<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknik SEO Indonesia &#187; Search Engine</title>
	<atom:link href="http://www.seobali.com/category/search-engine/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.seobali.com</link>
	<description>Teknik SEO, Online Marketing, Web Design, segala yang anda butuhkan untuk bisnis online yang sukses. SEO Indonesia mampu menguasai dunia maya.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 09:50:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Google Panda Sudah Berlaku Global</title>
		<link>http://www.seobali.com/2011/08/16/google-panda-sudah-berlaku-global/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2011/08/16/google-panda-sudah-berlaku-global/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 03:24:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[panda]]></category>
		<category><![CDATA[ranking]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[Para praktisi dan pemerhati SEO tentu sudah pernah mendengar dan sedikit banyak mengetahui apa yang disebut Google Panda. Google Panda adalah perubahan algoritma komprehensif yang dilakukan Google dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian. Selain mempengaruhi ranking dari banyak website, pengembangan algoritma ini mengubah paradigma SEO secara radikal. Google sendiri terus menyempurnakan Google Panda. Banyak [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.seobali.com/2011/07/04/google-panda-mengubah-paradigma-seo/' rel='bookmark' title='Google Panda Mengubah Paradigma SEO'>Google Panda Mengubah Paradigma SEO</a> <small>Panda merupakan update terhadap algoritma Google yang diluncurkan pada bulan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2011%2F08%2F16%2Fgoogle-panda-sudah-berlaku-global%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/08/matt-cutts-google-panda.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-643" style="margin: 5px;" title="matt-cutts-google-panda" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2011/08/matt-cutts-google-panda.jpg" alt="" width="274" height="221" /></a>Para praktisi dan pemerhati SEO tentu sudah pernah mendengar dan sedikit banyak mengetahui apa yang disebut Google Panda. Google Panda adalah perubahan algoritma komprehensif yang dilakukan Google dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian. Selain mempengaruhi ranking dari banyak website, pengembangan algoritma ini mengubah paradigma SEO secara radikal.</p>
<p>Google sendiri terus menyempurnakan Google Panda. Banyak pemerhati meyakini bahwa Google sekarang menggunakan Panda versi 2.3. Apa perbedaan masing-masing versi, tentu hanya Google yang tahu, pengamat dan praktisi hanya dapat menganalisa dari apa yang mereka pantau. Tetapi yang penting kita ketahui adalah bahwa Google telah memberlakukan update Panda ke seluruh dunia dengan berbagai bahasa.</p>
<p>Panda diperkenalkan di Amerika Serikat untuk pencarian berbahasa Inggris pada bulan Februari. Sesaat setelah itu, Google memberlakukannya ke seluruh dunia khusus untuk pencarian berbahasa Inggris. Minggu ini Google memberlakukannya untuk semua bahasa kecuali Jepang, Cina, dan Korea dimana Google masih perlu melakukan penyempurnaan.</p>
<p>Untuk kebanyakan bahasa, efeknya diyakini tidak akan terlalu besar. Diperkirakan hanya antara 6% sampai 9% pencarian akan terpegaruh. meskipun demikian, pencarian yang terpengaruh akan menunjukan perubahan hasil yang cukup kentara. Untuk pencarian berbahasa Inggris, pengaruhnya diperkirakan mencapai 12%, jauh lebih besar dari bahasa lain. Karena untuk pencarian berbahasa Inggris Google sudah memberlakukannya dari beberapa bulan lalu, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan yang membawa efek lebih besar sudah terjadi.</p>
<p>&#8220;Hasil evaluasi yang kami lakukan secara ilmiah terhadap data yang kami kumpulkan menunjukkan peningkatan kualitas hasil pencarian yang menyeluruh,&#8221; kata salah satu petinggi Google, Amit Singhal seperti dilansir searchenginejournal.com. &#8220;Respon dari pengguna terhadap Panda juga sangat baik,&#8221; lanjut Amit.</p>
<p>Seperti biasa, nampaknya Google sudah menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan memperbaiki berbagai masalah yang ditemui sejak Panda diperkenalkan. Jadi sekarang tinggal PR kita untuk beradaptasi dengan baik dengan Panda.</p>
<p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.seobali.com/2011/07/04/google-panda-mengubah-paradigma-seo/' rel='bookmark' title='Google Panda Mengubah Paradigma SEO'>Google Panda Mengubah Paradigma SEO</a> <small>Panda merupakan update terhadap algoritma Google yang diluncurkan pada bulan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2011/08/16/google-panda-sudah-berlaku-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Buruk Bisa Mempengaruhi Ranking Google</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/12/03/pelayanan-buruk-bisa-mempengaruhi-ranking-google/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/12/03/pelayanan-buruk-bisa-mempengaruhi-ranking-google/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Dec 2010 03:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[Melalui blog resminya Google baru saja mengumumkan penyempurnaan yang membawa beberapa pengaruh terhadap algoritma pencariannya. Hal yang menarik disini adalah upaya Google menghubungkan antara kualitas layanan merchant (pemilik website yang menjual produk atau jasa tertentu pada websitenya &#8211; dengan ranking mereka pada daftar hasil pencarian (SERP) Google. Anda bisa melihat pengumuman selengkapnya pada http://googleblog.blogspot.com/2010/12/being-bad-to-your-customers-is-bad-for.html. 1. [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F12%2F03%2Fpelayanan-buruk-bisa-mempengaruhi-ranking-google%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/12/bad-user-experience.