<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknik SEO Indonesia &#187; Social Media</title>
	<atom:link href="http://www.seobali.com/category/social-media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.seobali.com</link>
	<description>Teknik SEO, Online Marketing, Web Design, segala yang anda butuhkan untuk bisnis online yang sukses. SEO Indonesia mampu menguasai dunia maya.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 09:50:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Bersiap untuk Google+</title>
		<link>http://www.seobali.com/2011/08/02/bersiap-untuk-google/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2011/08/02/bersiap-untuk-google/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 06:43:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[google+ google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Dengan raihan 10 juta pengguna dan 20 juta pengunjung hanya dalam waktu 21 hari, Google+, platform social media baru besutan sang raksasa search engine, kita bisa membayangkan besarnya potensi yang dimilikinya. Para pemilik merk yang sudah mengidentifikasi dan kemudian memanfaatkan Facebook, YouTube, dan Twitter mulai mengambil ancang-ancang untuk mengambil manfaat sebesar-besarnya. Sampai saat ini, Google+ [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.seobali.com/2011/06/09/menyusun-strategi-social-media-yang-efektif/' rel='bookmark' title='Menyusun Strategi Social Media yang Efektif'>Menyusun Strategi Social Media yang Efektif</a> <small>Sebuah laporan riset yang dirilis socialmediaexaminer.com menunjukkan bahwa pada tahun...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2011/07/04/google-panda-mengubah-paradigma-seo/' rel='bookmark' title='Google Panda Mengubah Paradigma SEO'>Google Panda Mengubah Paradigma SEO</a> <small>Panda merupakan update terhadap algoritma Google yang diluncurkan pada bulan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2011%2F08%2F02%2Fbersiap-untuk-google%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/08/google-plus.png"><img class="alignleft size-full wp-image-631" title="google-plus" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/08/google-plus.png" alt="" width="256" height="256" /></a>Dengan raihan 10 juta pengguna dan 20 juta pengunjung hanya dalam waktu 21 hari, Google+, platform social media baru besutan sang raksasa search engine, kita bisa membayangkan besarnya potensi yang dimilikinya. Para pemilik merk yang sudah mengidentifikasi dan kemudian memanfaatkan Facebook, YouTube, dan Twitter mulai mengambil ancang-ancang untuk mengambil manfaat sebesar-besarnya.</p>
<p>Sampai saat ini, Google+ sendiri memang belum mempunyai kesiapan untuk mengakomodasi pengguna komersial. Kabar burung memberitakan bahwa Google+ business pages akan segera tersedia, kendati untuk sementara mungkin hanya akan diberikan kepada beberapa ratus merk yang akan diundang untuk berpartisipasi pada masa pengujian awal, salah satu diantaranya Ford.</p>
<p>Tetapi hal ini tidak mengurungkan langkah perusahaan-perusahaan pemegang merk untuk segera menceburkan diri dengan mendaftarkan akun dengan mengunakan merk atau nama perusahaan sebagai nama. Sesuai janjinya, Google mulai menghapus akun-akun seperti ini mulai akhir minggu lalu. Meskipun demikian, seperti dikutip oleh ClickZ, mengantisipasi membludaknya peminat, Google berjanji akan memperkenalkan fasilitas untuk akun bisnis pada musim gugur mendatang.</p>
<p>Meskipun untuk sementara ini pebisnis yang ingin memanfaatkan Google+ harus menahan diri, sebaiknya kita mulai mempersiapkan strategi yang matang sehingga kita bisa mendapatkan manfaat sebesar-besarnya begitu Google+ membuka pintu untuk pengguna komersial. Salah satu yang perlu diingat disini adalah strategi yang biasa kita pakai dengan platform social media lain belum tentu efektif untuk Google+ karena pada dasarnya pemakai platform social media lain yang beralih ke Google+ melakukannya karena menginginkan pengalaman yang berbeda.</p>
<p>Kita perlu strategi yang tangguh untuk Google+. Meskipun fasiltas untuk itu belum mulai tersedia, sudah waktunya kita muai merancang pola pemasaran kita di Google+. Apa saja yang harus kita lakukan?</p>
<p>Brands need a concrete strategy for Google+. Though it’s early, it’s not too early to start mapping out a Google+ marketing roadmap.</p>
<p><strong>1. Lakukan Community Research</strong></p>
<p>Identifikasilah &#8220;brand influencer&#8221; kampanye pemasaran kita pada platform social media yang sudah ada, kemudian lihatlah apakah mereka sudah menjadi pengguna aktif Google+. Hal ini penting karena sia-sia menginvestasikan uang dan waktu pada platform dimana kita belum memiliki &#8220;brand influencer&#8221;. Sama saja seperti kita memasang baliho di pinggir jalan yang tidak pernah dilewati orang.</p>
<p><strong>2. Jadilah Pengguna Aktif Google+</strong></p>
<p>Mungkin ini sesuatu yang ironis, tapi nyata. Banyak eksekutif pemasaran yang menggawangi strategi pemasaran korporat dan berbicara dengan jargon-jargon papan atas seperti &#8220;social ROI&#8221;, &#8220;engagement strategy&#8221;, &#8220;social sharing&#8221;, dan lain-lain ternyata tidak pernah terlibat dalam komunitas social media. Lalu bagaimana mereka memahami apa yang mereka bicarakan? Wallahu alam. Tapi yang jelas, di kepala saya, itu nggak masuk akal. Jadi, supaya anda mengenal medan dengan baik, terjunlah.</p>
<p><strong>3. Buatlah Strategi Komunitas</strong></p>
