menyimpan konten lama di dalam databasenya.</p>
<p>Pada blog WordPress, konten berubah secara dinamis karena kita kadang-kadang menghapus posting, merelokasi konten, atau mengubah permalink. Operasi-operasi tersebut memang sangat mudah dilakukan, tapi konsekuensinya bisa fatal jika kita tidak menangani Error 404 dengan benar. Anda mungkin pernah mengalami penurunan ranking yang cukup drastis setelah merelokasi konten atau mengubah permalink. Ini tidak akan terjadi jika anda menggunakan Redirect 301 dengan tepat.</p>
<p>Anda bisa Googling untuk mencari cara penggunaan Redirect 301 yang benar, atau stay tuned disini, kalau sempat saya akan menulis artikel bagaimana menggunakan Redirect 301.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009'>Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009</a> <small>Meskipun Google masih tetap memimpin pasar, Bing milik Microsoft dan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/02/06/web-design-wesite-design-apple/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple'>Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple</a> <small>Tulisan ini kurang lebih adalah terjemahan bebas dari artikel yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/29/teknik-seo-kadaluwarsa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik SEO Kadaluwarsa'>Teknik SEO Kadaluwarsa</a> <small>Search Engine Optimization yang sekarang lebih populer dalam singkatannya, SEO,...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/22/redirect-301-teknik-redirection-yang-search-engine-friendly/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkat Kompetisi Keyword vs Ukuran Website</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 05:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[ranking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini saya membaca artikel yang mempresentasikan studi empiris mengenai hubungan antara tingkat kompetisi keyword dengan ukuran website untuk menjawab pertanyaan apakah untuk keyword yang kompetitif Google cenderung memilih website berukuran besar. Hasil studi ini penting bagi pemain SEO supaya bisa memahami perilaku algoritma ranking Google dalam menentukan ranking untuk keyword yang kompetitif, dihubungkan dengan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengapa Website Masuk Sandbox?'>Mengapa Website Masuk Sandbox?</a> <small>Jika anda browsing kesana-kemari, mungkin anda akan membaca bahwa sanbox...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/04/berapa-lama-seo-menampakkan-hasil/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?'>Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?</a> <small>Salah satu pertanyaan yang pasti sering didengar pekerja SEO dan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/fat-seo.gif"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-451" style="margin: 5px;" title="fat-seo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/03/fat-seo-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Baru-baru ini saya membaca artikel yang mempresentasikan studi empiris mengenai hubungan antara tingkat kompetisi keyword dengan ukuran website untuk menjawab pertanyaan apakah untuk keyword yang kompetitif Google cenderung memilih website berukuran besar. Hasil studi ini penting bagi pemain SEO supaya bisa memahami perilaku algoritma ranking Google dalam menentukan ranking untuk keyword yang kompetitif, dihubungkan dengan ukuran website.<span id="more-450"></span></p>
<p>Berikut adalah ringkasan dan kesimpulannya:</p>
<p>Studi ini menyimpulkan bahwa Google menyukai website yang berukuran besar untuk keyword yang tingkat kompetisinya tinggi. Faktor lain yang juga relevan adalah umur website, website yang sudah lama hidup dan diupdate terus menerus sehinggak kandungan kontennya menjadi sangat besar serta memiliki jaringan link natural yang kokoh sebagai penyangga rankingnya pada keyword yang kompetitif.</p>
<p>Beberapa rekomendas berikut penting untuk anda cermati:</p>
<ol>
<li>Website yang berukuran kecil juga dapat dikategorikan sebaagai website baru dan belum mapan. Website jenis ini sebaiknya tidak ditargetkan untuk keyword dengan tingkat kompetisi menengah atau tinggi karena di area ini Google lebih menyukai website berukuran besar. Dengan demikian kita tidak akan membuang-buang waktu, tenaga, dan uang untuk sesuatu yang hampir tidak mungkin kita capai.</li>
<li>Jika websitenya berukuran besar, kita bisa saja langsung menyasar target keyword yang kompetitif asalkan faktor-faktor ranking search engine lain juga terpenuhi, misalnya profile link, konten, dan tingkat otoritas.</li>
<li>Tentu tidak berarti kita kemudian tinggal diam, agar website di masa datang memiliki kekuatan yang cukup untuk menyasar keyword dengan tingkat kompetitsi tinggi, anda harus secara kontinyu menambahkan konten yang berkualitas ke dalam website. Dengan demikian ukuran website terus tumbuh secara natural, pertumbuhan ini merupakan faktor penting dalam menyasar keyword dengan tingkat kompetisi tinggi. Selain itu halaman-halaman konten yang anda masukkan juga bisa bermanfaat untuk menjaring traffic longtail. Selain membawa pengunjung berkualitas, traffic longtail juga memberikan deep link yang natural.</li>