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-565" style="margin: 5px;" title="Telephone off Receiver" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/12/bad-user-experience.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Melalui blog resminya Google baru saja mengumumkan penyempurnaan yang membawa beberapa pengaruh terhadap algoritma pencariannya. Hal yang menarik disini adalah upaya Google menghubungkan antara kualitas layanan merchant (pemilik website yang menjual produk atau jasa tertentu pada websitenya &#8211; dengan ranking mereka pada daftar hasil pencarian (SERP) Google. Anda bisa melihat pengumuman selengkapnya pada http://googleblog.blogspot.com/2010/12/being-bad-to-your-customers-is-bad-for.html.</p>
<p><strong>1. Google Menentukan Ranking Berdasarkan Kualitas Layanan</strong></p>
<p>Jelas dinyatakan bahwa Google telah menambahkan cara untuk sampai tingkat tertentu mendeteksi kualitas layanan yang diberikan. Mereka yang memberikan layanan dengan kualitas yang buruk rankingnya akan diturunkan. Dalam pengumumannya Google menjelaskan sbb:</p>
<blockquote><p>Dalam beberapa hari terakhir kami telah mengembangkan solusi algoritmis untuk mendeteksi pedagang yang dalam pandangan kami memberikan kualitas layanan yang buruk. Algoritma tersebut telah kami masukkan ke dalam sistem ranking kami dengan harapan agar mereka yang melakukan pencarian melalui Google akan menemukan pedagang yang memberikan layanan yang baik.</p></blockquote>
<p>Selanjutnya Google juga menyatakan bahwa mereka telah menemukan cara yang efektif untuk untuk memenuhi misi tesebut dengan mengunakan sesuatu uang mereka sebut dengan analisa sentimen.</p>
<p><strong>2. Google Menyempurnakan Algoritma untuk Merespons Berita</strong></p>
<p>Menarik untuk disimak bahwa setelah the New York Times memunculkan berita mengenai perusahaan yang dengan sengaja mengecewakan pelanggannya untuk mendapatkan ranking yang baik, Google menyempurnakan algoritma mereka untuk mengeliminasi masalah tersebut.</p>
<p>Tentunya Google secara konsisten memantau umpan balik dari web, blog, forum, dan berbagai sumber lainnya untuk menyempurnakan algoritma mereka. Tapi kenyataan bahwa Google langsung merespon ketika muncul berita mengenai adanya potensi pemakai yang dirugikan merupakan sesuatu yang sangat menarik.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/12/03/pelayanan-buruk-bisa-mempengaruhi-ranking-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paradigma Google Instant</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/09/21/paradigma-google-instant/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/09/21/paradigma-google-instant/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 09:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[adwords]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[google instant]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Akhir minggu lalu Google memperkenalkan Google Instant, sebuah mekanisme interaktif dalam melakukan pencarian melalui search engine. Jonathan Allen dari Search Engine Watch mengomentarinya sebagai &#8220;perubahan terbesar dalam mekanik antar muka search engine sepanjang sejarah dan salah satu proyek rekayasa Google paling signifikan setelah Caffeine. Apakah perubahan terakhir ini akan mengharuskan kita merevisi strategi SEO kita? [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F09%2F21%2Fparadigma-google-instant%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/09/google-instant-doodle.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-535" title="google-instant-doodle" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/09/google-instant-doodle.jpg" alt="" width="320" height="146" /></a>Akhir minggu lalu Google memperkenalkan Google Instant, sebuah mekanisme interaktif dalam melakukan pencarian melalui search engine. Jonathan Allen dari Search Engine Watch mengomentarinya sebagai &#8220;perubahan terbesar dalam mekanik antar muka search engine sepanjang sejarah dan salah satu proyek rekayasa Google paling signifikan setelah Caffeine. Apakah perubahan terakhir ini akan mengharuskan kita merevisi strategi SEO kita?</p>
<p>Googke sebenarnya sudah mengindikasikan kehadiran Google Instant sebelum mereka benar-benar meluncurkannya, dengan menampilkan Doodle &#8211; logo Google &#8211; yang unik, berupa bola-bola yang bergerak ketika kita melakukan mouse-over dan kembali pada posisi semula ketika mouse berhenti digerakkan. Google menjelaskan bahwa Doodle unik itu merepresentasikan bagaimana seharusnya sebuah search engine bekerja, cepat, nyaman, dan interaktif, persis seperti Google Instant.<span id="more-534"></span></p>
<p>Search Engine World melaporkan bahwa Google sebenarnya sudah mengembangkan fasilitas ini cukup lama. Google Instant mengkombinasikan sistem koreksi ejaan yang telah disempurnakan, hasil pencarian universal, Google Suggest, dan mekanisme yang membuat seolah-olah search engine dapat membaca apa yang ada di kepala kita saat mengetikkan kata kunci pencarian.</p>
<p>Untuk sementara Google Instant hanya tersedia bagi semua pemakai di Amerika Serikat dan pemakai-pemakai yang log-in di Perancis, Jerman, Italia, Rusia, Spanyol, dan Inggris. Sistem beroperasi pada browser Chrome, Firefox, Safari dan IE 8 dengan mengakses halaman pencarian utama Google. Pencarian melalui toolbar masih menggunakan mekanisme lama.  Sayangnya untuk sementara meskipun pengguna telah memenuhi persyaratan tersebut, belum tentu bisa langsung menikmati Google Instant. &#8220;Google Instant not working&#8221; menjadi frasa yang cukup populer akhir-akhir ini.</p>