<p>Sebelum anda mulai menyasar para pengguna Google+ sebagai target kampanye pemasaran anda, susunlah strategi komunitas yang tepat. Rencana operasi anda setidaknya harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:</p>
<ul>
<li>Apa metode komunikasi yang paling potensial pada platform ini? Dalam bahasa platform social media yang sudah ada kita mungkin mengenal posts, promotions, paid ads, contests, updates, dll.</li>
<li>Apakah perbedaan yang paling esensial antara platform ini dengan platform-platform lain yang sudah ada sebelumnya seperti Facebook atau Twitter?</li>
<li>Siapa kelompok sasaran yang bisa anda tuju pada platform ini? Kenali mereka. Apakah mereka sama dengan para pemakai Facebook. Apakah mereka juga tetap aktif di Facebook? Apakah topik yang mereka bicarakan di platform ini berbeda dengan yang mereka bicarakan di Facebook?</li>
</ul>
<p><strong>4. Susunlah Parameter Keberhasilan</strong></p>
<p>Identifikasi bagaimana anda dapat mengukur keberhasilan pada platform Google+, baik itu dalam hal pemasaran maupun ikatan antara perusahaan, merk, dan produk anda dengan kelompok sasaran. Buatlah daftar indikator apa saja yang bisa diukur, bagaimana cara mengukurnya, dan besaran dimana anda dapat mengukur apakah anda sukses atau gagal. Pada platform lama kita biasa bicara jumlah fans, click, like, comment, share, dll.</p>
<p>Memang belum ada kabar apakah Google+ akan menawarkan program paid ads. Tapi melihat apa yang ditawarkan Facebook dan bagaimana Google selama ini mengkapitalisasi layanan search engine miliknya, kemungkinan besar pada waktunya program ini akan muncul. Seperti AdWords, paid ads ini punya parameter-parameter keberhasilan yang berbeda pula.</p>
<p><strong>5. Rencana Implementasi</strong></p>
<p>Pada saat Google+ akhirnya membuka pintu untuk penggunaan komersial, dapat dipastikan bahwa pemakai akan dibanjiri konten yang dipompakan para pengguna komersial. Bersikaplah tenang dan hati-hati. Jangan bertindak berlebihan dengan memompakan konten sebanyak-banyaknya karena bagaimanapun ini tetap platform sosial. Salah-salah pengguna malah merasa terganggu dan akhirnya berbalik menjauh. Mulailah pelan-pelan. Pantau terus-menerus dan sesuaikan konten dengan reaksi yang anda lihat.</p>
<p>Manfaatkan platform social media yang sudah ada untuk memperkenalkan keberadaan anda di Google+.</p>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.seobali.com/2011/06/09/menyusun-strategi-social-media-yang-efektif/' rel='bookmark' title='Menyusun Strategi Social Media yang Efektif'>Menyusun Strategi Social Media yang Efektif</a> <small>Sebuah laporan riset yang dirilis socialmediaexaminer.com menunjukkan bahwa pada tahun...</small></li>
<li><a href='http://www.seobali.com/2011/07/04/google-panda-mengubah-paradigma-seo/' rel='bookmark' title='Google Panda Mengubah Paradigma SEO'>Google Panda Mengubah Paradigma SEO</a> <small>Panda merupakan update terhadap algoritma Google yang diluncurkan pada bulan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2011/08/02/bersiap-untuk-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyusun Strategi Social Media yang Efektif</title>
		<link>http://www.seobali.com/2011/06/09/menyusun-strategi-social-media-yang-efektif/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2011/06/09/menyusun-strategi-social-media-yang-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 07:30:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah laporan riset yang dirilis socialmediaexaminer.com menunjukkan bahwa pada tahun 2010, 67% pemasar merencanakan untuk meningkatkan pemanfaatan social media termasuk blog, Twitter, dan Facebook. Meskipun anda mungkin bukan merupakan salah satu responded riset itu, saya yakin anda berada pada kelompok yang 67%. Tetapi untuk mengintegrasikan social media ke dalam rencana pemasaran dan komunikasi yang menyeluruh, [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2011%2F06%2F09%2Fmenyusun-strategi-social-media-yang-efektif%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/06/bali-social-media.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-609" style="margin: 5px;" title="bali-social-media" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/06/bali-social-media-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Sebuah laporan riset yang dirilis socialmediaexaminer.com menunjukkan bahwa pada tahun 2010, 67% pemasar merencanakan untuk meningkatkan pemanfaatan social media termasuk blog, Twitter, dan Facebook. Meskipun anda mungkin bukan merupakan salah satu responded riset itu, saya yakin anda berada pada kelompok yang 67%. Tetapi untuk mengintegrasikan social media ke dalam rencana pemasaran dan komunikasi yang menyeluruh, diperlukan strategi yang tepat. Jika tidak, bisa jadi ranah social media justru menenggelamkan kita.</p>
<p>Jadi bagaimana kita meyusun strategi ini? Salah satu hal yang penting anda sadari sebelum mulai melangkah adalah bahwa sasaran utama keterlibatan kita dalam social media BUKAN MENJUAL. Jika anda menceburkan diri ke kolam social media hanya karena orang lain juga melakukannya, atau alih-alih menjalin hubungan anda ingin berjualan disana, sebaiknya lupakan saja.</p>
<p><strong>1. Tentukan Sasaran</strong></p>
<p>Pemanfaatan social media yang efektif membutuhkan kolaborasi yang didalamnya terdapat pembagian yang jelas. Medelegasikan hanya pada departemen tertentu &#8211; pemasaran, PR, komunikasi, dll. &#8211; bukan pendekatan yang tepat. Hal yang lebih menting adalah memahami sasaraan dan bagaimana sasaran tersebut terintegrasi ke dalam sasaran perusahaan secara keseluruhan.</p>