<li>Dengan traffic dan deep link natural yang kita dapatkan dari traffic longtail kita website kita akan mendapatkan profil link natural yang baik, ini merupakan faktor positif untuk memperoleh ranking yang baik dalam keyword yang tingkat kompetisinya tinggi. Traffic keseluruhan yang kita peroleh juga merupakan faktor penentu yang cukup dominan.</li>
<li>Pastikan ada link ke homepage dari halaman-halaman content yang anda tambahkan, dengan demikian traffic longtail dari halaman tersebut akan memngalirkan manfaatnya pada website secara keseluruhan.</li>
</ol>
<p>Jika anda ingin membaca lebih detail mengenai studi ini, silahkan baca disini: http://www.seochat.com/c/a/Choosing-Keywords-Help/Keyword-Difficulty-vs-Size-of-Domain/</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengapa Website Masuk Sandbox?'>Mengapa Website Masuk Sandbox?</a> <small>Jika anda browsing kesana-kemari, mungkin anda akan membaca bahwa sanbox...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2009/12/04/berapa-lama-seo-menampakkan-hasil/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?'>Berapa Lama SEO Menampakkan Hasil?</a> <small>Salah satu pertanyaan yang pasti sering didengar pekerja SEO dan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/03/17/tingkat-kompetisi-keyword-vs-ukuran-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Mengakui Kelemahan Buzz</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/02/17/google-mengakui-kelemahan-buzz/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/02/17/google-mengakui-kelemahan-buzz/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 08:43:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[BBC baru saya menurunkan laporan yang memuat pengakuan Google bahwa Google Buzz merupakan produk yang belum cukup matang karena tidak melalui proses uji coba yang cukup sebelum peluncurannya. Yang mengejutkan dari pemberitaan ini sesungguhnya bukan karena masalah uji cobanya, tapi justru karena Google mengakuinya dengan terbuka. Berdasarkan laporan tersebut kebanyakan produk Google melalui uji coba [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Sandbox'>Google Sandbox</a> <small>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemampuan Google Memahami Bahasa'>Kemampuan Google Memahami Bahasa</a> <small>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine'>Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine</a> <small>Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/02/buzz.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-435" style="margin: 5px 10px;" title="buzz" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/02/buzz-300x102.jpg" alt="" width="300" height="102" /></a>BBC baru saya menurunkan laporan yang memuat pengakuan Google bahwa Google Buzz merupakan produk yang belum cukup matang karena tidak melalui proses uji coba yang cukup sebelum peluncurannya. Yang mengejutkan dari pemberitaan ini sesungguhnya bukan karena masalah uji cobanya, tapi justru karena Google mengakuinya dengan terbuka.</p>
<p>Berdasarkan laporan tersebut kebanyakan produk Google melalui uji coba yang mereka namakan Google Trusted Tester, program yang melibatkan jaringan teman dan keluarga pegawai Google yang diberikan akses khusus pada produk-produk Google sebelum diluncurkan. Google mengakui bahwa Buzz belum melalui program ini.<span id="more-434"></span></p>
<p>Salah satu yang bisa dilakukan Google Buzz saat ini adalah menindaklanjuti umpan balik dari sekitar 200,000 pemakai, alasan yang dikemukakan kelompok pemakai yang tidak menyukai Buzz. Berita baiknya adalah Google sekarang sedang bekerja keras dengan melipatgandakan waktu kerja untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih ditemukan pada Buzz. Google sengaja membuat ruangan khusus di kantor pusatnya dimana para teknisi dan manager produk berdiskusi dan berdebat mengenai apa saja yang perlu diperbaiki.</p>
<p>Jadi nampaknya kita akan segera melihat perbaikan terhadap Google Buzz dalam waktu dekat ini, itu kalau anda belum berhenti menggunakannya, karena beberapa teman yang saya kenal sudah berhenti menggunakan Google Buzz, bahkan meng-un-follow semua teman yang sudah terhubung dalam jaringan akun Buzz mereka.</p>
<p>So, expect more changes and tweaks to Google Buzz in the days to come folks. Or have you stopped using it?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Sandbox'>Google Sandbox</a> <small>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kemampuan Google Memahami Bahasa'>Kemampuan Google Memahami Bahasa</a> <small>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine'>Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine</a> <small>Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/02/17/google-mengakui-kelemahan-buzz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