<p>Begitu kita mulai mengetikkan kata kunci pencarian Google mulai menampilkan hasil pencarian dengan dengan memprediksi apa yang anda cari dari karakter yang telah anda ketikan. Secara dinamis hasil pencarian yang ditampilkan akan berubah setiap kali anda mengetikkan satu huruf baru. Selain hasil pencarian, kotak tempat mengetikkan kata kunci juga berubah menjadi drop-down yang berisi deretan kata kunci populer yang sesuai dengan huruf-huruf yang telah anda ketikkan. Mekanisme ini juga bekerja dinamis, setiap kita mengetikan satu huruf baru, isi daftarnya juga langsung menyesuaikan.</p>
<p>Fasilitas lain tetap tersedia dan bekerja seperti semula termasuk Google Squared dan Universal Search, demikian juga dengan daftar saran pencarian pada Something Different. Di bagian bawah link-link menuju pencarian yang relevan dengan keyword yang kita masukkan juga tetap tersedia.</p>
<p>Blog resmi Google menjelaskan tujuan mereka menyediakan fasilitas ini adalah untuk memberikan pencarian yang lebih baik dan lebih cepat. &#8220;Pengujian kami menunjukan bahwa Google Instant menghemat waktu pemakai rata-rata sekitar 2 sampai 5 detik setiap pencarian&#8221;. Jika hanya berfikir satu kali pencarian mungkin angka tersebut terasa kecil, tapi bayangkan jika anda menjumlahkan berapa kali anda melakukan pencarian dalam sehari, seminggu, sebulan.</p>
<p>Dasar pemikiran dari pengembangan sistem ini nampak sepele atau malah agak aneh. &#8220;Kami menyimpulkan bahwa orang mengetik jauh lebih lambat daripada membaca. Kita rata-rata perlu 300 milidetik untuk setiap huruf yang kita ketikkan, sementara untuk melirik bagian halaman yang lain kita hanya perlu 30 milidetik, hanya sepersepuluhnya. Artinya kita bisa menyapu hasil pencarian yang ditampilkan tanpa berhenti mengetikan kata kunci&#8221;.</p>
<p>Lalu apa konsekuensinya bagi kita sebagai praktisi SEO? Secara praktis ini sangat tergantung dari bagaimana nantinya orang melakukan pencarian dengan mekanisme baru ini. Topik ini menjadi perhatian cukup serius dalam forum-forum SEO. Matt Cutts cenderung mengatakan bahwa akan datang waktunya mekanisme baru ini mempengaruhi SEO. Matt tidak melihat bahwa mekanisme baru ini akan mengubah hasil pencarian atau mempengaruhi ranking. Tapi cara orang melakukan pencarian mungkin akan berubah.</p>
<p>Hal lain yang akan terpengaruh oleh mekanisme baru ini adalah perhitungan tampilan iklan yang dalam terminologi Google kita kenal sebagai AdWords impression. Blog resmi Google AdWords menjelaskan bahwa Google berharap bahwa mekanisme baru ini akan meningkatkan loyalitas pengguna, termasuk mereka yang mengkonsumsi iklan. &#8220;Iklan tetap muncul dengan tampilan yang sama, tapi melalui mekanisme predicted search&#8221;. Konsekuensinya iklan yang ditargetkan untuk keyword &#8220;hotels&#8221; misalnya, mungkin sudah akan muncul saat orang baru mengetik &#8220;hot&#8221;. Artinya Google harus mengatur ulang mekanisme pencatatan impression. &#8220;Dengan Google Instant, impression baru dihitung jika pemakai melakukan sesuatu terhadap hasil pencarian yang ditampilkan seperti mengklik link yang ditampilkan atau berhenti mengetikkan kata kunci&#8221;. Secara keseluruhan ini bisa menaikkan atau menurunkan tagihan dari biaya iklan yang dibebankan pada pemasang iklan.</p>
<p>Meskipun Google sangat bersemangat dengan perubahan terbaru ini, mereka nampak realistis dalam memperkirakan efeknya terhadap perilaku pemakai. Sementara praktisi SEO masih banyak berbeda pendapat, secara umum diyakini bahwa mekanisme baru ini akan mendorong pencarian lebih jauh ke arah long tail.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/09/21/paradigma-google-instant/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 06:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[crawler]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[indexing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009 untuk memancing feedback. Pada bulan November 2009 Caffeine diujicoba pada satu data center. Blog resmi Google mengatakan sebagai berikut: &#8230; whole new web indexing system with more than 50 percent fresher than our last index and it’s the largest collection of web content we’ve offered. [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F06%2F09%2Fgoogle-beroperasi-penuh-dengan-caffeine%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009 untuk memancing feedback. Pada bulan November 2009 Caffeine diujicoba pada satu data center. Blog resmi Google mengatakan sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>&#8230; whole new web indexing system with more than 50 percent fresher than our last index and it’s the largest collection of web content we’ve offered.</p></blockquote>
<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/06/google-caffeine-cup.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-498" title="google-caffeine-cup" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/06/google-caffeine-cup.jpg" alt="" width="240" height="325" /></a>Maile Ohye dari Google Webmaster Central mengatakan &#8220;Web secara keseluruhan tumbuh dan berevolusi. Caffeine memungkinkan kita mengimbangi pertumbuhan dan evolusi tersebut. Ketika ekosistem secara keseluruhan berubah, kita harus mengimbangi perubahan tersebut sehingga tetap mampu memberikan hasil pencarian yang relevan kepada para pengguna&#8221;. Sementara Matt Cutts menyatakan &#8220;Caffeine memberi keuntungan bukan hanya bagi pencari tetapi juga bagi pemilik website karena memungkinkan halaman web masuk ke dalam hasil pencarian hanya beberapa detik setelah kinjungan crawler&#8221;.</p>