<p><strong>2. Riset Terus Menerus</strong></p>
<p>Sebelum anda menceburkan diri, mulailah dengan mengenal secara bertahap sehingga anda tahu persis apa yang bisa anda harapkan dari keterlibatan anda di komunitas social media. Ada dua hal yang harus anda lakukan disini, yaitu:</p>
<p>(a) Pilihlah website social media yang anda yakini bisa menjembatani hubungan anda dengan kelompok sasaran. Biasanya di urutan atas daftar anda akan terdapat Twitter, Facebook, LinkedIn, sejumlah blog, forum, baru disusul oleh yang lain.</p>
<p>(b) Lakukan riset lebih mendalam di masing-masing website dalam list yang anda buat tadi untuk memastikan relevansinya. Coba lakukan pencarian untuk merk dan produk anda, merk dan produk pesaing, dan keyword sasaran. Pantau lalu-lintas komunikasi yang terjadi di sekitar merk, produk, dan keyword anda sehingga anda bisa menentukan sekaligus memahami perilaku kelompok sasaran anda.</p>
<p><strong>3. Buat Daftar Kontak dan Konten</strong></p>
<p>Jika kita menjalankan keterlibatan kita di komunitas social media dengan tepat, jaringan akan tumbuh secara alami dengan sendirinya. Mulailah membangun jaringan dengan melibatkan diri di dalam percakapan yang relevan dan anda fahami. Anda bisa melakukannya misalnya dengan mengikuti blog-blog yang relevan dengan bidang anda atau mengidentifikasi kemudian melibatkan diri dalam percakapan yang melibatkan orang-orang yang berpengaruh serta relevan dengan bidang anda.</p>
<p><strong>4. Bangun Jaringan dengan Melibatkan Diri Dalam Percakapan</strong></p>
<p>Setelah anda merasa cukup dengan riset dan pemantauan yang anda lakukan, mulailah melibatkan diri dalam percakapan dengan memberi komentar di blog dan forum, memberi jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan di Yahoo! atau LinkedIn, melibatkan diri dalam kelompok diskusi yang relevan, melibatkan diri dalam percakapan Twitter, dll.</p>
<p>Mulailah membangun jaringan dengan mengikuti atau berteman dengan tokoh-tokoh yang berpengaruh di bidang anda. Jangan terpaku dengan orang-orang yang memiliki ribuan follower. Banyak orang yang sangat berpengaruh tetapi jumlah followernya tidak terlalu banyak.</p>
<p><strong>5. Perkuat Terus Jaringan Anda</strong></p>
<p>Jangan bersembunyi di balik avatar, muncul dan berkomunikasilah sebagai sosok yang nyata. Selain interaksi yang intensif di dunia maya, libatkan diri anda di dalam forum-forum dan event-event nyata. Selain membantu anda menambah wawasan, bertemu secara fisik akan memperkuat hubungan anda dengan orang-orang yang mungkin tadinya hanya anda temui melalui social medial.</p>
<p><strong>6. Ukur Pencapaian Anda</strong></p>
<p>Seperti hal-hal lain dalam bisnis, anda juga harus memantau pencapaian anda, mengukur keberjasilan anda. Kemudian korelasikanlah pencapaian tersebut dengan sasaran yang anda buat di awal.</p>
<p>Beberapa yang biasa dijadikan ukuran adalah:</p>
<p>(a) Peningkatan pengenalan merk di dunia social media. Beberapa parameter yang bisa dijadikan ukuran diantaranya follower Twitter, like di Facebook, komentar, berapa serin kita disebut di dalam percakapan, dan sebagainya.</p>
<p>(b) Peningkatan sentimen positif. Disini kita perlu mencatat penyebutan merk atau produk kita dengan konotasi yang negtif maupun positif. Berfikir dan bertindaklah bijak. Seperti di dunia nyata, di ranah social media kita juga mendapati kejadian-kejadian dimana sesuatu yang positif justru disikapi orang negatif.</p>
<p>(c) Peningkatan dari hubungan sosial menjadi hubungan bisnis. Pantaulah orang-orang yang terhubung dengan anda. Selalu perhatikan kemungkinan menjalin hubungan bisnis yang saling menguntungkan jika ada kesempatan.</p>
<p>(d) Peningkatan traffic ke website. Seiring meningkatnya kredibilitas anda, merk dan produk, serta perusahaan anda di dunia social media, website anda akan mendapatkan peningkatan kunjungan oleh pengunjung-pengunjung yang datang melalui website social media.</p>
<p><strong>7. Analisa, adaptasi, sempurnakan.</strong></p>
<p>Keterlibatan kita di ranah social media bukan sesuatu yang kita lakukan jangka pendek. Karena itu, seperti bisnis yang memiliki iterasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, disini juga kita juga harus melakukan hal yang sama, menganalisa kampanye social media yang sudah kita lakukan, mengadaptasi temuan-temuan positif ke dalam proses, serta menggunakannya untuk terus melakukan penyempurnaan.</p>
<p>Eksperimen dan pengujian terus menerus akan semakin menyempurnakan langkah kita dalam kampanye social media yang kita lakukan. Semakin jauh anda terlibat anda semakin terbiasa, semakin mengenal, dan semakin memahami apa seharusnya anda lakukan dan yang tidak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2011/06/09/menyusun-strategi-social-media-yang-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foursquare</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/04/29/foursquare/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/04/29/foursquare/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 08:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[fourspace]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Foursquare diciptakan oleh Dennis Crowley dan Naveen Selvadurai setelah perusahaan yang mereka dirikan, Dodgeball, dibeli oleh Google tahun 2004 tetapi kemudian Google memutuskan untuk menutupnya pada tahun 2009. Awalnya Foursquare hanya memiliki sedikit pengguna yang