<p>Caffeine merupakan penyempurnaan dari infrasturktur indexing Google, tidak mengubah algoritma rankingnya. Saat ini Caffeine sudah beroperasi di semua data center, semua negara, dalam semua bahasa.</p>
<p><strong></strong>Sebelumnya sistem crawling dan indexing Google menggunakan metode batch. Dalam metode ini crawler akan mengunjungi dan membaca sejumlah halaman, baru kemudian hasilnya diproses dan dimasukan ke dalam index. Sementara sistem terus bekerja, semua halaman web yang menumpuk di dalam batch harus menunggu sebelum mendapatkan giliran untuk diproses dan dimasukkan ke dalam index.</p>
<p>Sekarang begitu crawler mengunjungi dan membaca halaman web, hasil pembacaannya langsung diproses dan dimasukkan ke dalam index pada saat itu juga. Dengan metode ini Google menklaim dapat memberikan indeks yang 50% lebih up-to-date dari sebelumnya.</p>
<p>Jadi perlu dicatat disini bahwa penggunaan teknologi Caffeine tidak menyebabkan halaman web anda dikunjungi crawler lebih cepat, tapi begitu crawler berkunjung halaman web anda lebih cepat ditemukan mereka yang melakukan pencarian melalui Google. Dalam hal ini anda bisa memperkirakan kapan crawler akan datang dengan memantau jejaknya melalui log server anda.</p>
<p>Selain itu fleksibilitas Google dalam menampung berbagai informasi mengenai halaman web semakin baik. Google memang menyimpan berbagai data mengenai kalaman web yang dia index misalnya halaman web mana saja yang me-link ke halaman tersebut, anchor teks apa saja yang dipergunakan pada link dari halaman-halaman web lain, dan sebagainya. Caffeine memberikan fleksibilitas lebih baik sehingga Google bisa menyimpain informasi yang jauh lebih detail.</p>
<p>Google memang mungkin belum mempergunakan peningkatan fleksibilitas itu pada saat ini, tapi langkahnya menyiapkan fleksibilitas tersebut menandakan bahwa Google sudah memiliki rencana. Jadi meskipun Caffeine bukan merupakan penyempurnaan ataupun perubahan algoritma ranking, bisa saja Google menggunakan kemampuan baru yang dihadirkan Caffeine untuk mendukung penyempurnaan algoritma.</p>
<p>Matt Cutts secara spesifik mengatakan &#8220;Perlu difahami bahwa Caffeine adalah penyempurnaan arsitektur indexing. Meskipun demikian Caffeine memungkinkan kita meyimpan dan mengolah lebih banyak informasi mengenai halaman web yang kita index sehingga di masa depan akan dapat kita pergunakan untuk penyempurnaan algoritma ranking&#8221;.</p>
<p>Untuk saat ini, pemilik website sepertinya belum akan mendapatkan manfaat langsung yang signifikan dengan kehadiran Caffeine. Di sisi lain pemilik website juga tidak perlu mengkhawatirkan efeknya pada ranking website. Tetapi di masa yang akan datang Google pasti akan menggunakan kemampuan yang dimiliki Caffeine untuk menyempurnakan algoritma rankingnya juga. Jadi ada baiknya kita untuk mulai menyempurnakan strategi SEO kita juga.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/06/09/google-beroperasi-penuh-dengan-caffeine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Search Engine Meledak di Akhir 2009</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 07:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[bing]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun Google masih tetap memimpin pasar, Bing milik Microsoft dan Baidu di China mulai unjuk gigi. Orang melakukan jauh lebih banyak pencarian bulan lalu, dan kebanyakan dari mereka masih menggunakan Google untuk melakukannya. Hasil studi yang diterbitkan oleh comScore Inc. menunjukan bahwa jumlah pencarian pada bulan Desember 2009 meningkat 46% jika dibandingkan dengan periode yang [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F01%2F26%2Fpenggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Meskipun Google masih tetap memimpin pasar, Bing milik Microsoft dan Baidu di China mulai unjuk gigi. Orang melakukan jauh lebih banyak pencarian bulan lalu, dan kebanyakan dari mereka masih menggunakan Google untuk melakukannya.</p>
<p>Hasil studi yang diterbitkan oleh comScore Inc. menunjukan bahwa jumlah pencarian pada bulan Desember 2009 meningkat 46% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008. Secara keseluruhan perusahaan web-tracking ini menyatakan bahwa pada bulan Desember saja, pemakai berusia lebih dari 15 tahun melakukan 131 milyar pencarian, atau rata-rata 4 milyar per hari, 175 juta per jam, 29 juta per menit.<span id="more-406"></span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="2" width="409">
<tbody>
<tr>
<td colspan="4" width="545" valign="top"><strong>Top 10 Search Properties by Searches Conducted</strong><br />
<strong>December 2009 vs. December 2008</strong><br />
<strong>Total Worldwide, Age 15+ &#8211; Home &amp; Work Locations</strong><br />
<strong>Source: comScore qSearch</strong></td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="253" valign="top"></td>
<td colspan="3" width="292" valign="top"><strong>Searches (MM)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="97" valign="top"><strong>Dec-2008</strong></td>
<td width="97" valign="top"><strong>Dec-2009</strong></td>
<td width="97" valign="top"><strong>Percent Change</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top"><em>Worldwide </em></td>
<td width="97" valign="top"><em>89,708</em></td>
<td width="97" valign="top"><em>131,354</em></td>
<td width="97" valign="top"><em>46%</em></td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Google Sites</td>
<td width="97" valign="top">55,638</td>
<td width="97" valign="top">87,809</td>
<td width="97" valign="top">58%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Yahoo! Sites</td>
<td width="97" valign="top">8,389</td>
<td width="97" valign="top">9,444</td>
<td width="97" valign="top">13%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Baidu.com Inc.</td>
<td width="97" valign="top">7,963</td>
<td width="97" valign="top">8,534</td>
<td width="97" valign="top">7%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Microsoft Sites</td>
<td width="97" valign="top">2,403</td>
<td width="97" valign="top">4,094</td>
<td width="97" valign="top">70%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">eBay</td>
<td width="97" valign="top">1,327</td>
<td width="97" valign="top">2,102</td>
<td width="97" valign="top">58%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">NHN Corporation</td>
<td width="97" valign="top">1,892</td>
<td width="97" valign="top">2,069</td>
<td width="97" valign="top">9%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Yandex</td>
<td width="97" valign="top">992</td>
<td width="97" valign="top">1,892</td>
<td width="97" valign="top">91%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Facebook.com</td>
<td width="97" valign="top">1,023</td>
<td width="97" valign="top">1,572</td>
<td width="97" valign="top">54%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Ask Network</td>
<td width="97" valign="top">1,053</td>
<td width="97" valign="top">1,507</td>
<td width="97" valign="top">43%</td>
</tr>
<tr>
<td width="253" valign="top">Alibaba.com Corporation</td>
<td width="97" valign="top">1,118</td>
<td width="97" valign="top">1,102</td>
<td width="97" valign="top">-1%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&#8220;Pasar pencarian global terus menanjak dengan peningkatan yang luar biasa. Baik pasar yang sudah mapan maupun pasar baru sama-sama memberikan kontribusi pada pertumbuhan global&#8221;, kata Jack Flanagan, Executive Vice President comScore. &#8220;Pencarian jelas akan menjadi semakin banyak dilakukan oleh pengguna internet, baik melalui search engine, melalui jaringan tertentu, maupun di dalam website tertentu&#8221;.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="2" width="400">
<tbody>
<tr>
<td colspan="4" width="533" valign="top"><strong>Top 10 Countries by Number of Searches Conducted*</strong><br />
<strong>December 2009 vs. December 2008</strong><br />
<strong>Total Worldwide, Age 15+ &#8211; Home &amp; Work Locations</strong><br />
<strong>Source: comScore qSearch</strong></td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="213" valign="top"></td>
<td colspan="3" width="320" valign="top"><strong>Searches (MM)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="107" valign="top"><strong>Dec-2008</strong></td>
<td width="107" valign="top"><strong>Dec-2009</strong></td>
<td width="107" valign="top"><strong>Percent Change</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top"><em>Worldwide</em></td>
<td width="107" valign="top"><em>89,708</em></td>
<td width="107" valign="top"><em>131,354</em></td>
<td width="107" valign="top"><em>46%</em></td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">United States</td>
<td width="107" valign="top">18,688</td>
<td width="107" valign="top">22,741</td>
<td width="107" valign="top">22%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">China</td>
<td width="107" valign="top">11,778</td>
<td width="107" valign="top">13,278</td>
<td width="107" valign="top">13%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">Japan</td>
<td width="107" valign="top">6,213</td>
<td width="107" valign="top">9,170</td>
<td width="107" valign="top">48%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">United Kingdom</td>
<td width="107" valign="top">4,623</td>
<td width="107" valign="top">6,245</td>
<td width="107" valign="top">35%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">Germany</td>
<td width="107" valign="top">4,079</td>
<td width="107" valign="top">5,609</td>
<td width="107" valign="top">38%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">France</td>
<td width="107" valign="top">3,362</td>
<td width="107" valign="top">5,425</td>
<td width="107" valign="top">61%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">South Korea</td>
<td width="107" valign="top">2,796</td>
<td width="107" valign="top">4,039</td>
<td width="107" valign="top">44%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">Brazil</td>
<td width="107" valign="top">2,454</td>
<td width="107" valign="top">3,763</td>
<td width="107" valign="top">53%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">Canada</td>
<td width="107" valign="top">2,900</td>
<td width="107" valign="top">3,710</td>
<td width="107" valign="top">28%</td>
</tr>
<tr>
<td width="213" valign="top">Russian Federation</td>
<td width="107" valign="top">1,735</td>
<td width="107" valign="top">3,333</td>
<td width="107" valign="top">92%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>comScore juga mencatat bahwa pengguna internet di Amerika Serikat melakukan pencarian lebih banyak dari negara lain di dunia. Orang Amerika melakukan 22.7 milyar pencarian atau setara dengan 17% dari total jumlah pencarian global bulan lalu. &#8220;Empat puluh enam persen pertumbuhan year-to-year merupakan angka yang luar biasa meskipun tidak terlalu mengejutkan&#8221;, kata Dan Olds, seorang analis pada Gabriel Consulting Group. &#8220;Kita tahu bahwa pencarian merupakan salah satu yang sangat banyak dilakukan pengguna internet. Orang semakin banyak melakukan pemenuhan kebutuhannya melalui internet, jadi wajar saja kalau pasar pencarian tumbuh terus. Di sebagian belahan dunia orang baru mulai mendapatkan akses internet broadband sehingga pertumbuhan antara 2008 dan 2009 nampak sangat mencolok&#8221;.</p>