tersebar di 100 kota dimana layanan tersebut dapat diakses. Tetapi setelah mereka mengubah model pengenalan lokasi dengan memungkinkan orang bisa [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F04%2F29%2Ffoursquare%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/4square.png"><img class="alignleft size-full wp-image-477" style="margin: 5px;" title="4square" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/04/4square.png" alt="" width="343" height="140" /></a>Foursquare diciptakan oleh Dennis Crowley dan Naveen Selvadurai setelah perusahaan yang mereka dirikan, Dodgeball, dibeli oleh Google tahun 2004 tetapi kemudian Google memutuskan untuk menutupnya pada tahun 2009. Awalnya Foursquare hanya memiliki sedikit pengguna yang tersebar di 100 kota dimana layanan tersebut dapat diakses. Tetapi setelah mereka mengubah model pengenalan lokasi dengan memungkinkan orang bisa &#8220;cek-in&#8221; dari manapun di seluruh muka bumi, jumlah pemakainya melesat menjadi sekitar 500,000 hanya dalam satu tahun.<span id="more-476"></span></p>
<p>Sukses ini membuat banyak orang memperkirakan bahwa hoki Foursquare akan sama atau bahkan lebih baik dari Twitter. Dengan sukses Foursquare Google tentunya menyesali keputusannya menutup Dodcgeball, langkah yang memotivasi Crownley dan Selvadurai mendulang sukses diluar lingkaran perusahaan raksasa itu.</p>
<p><strong>Apa itu Foursquare?</strong></p>
<p>Meskipun respon pada saat diperkenalkan pada bulan Maret tahun lalu relatif rendah, Foursquare melejit menjadi salah satu media jaringan sosial paling populer karena dua fungsi utamanya (1) Foursquare memungkinkan pengguna untuk &#8220;cek-in&#8221; dan memberi tahu lokasinya  pada teman sesama pengguna secara otomatis (2) pengguna bisa mengikuti permainan seru bersama pengguna lainnya.</p>
<p>Secara teknis Foursquare bekerja hampir seperti Twitter tapi lebih berorientasi lokasi. Jadi jika dengan Twitter kita mempublikasikan segala macam hal yang ada di kepala kita, dengan Foursquare kita mempublikasikan lokasi kita. Meskipun demikian sepertinya fungsi permainannya menjadi daya tarik yang lebih kuat bagi kebanyakan pemakai.</p>
<p><strong>Cara kerja</strong></p>
<p>Setiap kali kita mengunjungi tempat-tempat tertentu seperti sekolah, gedung perkantoran, cafe, mall, dan sebagainya, pemakai bisa &#8220;cek-in&#8221; dengan menggunakan ponsel. Jika &#8220;cek-in&#8221; pada akhir pekan atau diluar jam kerja normal, pengguna akan mendapatkan point. Lokasi-lokasi tertentu memiliki tag dimana pengguna akan dihadiahi &#8220;badge&#8221; untuk setiap kunjungan jika dia sering &#8220;cek-in&#8221; di tempat tersebut. Logika mengenai badge ini agak sulit diprediksi. Ada badge yang terkait dengan tag yang diberikan pengguna pada tempat tertentu, badge yang diterima tergantung dari tag yang diberikan. Ada juga yang terkait dengan kota tertentu, tanggal tertentu, acara, dan sebagainya. Pemakai yang sering bermain game lebih sedikit mendapatkan badge.</p>
<p>Untuk memberikan motivasi berkompetisi, Foursquare memiliki tiga tingkat &#8220;superuser status&#8221; yang akan diperoleh jika kita sering melakukan &#8220;cek-in&#8221; dan mengupdate informasi. Pemegang &#8220;superuser status&#8221; berhak untuk melakukan beberapa hal. Misalnya untuk level 1 mempunyai hak untuk meng-edit informasi tempat, menandai tempat dengan tanda tutup, dan memberitahu Foursquare jika ada duplikasi tempat. Level 2 dapat menggabungkan tempat yang duplikasi dan menambahkan kategori pada tempat manapun. Level 3 dapat membuat nama lain dari suatu tempat tertentu dan menghapus listing spam. Pada dasarnya Foursquare memotivasi pengguna untuk turut serta memelihara Foursquare.</p>
<p>Statistik yang dipergunakan untuk memonitor aktivitas pengguna pemperkihatkan posisi kita diantara pengguna, tidak hanya teman-teman yang kita kenal tapi juga pengguna lain di lingkungan kita, misaknya satu kota. Supaya orang aktif terus dan memungkinkan pendatang baru untuk memperoleh dominasi, setiap Minggu malam statistik direset menjadi nol.</p>
<p>Kebanyakan yang ikut permainan berambisi untuk menjadi &#8220;Mayor&#8221; di lokasi favorit mereka. Untuk mendapatkan status tersebut pengguna haru sesering mungkin &#8220;cek-in&#8221; di tempat tersebut pada hari yang berbeda-beda. Yang paling sering dan memiliki foto profil akan mendapat status terhormat tersebut. Ada juga fasilitas untuk membuat &#8220;to-do list&#8221; yang berisi tempat-tempat yang ingin dikunjungi atau bahkan &#8220;dikuasai&#8221;. Sementara dengan fasilitas &#8220;Tips&#8221; pengguna bisa memasukan berbagai informasi mengenai tempat yang dikunjungi seperti hal-hal yang menarik, tempat makan yang enak, dan sebagainya.</p>