<p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/01/search-engine-optimisation.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-407" title="search-engine-optimisation" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/01/search-engine-optimisation-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Raksasa search engine, Google, tetap mempertahankan reputasinya selama tahun 2009 dengan melayani 66.8% atau 87.8 milyar pencarian bulan lalu seperti diungkap comSearch. Dari 131 milyar pencarian yang dilakukan bulan lalu, 87.8 dilakukan dengan menggunakan Google. comScore juga mengungkapkan bahwa Google mengalami 58% lonjakan volume pencarian dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Yahoo berada pada posisi kedua dengan 9.4 milyar, 13% lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu. Baidu dari China melayani 8.5 milyar pencarian, 7% peningkatan dari periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Bing besutan Microsoft meskipun angkanya kecil tapi menunjukan prosentase peningkatan yang paling tinggi. Pada umurnya yang baru 8 bulan, Bing melayani 4.1 milyar pencarian, 70% lebih tinggi dari yang dicatatkan pendahulunya, LiveSearch, Desember 2008. &#8220;Bing menunjukan pertumbuhan yang sangat tinggi, tapi perlu kita ingat bahwa angka awalnya memang sangat kecil&#8221;, kata Olds. &#8220;Menurut riset, mesin pencari milik Microsoft ini memang mulai menggerogoti kedigdayaan Google, tapi belum pada tingkat yang signifikan. Meskipun dari sisi angka pertumbuhan relatif kecil, Yahoo meunjukan performa yang lebih baik. Wajar jika keduanya bekerja-sama untuk menandingi Google&#8221;, lanjutnya.</p>
<p>Dengan angka yang lebih kecil, mesin pencari Rusia, Yandex, sesungguhnya menunjukan prosentase peningkatan yang paling besar, 91%, menjadi 1.9 milyar pencarian.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/01/26/penggunaan-search-engine-meledak-di-akhir-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemampuan Google Memahami Bahasa</title>
		<link>http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 03:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang mengatakan &#8220;kenapa google menganggap nama joko itu berkaitan dengan penipuan? tak percaya? ketik &#8220;joko s&#8221; lihat apa yg disarankan Google&#8221;, saya browsing sedikit nyari tahu secanggih apa &#8211; atau sebodoh apa &#8211; kemampuan bahasa mesin pencari. Teman-teman programmer tentu pernah belajar bagaimana kita meng-ekstrak kata [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2010%2F01%2F25%2Fkemampuan-google-memahami-bahasa%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/01/google_favicon.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-404" style="margin: 5px;" title="google_favicon" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/01/google_favicon-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a>Tergelitik dengan twit-nya ndorokakung, seorang blogger kawakan tanah air yang mengatakan &#8220;kenapa google menganggap nama joko itu berkaitan dengan penipuan? tak percaya? ketik &#8220;joko s&#8221; lihat apa yg disarankan Google&#8221;, saya browsing sedikit nyari tahu secanggih apa &#8211; atau sebodoh apa &#8211; kemampuan bahasa mesin pencari.</p>
<p>Teman-teman programmer tentu pernah belajar bagaimana kita meng-ekstrak kata tertentu pada teks, bisa berupa file, field database, atau apapun yang penting isinya berupa streaming teks. Berbagai bahasa pemrograman memiliki instruksi keperluan tersebut. Sedikit lebih canggih, kita menambahkan counter untuk menghitung berapa kata tertentu muncul dalam satu streaming teks. Tapi jika anda sering menggunakan Google untuk mencari informasi &#8211; terutama dalam bahasa Inggris &#8211; dan memperhatikan hasil pencariannya, anda tentu menyadari kalau kemampuan search engine jauh lebih dari sekedar menemukan adanya keyword dalam konten sebuah halaman web.<span id="more-402"></span></p>
<p>Komputer memang sangat canggih. Ada banyak hal yang sulit untuk kita lakukan, bisa dilakukan dengan sangat mudah oleh komputer. Ironisnya ada beberapa hal yang sangat mudah bagi manusia tapi sangat sulit dilakukan oleh komputer. Atau tepatnya sangat sulit bagi para pakar untuk membuat komputer mampu melakukannya. Salah satunya adalah kemampuan bahasa. Para pakar kecerdasan buatan sanggup membuat komputer super canggih yang mampu menandingi kecerdasan grand master catur, tapi untuk memahami kalimat, sistem komputer paling canggih kalah jauh oleh anak kecil sekalipun.</p>
<p>Salah satu industri yang sangat berkepentingan dengan kemampuan bahasa ini adalah search engine. Google mengembangkan teknologi yang memungkinkan sistemnya memahami bagian yang paling sederhana dari bahasa, sinonim, dalam arti yang luas. Dalam blog resmi Google googleblog.blogspot.com, Steven Baker, seorang senior software engineer Google menjelaskan sedikit mengenai sistem ini, berikut terjemahannya secara bebas.</p>
<p>Salah satu contoh dari penggunaan sinonim dalam bahasa sehari-hari misalnya antara &#8220;pictures&#8221; dan &#8220;photos&#8221; yang dalam kebanyakan kasus merujuk pada hal yang sama. Jika kita mencari &#8220;pictures developed with coffee&#8221; untuk mencari informasi mengenai teknik cetak foto dengan menggunakan bubuk kopi, Google harus memahami bahwa meskipun satu halaman web menyebut &#8220;photos&#8221;, bukan &#8220;pictures&#8221;, halaman tersebut masih relevan. Anak kecilpun bisa memahami penggunaan pictures/photos dalam kasus tadi, tapi membuat program komputer yang mampu memahaminya adalah tantangan yang luar biasa. Wajar jika Google bangga dengan sistem yang mereka bangun.</p>