<p>Bulan Februari lalu Foursquare menjalin kemitraan dengan Zagat, Bravo, Conde  Nast, dan The New York Times untuk memperkaya fasilitas &#8220;Tips&#8221; dan memberikan badge khusus di lokasi-lokasi yang pernah dipublikasikan media-media tersebut. Untuk saat ini Foursquare bisa berjalan pada platform Android, webOS, iPhone,  Blackberry, dan Windows Mobile.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/04/29/foursquare/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerjasama Yahoo dan Twitter</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/02/24/kerjasama-yahoo-dan-twitter/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/02/24/kerjasama-yahoo-dan-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 06:38:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja tersiar kabar bahwa Twitter dan Yahoo telah menyepakati kerjasama content sharing. Dari detail yang diberitakan, jelas bahwa kerjasama antara Yahoo dan Twitter sifatnya lebih menyeluruh daripada kerjasama pencarian antara Twitter dan Google maupun Bing. Fihak Yahoo menjelaskan bahwa kerjasama tersebut secara garis besar akan meliputi hal-hal berikut: Aksees terhadap feed Twitter dari Yahoo: [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F02%2F24%2Fkerjasama-yahoo-dan-twitter%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/02/facebook-yahoo.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-441" style="margin: 5px;" title="facebook-yahoo" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/02/facebook-yahoo.jpg" alt="" width="265" height="160" /></a>Baru saja tersiar kabar bahwa Twitter dan Yahoo telah menyepakati kerjasama content sharing. Dari detail yang diberitakan, jelas bahwa kerjasama antara Yahoo dan Twitter sifatnya lebih menyeluruh daripada kerjasama pencarian antara Twitter dan Google maupun Bing. Fihak Yahoo menjelaskan bahwa kerjasama tersebut secara garis besar akan meliputi hal-hal berikut:</p>
<p>Aksees terhadap feed Twitter dari Yahoo: dari berbagai properti Yahoo seperti Mail, Sports, dan homepage, pemakai bisa melihat tweet terbaru yang dibuat oleh teman-temannya.<span id="more-440"></span></p>
<p>Kemampuan untuk mengupdate status dari Yahoo: Yahoo akan menjadi aplikasi client terhadap Twitter sehingga pemakai dapat mengubah status dari berbagai tempat di dalam lingkungan Yahoo. Meskipun demikian belum ada konfirmasi mengenai mekanik yang akan dipergunakan, apakah akan berupa widget atau cara lainnya.</p>
<p>Integrasi media dan pencarian: Update twitter dengan atribut publik akan diintegrasikan dengan dengan bergagai properti Yahoo seperti Search, News, Finance, Entertainment, dan lainnya.</p>
<p>Yahoo akan mendapatkan akses penuh ke dalam database Twitter sehingga setelah terintegrasi kita bisa melihat update Twitter secara langsung mempengaruhi Yahoo Search. Yahoo akan menggunakan Tweet untuk memperbaiki relevansi, pemutakhiran data, dan hasil pencarian yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan tingkat penggunaan fasilitas-fasilitas Yahoo.</p>
<p>Implementasinya akan dimulai secepatnya dan nampaknya akan dimulai dari integrasi pencarian real time. Langkah ini akan mensejajarkan Yahoo Search dengan pesaing-pesaingnya terutana dalam hal data real time. Sumber-sumber terpercaya mengatakan bahwa langkah pertama ini mungkin sudah akan terlaksana malam ini atau besok pagi, sementara itu integrasi-integrasi lainnya akan diimplementasikan secara bertahap masih dalam tahun ini juga.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/02/24/kerjasama-yahoo-dan-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook untuk Bisnis Online</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/12/14/facebook-untuk-bisnis-online/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/12/14/facebook-untuk-bisnis-online/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 08:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[Sama seperti media komunikasi lain seperti telepon dan telepon genggam, Facebook merupakan perangkat yang dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antar pribadi maupun bisnis. Karena itu, seperti halnya telepon, Facebook bisa dimanfaatkan menjadi fasilitas yang memberi manfaat luar biasa bagi kebutuhan bisnis. Disini kita akan membahas beberapa fasilitas yang disediakan Facebook, yang dapat kita manfaatkan untuk kebutuhan [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F12%2F14%2Ffacebook-untuk-bisnis-online%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a rel="attachment wp-att-363" href="http://www.seobali.com/2009/12/14/facebook-untuk-bisnis-online/facebook_logo2/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-363" title="facebook_logo2" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/12/facebook_logo2-150x150.png" alt="facebook_logo2" width="150" height="150" /></a>Sama seperti media komunikasi lain seperti telepon dan telepon genggam, Facebook merupakan perangkat yang dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antar pribadi maupun bisnis. Karena itu, seperti halnya telepon, Facebook bisa dimanfaatkan menjadi fasilitas yang memberi manfaat luar biasa bagi kebutuhan bisnis. Disini kita akan membahas beberapa fasilitas yang disediakan Facebook, yang dapat kita manfaatkan untuk kebutuhan bisnis, terutama pemasaran.</p>
<p><strong>Public Profile</strong></p>
<p><em>Public Profile</em> Facebook, dikenal juga sebagai <em>Facebook Page</em> merupakan media yang ideal bahi bisnis untuk mempresentasikan keberadaannya dalam jaringan sosial. Sayangnya juga paling sering dilewatkan orang.<span id="more-362"></span></p>
<p>Kebanyakan perusahaan menggunakan fasilitas Facebook lain untuk presentasi, misalnya <em>Groups</em>, dan tidak melirik <em>Public Profile</em>. Mungkin karena facebook memasukan <em>Public Profile</em> di bawah kategori <em>Advertising</em>, sehingga orang berfikir bahwa ini merukapan fasilitas berbayar, padahal fasilitas ini dapet dipergunakan secara gratis.</p>
<p><em>Publik Profile</em> dalam hal design dan fungsi sama dengan <em>User Profile</em>, tapi memungkinkan pemakai untuk menyatakan dukungannya terhadap suatu perusahaan dengan menambahkan dirinya sebagai <em>Fans</em>, mereka juga dapat menulis di <em>Wall</em>, mengupload foto dan video, dan bergabung dengan fans lain untuk menyatakan pendapatnya terhadap topik-topik yang beredar di dalam kelompok diskusi.</p>
<p>Kita bisa mengirimkan update kepada pada <em>Fans</em>. Tidak seperti <em>Personal Profile</em> yang membatasi 5,000 anggota, jumlah <em>Fans</em> untuk <em>Public Profile</em> tidak dibatasi. Selain itu kita bisa membuat halaman bisnis tanpa harus memberikan <em>Personal Profile</em>.</p>
<p>Hal terpenting mengapa kita harus menggunakan <em>Public Profile</em> adalah karena halaman ini di-<em>index</em> search engine. Ini menjadi semakin strategis karena Facebook sendiri merupakan salah satu website dengan traffic tertinggi. Jadi jika dikenali Google dan search engine lain merupakan hal penting bagi bisnis anda, masuk akal kalau anda menggunakan <em>Public Profile</em>. Setelah anda membuat <em>Public Profile</em> untuk bisnis anda, jadikan itu basis komunikasi anda.</p>
<p><strong>Events</strong></p>
<p>Fasilitas Facebook lain yang juga sangat bermanfaat adalah <em>Events</em> yang dapat diluncurkan langsung dari <em>Public Profile</em>. Dengan fasilitas ini kita bisa mengabari <em>Fans</em> tentang event dan aktivitas bisnis lain yang akan anda selenggarakan. Sebuar restoran dapat menggunakan <em>Events</em> untuk mempromosikan penampilan live music misalnya. Sebuah perusahaan B to B dapat mempromosikan jadwal sebuah workshop yang akan diselenggarakan. Kelompok non-<em>profit</em> dapat menggakalang dukungan terhadap aktifitas pengumpulan dana amal.</p>
<p>Ingat bahwa aktivitas yang dilakukan pemakai Facebook terekam dalam <em>newsfeed</em>, dan karena itu dapat menyebar dengan sangat cepat melalui mekanisme <em>viral</em>.</p>
<p><strong>Groups</strong></p>
<p>Groups memungkinan kita membuat dan melibatkan diri dalam 200 kelompok berbasis karakteristik, misalnya secara geografis. Masing-masing dapat divungsikan sebagal saluran viral untuk memperluas jangkauan promosi kita di dalam Facebook, dan dapat dipakai sebagai kolam tempat kita memancing prospek dan membangun hubungan.</p>
<p>Sebelum mebuat <em>Group</em> sendiri, cobalah berpartisipasi dalam beberapa <em>Group</em> untuk mempelajari mekanismenya. Seperti halnya <em>Event</em>, Group merupakan suplemen, bukan substitusi bagi halaman bisnis kita.</p>
<p><strong>Ads</strong></p>
<p><em>Ads</em> merupakan jelmaan <em>AdSense</em> milik Google. Basisnya tekstual, tapi menyertakan sebuah gambar kecil masih dimungkinkan. Kita dapat memasukan <em>Social Actions</em>, catatan naratif tentang pemakai lain relevan dengan apa yang kita tawarkan pada halaman bisnis. Setiap pemakai lain melakukan sesuatu yang berhubungan dengan <em>Ads</em>, avatar dan nama pemakai tersebut akan muncul bersamaan dengan <em>Ads</em> pada <em>Profile Page</em> ybs. Manfaat yang dihasilkan adalah dukungan eksternal, jadi pergunakanlah dengan hati-hati.</p>
<p>Masalah dengan <em>Ads</em> baik pada Facebook maupun media sosial lainnya adalah jarangnya pengunjung meng-click <em>Ads</em>. <em>Click-through rate</em> rata-rata untuk <em>Ads</em> pada facebook adalah 0.008%, artinya 80 click setiap 10,000 kali ditampilkan. Orang tidak mengunjungi situs media sosial untuk melihat iklan, mereka datang untuk bersosialisasi. Tapi sama dengan dalam berbagai segi kehidupan lainnya, orang menonton televisi bukan untuk melhat iklan, tapi iklan TV tetap menjadi media periklanan yang sangat dominan.</p>
<p><strong>Apps</strong></p>
<p>Salah satu yang sangat menarik dalam Facebook adalah <em>widgets</em>, aplikasi kecil yang oleh Facebook disebut sebagai <em>Apps</em>. Aplikasi ini tidak dibuat oleh Facebook, tapi oleh programmer-programmer independen. Jumlahnya ribuan dengan berbagai kategori dari game sampai musik, dari yang sangat menarik sampai yang cenderung konyol. Pemakai Facebook bisa membuang waktu berjam-jam untuk bermain-main dengan <em>Apps</em>.</p>
<p>Beberapa aplikasi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis dalam Facebook. Salah satu caranya adalah dengan membangun applikasi promosi yang biasa disebut <em>appvertisements</em>, yang menghubungkan perusahaan kita dengan orang-orang yang ingin menjangkau produk yang kita tawarkan dengan cara yang lebih menyenangkan dan efektif.</p>
<p>Salah satu perusahaan yang sukses dengan mekanisme promosi ini adalah Buddy Media. Mike Lazerow, CEO Buddy Media, menyatakan bahwa rata-rata pemakai menghabiskan 2 menit dan 35 detik dalam <em>appvertisement</em>, 75 kali lipat lebih lama daripada waktu yang mereka habiskan dalam interaksi dengan media promosi online lain seperti <em>banner</em>.</p>
<p>Kita tidak harus menulis program aplikasi sendiri. Kita bisa mengintegrasikan sejumlah aplikasi berorientasi bisnis untuk mempromosikan bisnis kita. Sebaiknya anda menelusuri katehori bisnis untuk mencari aplikasi yang relevan untuk bisnis kita sendiri.</p>
<p><strong>Lexicon</strong></p>
<p><em>Lexicon</em> dibuat Facebook untuk menyaingi <em>Zeitgeist</em> milik Google, sebuah fasilitas untuk menandai dan membandingkan sejumlah tren dalam jaringan. Dengan <em>Lexicon</em> kita memasukan satu kata atau kombinasi dari dua buah kata kemudian membandingkan sampai lima frasa untuk menggali dan menganalisa jutaan posting pada <em>Wall</em>.</p>
<p>Hasil yang didapatkan dipresentasikan secara visual dalam bentuk grafik. Bagi ahli-ahli pemasaran, data yang terpantau dapat dipergunakan untuk memahami keinginan para pemakai Facebook.</p>
<p><strong>Share</strong></p>