<p>Sistem sinonim Google merupakan hasil dari penelitian lebih dari luma tahun oleh tim web search ranking mereka, termasuk dengan terus-menerus memonitor kualitas output dari sistem tersebut. Mungkin biasanya pemakai tidak terlalu memperhatikan apakah keyword yang mereka pakai melibatkan sinonim. Dari sisi proses pemakai mungkin juga tidak menyadarinya karena semua terjadi di balik layar. Tetapi Steve mengklaim bahwa 70% pencarian yang dilakukan pemakai dalam 100 bahasa yang didukung Google melibatkan sinonim. Lebih jauh Steve menyatakan berdasarkan hasil analisanya, sistem sinonim Google hanya meleset 1 kali dari setiap 50 pencarian yang melibatkan sinonim.</p>
<p>Dia mencontohkan salah satu kesalahan hasil sistem sinonim Google. Dalam pencarian dengan keyword &#8220;dell system speaker driver precision 360&#8243; sistem Google menganggap &#8220;pc&#8221; adalah sinonim &#8220;precision&#8221;. Yang menarik adalah Steve mengatakan bahwa kesalahan itu sampai sekarang masih ada jika anda melakukan pencarian yang sama. Alasannya karena mereka tidak melakukan perbaikan secara manual kata-per-kata setiap kesalahan ditemukan, melainkan dengan pengembangan algoritma sehingga kesalahan seperti itu bisa hilang dengan sendirinya.</p>
<p>Google juga mengubah cara mereka menampilkan sinonim dalam hasil pencarian. Dulu Google hanya menampilkan dengan huruf tebal varian kata dari keyword yang dimasukkan, misalnya jika orang mencari &#8220;picture&#8221;, maka &#8220;pictures&#8221; juga akan di bold. Sekarang Google melangkah lebih maju, kata-kata yang oleh sistem dianggap sinonim meskipun kata-kata tersebut sama-sekali berbeda, sebagai contoh pada kasus di bawah, untuk pencarian &#8220;pictures developed with coffee&#8221;, kata &#8220;photos&#8221; juga di-bold.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/01/google-language-system.png"><img class="size-medium wp-image-403 aligncenter" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="google-language-system" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2010/01/google-language-system-300x133.png" alt="" width="450" height="200" /></a></p>
<p>Perlu dicatat disini bahwa tidak dalam setiap kasus &#8220;photos&#8221; ikut di-bold setiap orang mencari &#8220;pictures&#8221;, tetapi hanya jika algoritma sistem menganggap perlu saja.</p>
<p>Sistem Google melakukan analisa petrabytes terhadap konten halaman web dan data pencarian untuk mengembangkan kemampuan memahami arti sebuah kata dalam konteks yang berbeda. Pada contoh di atas &#8220;photos&#8221; dapat dikatakan sinonim dengan &#8220;pictures&#8221;, tapi itu tidak selalu benar. Dalam koteks lain, misalnya untuk pencarian &#8220;motion pictures&#8221;, situasinya menjadi sangat berbeda. &#8220;photos&#8221; tidak lagi relevan karena &#8220;motion pictures&#8221; artinya film, &#8220;movie&#8221;.  Contoh lain &#8220;GM&#8221; biasanya dihubungkan orang dengan &#8220;General Motors&#8221;. Untuk pencarian &#8220;gm cars&#8221;, &#8220;General Motors&#8221; di-bold karena dianggap penting. Tapi Google juga mencatat sekitar 20 kemungkina lain untuk &#8220;gm&#8221;. &#8220;genetically modified&#8221; di-bold untuk pencarian yang relevan dengan pertanian, hasil panen, dan makanan misalnya &#8220;gm wheat&#8221;. Untuk pencarian &#8220;gm university&#8221; George Mason di-bold, untuk &#8220;gm screen star wars&#8221;, &#8220;gamemaster&#8221; di bold. Untuk pencarian &#8220;gm college&#8221;, Gangadhar Meher di-bold. Untuk pencarian &#8220;nba gm&#8221;, &#8220;general manager&#8221; di-bold. Untuk pencarian &#8220;navy gm&#8221;, &#8220;gunners mate&#8221; di-bold.</p>
<p>Secara standar, varian seperti &#8220;pictures&#8221; dan &#8220;picture&#8221; dianggap berbeda oleh komputer, karena itu Google memasukkannya dalam sistem sinonim meskipun mungkin dari sisi ilmu bahasa berbeda. &#8220;picture/pictures&#8221; disebut stemming variant karena berasal dari kata dasar yang sama, di sisi lain sistem sinonim juga harus memahami bahwa &#8220;pictures&#8221; dan &#8220;photos&#8221; bisa sinonim dalam konteks tertentu. Hal ini sangat jelas bagi manusia, tapi tidak bagi komputer. Mari kita tambah rumit persoalan. Mirip dengan &#8220;picture/pictures&#8221; ada &#8220;animal&#8221; dan &#8220;animation&#8221; yang secara etimologis berasal dari kata dasar yang sama, tapi artinya sangat berbeda. Contoh lain &#8220;arm&#8221; dan &#8220;arms&#8221; yang juga berasal dari kata yang sama. Secara umum &#8220;arms&#8221; adalah bentuk jamak dari &#8220;arm&#8221;. Tapi jika kita pakai dalam frasa, coba anda bandingkan pengertian &#8220;arm reduction&#8221; dan &#8220;arms reduction&#8221;. Sistem sinonim Google cukup pandai untuk memahami bahwa &#8220;arm reduction&#8221; berhubungan dengan pengurangan lemak dari lengan seseorang sementara &#8220;arms reduction&#8221; berhubungan dengan perlucutan senjata. &#8220;Picture&#8221; dan &#8220;pictures&#8221; mungkin memang kasus sederhana, &#8220;arm&#8221; dan &#8220;arms&#8221; dalam kasus tertentu mungkin sama juga. Tapi &#8220;arm&#8221; dan &#8220;arms&#8221; memiliki pengertian lain dalam konteks yang berbeda. Ini yang membuat sistem sinonim sesuatu yang sangat rumit.</p>
<p>Berikut beberapa contoh sinonim lain yang menarik untuk disimak:</p>