<p><em>Share</em> adalah sebuah tombol yang bisa kita tambahkan ke dalam website agar pemakai Facebook dapat memberitahukan website kita pada teman-teman Facebooknya, sehingga bisa mendatangkan traffic yang lebih banyak. Memasang <em>Share</em> tidak susah tapi memerlukan sedikit pengetahuan HTML.</p>
<p><strong>Connect</strong></p>
<p><em>Connect</em> merupakan langkah evolusi terbaru dari platform Facebook. Dengan <em>Connect</em>, pemakai Facebook dapat masuk ke website-website lain dengan menggunakan identitas Facebooknya, sehingga berbagai macam setting pribadi seperti identitas, jaringan teman, dan <em>privacy setting</em> akan ikut terbawa. Dengan fasilitas ini kita tidak perlu memiliki login dan profil pada setiap website, cukup satu profil, profil Facebook yang bisa kita pakai untuk masuk ke website-website lainnya.</p>
<p>Manfaat strategis dari keterbukaan Facebook ini adalah:</p>
<ul>
<li>Pertama Facebook yang tadinya tertutup sekarang terbuka terhadap seluruh jaringan internet melalui website-website lain, artinya website perusahaan kita bisa menjadi salah satunya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Kedua <em>Conect</em> tidak hanya sistem registrasi tapi saluran pemasaran lengkap dengan jutaan pemakai, sebagian diantaranya mungkin dapat menjadi pelanggan anda.</li>
</ul>
<p><strong>Personal Profile</strong></p>
<p>Sosial media adalah media untuk bersosialisasi, yang artinya antar manusia. Karena itu pemakainya akan lebih tertarik untuk berinteraksi dengan sesama manusia, sesama pemakai, daripada merk produk tertentu. Kalaupun itu kemudian mengarah pada urusan bisnis, paling tidak mereka akan berfikir &#8220;saya lebih suka berbisnis dengan orang yang saya kenal dan saya percayai&#8221;. Karena itu imbangilah presentasi <em>Public Profile</em> perusahaan anda dengan <em>Personal Profile</em> yang relevan dimana anda membangun jaringan pribadi antar individu, menjadikan anda nara sumber terpercaya untuk hal yang relevan dengan produk yang anda tawarkan.</p>
<p>Yang harus anda ingat adalah jangan menjual melalui profil pribadi. Biarkan orang mempercayai anda karena pengetahuan dan wawasan yang anda bagi.<!--end page content--></p>
<div><!--clear floats--></div>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/12/14/facebook-untuk-bisnis-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah Sederhana Social Media Marketing</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/11/30/langkah-sederhana-social-media-marketing/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/11/30/langkah-sederhana-social-media-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:36:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[SEM]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[smm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin banyak diantara anda yang memiliki pengalaman seperti saya. Saya bukan orang yang cukup bilian untuk menangkap kehadiran social media sebagai peluang pemasaran. Ketika banyak praktisi online marketing lain sudah mulai membicarakannya, saya masih belum begitu memahami peluang apa yang terbuka dan bagaimana cara memanfaatkannya. Meskipun sudah cukup lama memanfaatkannya untuk berphaha-hihi, saya bahkan bingung [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F11%2F30%2Flangkah-sederhana-social-media-marketing%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Mungkin banyak diantara anda yang memiliki pengalaman seperti saya. Saya bukan orang yang cukup bilian untuk menangkap kehadiran social media sebagai peluang pemasaran. Ketika banyak praktisi online marketing lain sudah mulai membicarakannya, saya masih belum begitu memahami peluang apa yang terbuka dan bagaimana cara memanfaatkannya. Meskipun sudah cukup lama memanfaatkannya untuk berphaha-hihi, saya bahkan bingung bagaimana saya harus memulai memanfaatkan social media untuk pemasaran. <span id="more-338"></span></p>
<p>Alih-alih kemudian tidak melakukan apa-apa untuk mencobanya, mulailah dengan memahami empat langkah sederhana tapi sangat esensial dalam memanfaatkan social media, baik untuk pemasaran maupun untuk keperluan lainnya, seperti digambarkan Erik Qualman dalam artikelnya yang dipublikasikan oleh Search Engine Journal.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-339" href="http://www.seobali.com/2009/11/30/langkah-sederhana-social-media-marketing/social-media-marketing/"><img class="aligncenter size-full wp-image-339" title="social-media-marketing" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/11/social-media-marketing.gif" alt="social-media-marketing" width="420" height="216" /></a></p>
<p>Pahamilah social media marketing sebagai tahapan seperti kita meniti anak tangga, seperti digambarkan pada diagram di atas. Langkah awal tentu saja merupakan yang paling kritis. Tapi anda harus segera memahami bahwa seperti hal-hal lain dalam online marketing, tidak ada cara yang instant. Urutan tahapannya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Listen: mendengarkan, menyimak pembicaraan kelompok sasaran anda mengenai produk yang anda tawarkan, atau jika anda memiliki produk yang cukup dikenal luas, mungkin mengenai merk produk anda.</li>
<li>Interact: berinteraksi, bergabunglah dalam pembicaraan mereka, tapi hindari kesan menjual.</li>
<li>React: sesuaikan produk dan strategi pemasaran anda sesuai dengan apa yang anda tangkap dari berbagai diskusi yang anda simak dan anda ikuti.</li>
<li>Sell: menjual.</li>
</ol>
<p>Bertolak belakang dengan kebanyakan orang yang tanpa basa-basi langsung menawarkan barang dan jasa yang dijualnya, anda perlu memahami bahwa menjual merupakan langkah terakhir.</p>
<p>Dengan mengikuti langkah-langkah ini anda mendapatkan banyak manfaat. Dari sisi anda sebagai penjual, anda mendapat kesempatan untuk mengembangkan produk dan pendekatan yang sesuai dengan keinginan calon pembeli. Dari sisi pembeli anda mempersiapkan mereka dengan pemahaman yang cukup mengenai produk yang (nantinya) anda tawarkan dan manfaatnya.</p>
<p>Perhatikan bahwa pada diagram di atas, Listen dari sisi pembeli berada pada tahap paling atas. Disinilah saatnya anda memanen kerja keras yang anda bangun dan sekaligus mempertahankannya. Mungkin akan lebih mudah bagi anda dengan melihatnya sebagai langkah selanjutnya, 5, 6, 7, 8.</p>
<p>Listen: pelanggan membeli produk yang kita tawarkan dengan pertama-tama menyimak apa yang bisa dia dapatkan dari produk yang kita jual. Langkah menyimak dari sisi pembeli bersamaan dengan langkah menjual dari sisi kita, karena pada tahak-tahap sebelumnya kita baru menyapkan mindset, belum melempar produk.</p>
<p>Interact: pembeli kemudian akan berinteraksi langsung dengan produk yang (mungkin) akan dia beli.</p>
<p>React: dengan &#8220;pengetahuan&#8221; yang dia dapat setelah menyimak dan mencoba, pembeli akan bereaksi, positif ataupun negatif.</p>
<p>Sell: jika pengalamannya positif dia akan membeli, maka transaksi penjualan yang sesungguhnya akan terjadi. Dari sisi kita sebagai penjual, ketika orang membeli artinya kita harus mulai mendengarkan feedback mereka.</p>
<p>Itulah dinamika social media. Jika sebagai menjual anda mengikuti langkah-langkah pada tangga di atas, tangga ini akan berputar terus seperti eskalator yang membawa naik ke tingkat yang lebih tinggi</p>
<p>Sederhana bukan? Memang dalam banyak hal strategi yang terbaik adalah yang paling sederhana.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/11/30/langkah-sederhana-social-media-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter, Apaaan Tuh?</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/09/25/twitter-apaaan-tuh/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/09/25/twitter-apaaan-tuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 06:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Twitter menyebut dirinya sendiri sebagai layanan untuk teman, keluarga, dan rekan kerja untuk berkomunikasi dan tetep terhubung melalui pertukaran jawaban atas sebuah pertanyaan singkat &#8220;What are you doing?&#8221; Seperti saya sendiri, kayaknya kebanyakan orang yang baru mengenali Twitter nggak beneran ngeh dengan arti deskripsi di atas. Untuk mempermudah memahami mekanisme komunikasi melalui fasilitas pesan singkat [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F09%2F25%2Ftwitter-apaaan-tuh%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a rel="attachment wp-att-251" href="http://www.seobali.com/2009/09/25/twitter-apaaan-tuh/twitter-logo-300x300/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-251" style="margin: 5px;" title="twitter-logo-300x300" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/09/twitter-logo-300x300-150x150.gif" alt="twitter-logo-300x300" width="150" height="150" /></a>Twitter menyebut dirinya sendiri sebagai layanan untuk teman, keluarga, dan rekan kerja untuk berkomunikasi dan tetep terhubung melalui pertukaran jawaban atas sebuah pertanyaan singkat &#8220;What are you doing?&#8221;</p>
<p>Seperti saya sendiri, kayaknya kebanyakan orang yang baru mengenali Twitter nggak beneran ngeh dengan arti deskripsi di atas. Untuk mempermudah memahami mekanisme komunikasi melalui fasilitas pesan singkat ini, mulailah dengan memahami Twitter sebagai model baru komunikasi online. Twitter adalah bentuk komunikasi online baru, yang memungkinkan kita memantau komunikasi orang lain dengan cara yang berbeda.<span id="more-250"></span></p>
<p>Saat ini kita mengenal email, instant messanger, media komunikasi verbal seperty Skype, dan sebagainya untuk komunikasi personal langsung. Sementara untuk distribusi komunikasi, antara satu orang dengan banyak penerima kita mengenal blog yang memungkinkan tulisan kita tersebar dengan cepat melalui RSS.</p>
<p>Twitter merupakan kombinasi dari berbagai media komunikasi tadi. Permedaan utamanya adalah setiap posting, sering disebut sebagai tweet, dibatasi hanya sampai maksimum 140 karakter. Sebagai pemakai kita bisa mem-posting update kita atau mengikuti (dikenal dengan istilah follow) update dari pemakai lain. Selain itu kita juga dapat memberikan tanggapan baik secara publik maupun pribadi.</p>
<p>Meskipun pada intinya kita hanya memberikan jawaban dari pertanyaan &#8220;What are you doing?&#8221;, tweet sudah berkembang menjadi media komunikasi sehari-hari dalam berbagai bentuk, misalnya berbagi link konten web yang menarik, ngobrol mengenai topik tertentu, foto, video, musik, bahkan kondisi terkini yang diposting orang yang kebetulan berada di daerah krisis melalui perangkat mobile seperti handphone.</p>
<p>Jadi secara fungsional twitter berada di antara chatting dan blogging. Komunikasi langsung mengenai apa yang kita alami, pikirkan, dll. dilakukan melalui chatting. Bahasan lebih mendalam mengenai topik yang kita ingin juga dibaca orang lain, publik, dapat menggunakan blog. Hal-hal yang kecil, pendek, perlu cepat, kita pakai Twitter.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/09/25/twitter-apaaan-tuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