<ul>
<li>Untuk search &#8220;song words&#8221;, kata &#8220;lyrics&#8221; di-bold karena dianggap sinonim dengan &#8220;words&#8221;.</li>
<li>Untuk search &#8220;what state has the highest murder rate&#8221;, kata &#8220;homicide&#8221; di-bold karena dianggap sinonim dengan &#8220;murder&#8221;.</li>
<li>Untuk search &#8220;himalayan kitten breeder&#8221;, Google tahu bahwa &#8220;kitten breeder&#8221; sama dengan &#8220;cat breeder&#8221;.</li>
<li>Untuk search &#8220;dura ace track bb axle njs&#8221;, Google tahu bahwa &#8220;&#8216;bb&#8221; disi maksudnya &#8220;bottom bracket&#8221;.</li>
<li>Untuk search &#8220;software update on bb color id&#8221;, kata &#8220;blackberry&#8221; di-bold karena dianggap sinonim dengan &#8220;bb&#8221;.</li>
<li>Untuk search &#8220;bb cream dark&#8221;, Google tahu bahwa &#8220;bb&#8221; disini maksudnya &#8220;blemish balm&#8221;.</li>
<li>Untuk search &#8220;southeastern usa bb fitness &amp; figure&#8221;, kata &#8220;bodybuilding&#8221; di-bold karena dianggap sinonim dengan &#8220;bb&#8221;.</li>
</ul>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2010/01/25/kemampuan-google-memahami-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEO untuk Bing, Perlukah?</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 05:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[bing]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat kegagalan demi kegagalan Microsoft dalam bisnis mesin pencari yang bisa kita kihat dari produk-produk mesin pencari mereka sebelumnya, MSN dan Live, mungkin SEO untuk Bing memang bukan hal yang terlalu penting. Meskipun ada berita mengenai kesepakatan yang dibangun untuk meningkatkan pangsa pasar Bing dan Yahoo and menjadikan kedua mesin pencari tersebut lebih di perhitungkan [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F10%2F08%2Fseo-untuk-bing-perlukah%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a rel="attachment wp-att-268" href="http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/bing-black/"><img class="alignleft size-full wp-image-268" style="margin: 5px;" title="bing-black" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/10/bing-black.jpg" alt="bing-black" width="180" height="140" /></a>Mengingat kegagalan demi kegagalan Microsoft dalam bisnis mesin pencari yang bisa kita kihat dari produk-produk mesin pencari mereka sebelumnya, MSN dan Live, mungkin SEO untuk Bing memang bukan hal yang terlalu penting. Meskipun ada berita mengenai kesepakatan yang dibangun untuk meningkatkan pangsa pasar Bing dan Yahoo and menjadikan kedua mesin pencari tersebut lebih di perhitungkan di dunia SEO, nampaknya Bing akan menemui jalan buntu.<span id="more-267"></span></p>
<p>Data yang baru saja dipublikasikan StatCounter minggu lalu, Bing mengalami penurunan pangsa pasar pencarian untuk pertama kalinya sejak diperkenalkan tahun lalu, baik untuk pasar Amerika maupun pasar global. Situasinya lebih buruk bagi Microsoft karena calon partner yang akan digandeng untuk secara bersama-sama meningkatkan pangsa pasar mereka, Yahoo, juga menunjukan penurunan yang signifikan, lebih dari 1%, dalam bulan September 2009.</p>
<p>Penurunan pangsa pasar Yahoo dan Bing secara bersamaan secara langsung mendongkrak pangsa pasar pencarian raksasa mesin pencari Google. Menurut data StatCounter, penguasaan pasar Yahoo dan Bing jika dijumlahkan mencapai angka 20.14% pada bulan Agustus, sementara pada bulan September turun menjadi hanya 17.91%. Di sisi lain Google mengalami peningkatan pangsa pasar dari 77.83% menjadi 80.08% pada periode yang sama.</p>
<p>&#8220;Trend penurunan Bing dimulai sejak pertengahan Agustus&#8221;, komentar Aodhan Cullen, CEO StatCounter, dalam press release pengantar ketika perusahaanya melansir data statistik terbaru. Tentu saja penurunan itu tidak cukup buruk sehingga membuat Microsoft angkat kaki dari bisnis mesin pencari. Meskipun pangsanya kecil, pasar search engine memberikan kontribusi yang cukup besar bagi penghasilan Microsoft. Bulan Nielsen melaporkan angka tersebut sebesar 10%.</p>
<p>Meskipun demikian mungkin cukup bagi banyak pemain yang menggantungkan bisnisnya dalam industri search engine untuk mengevaluasi strateginya kembali. Pebisnis yang menggantungkan usahanya pada search engine melalui SEO misalnya, mungkin merasa perlu untuk mempertimbangkan kembali, apakah layak membagi perhatian, tenaga, waktu, dan mungkin juga uang mereka untuk mesin pencari yang pangsanya kecil dan semakin mengecil.</p>
<p>Praktisi SEO tahu persis bahwa strategi SEO untuk Bing berbeda dengan Google, sehingga mereka tidak bisa dengan santai berfikir &#8220;pokok top di Google nanti Bing juga ngikut&#8221; seperti pada jaman MSN. Tapi dengan trend yang perlahan tapi pasti terus menanjak, dan keyakinan bahwa Microsoft akan berbuat lebih baik dengan Bing setelah kegagalan mereka dengan MSN dan Live, banyak yang memperkirakan Bing akan mampu menjadi pesaing yang setidaknya seimbang dengan Google.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/10/08/seo-untuk-bing-perlukah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sex Indonesia</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/09/11/sex-indonesia/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/09/11/sex-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 06:47:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[keyword tool]]></category>
		<category><![CDATA[seach engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Saya sengaja memilih judul yang kontroversial. Tapi sebetulnya ini tulisan asal-asalan. Nggak diniatin, nggak dipikir panjang-panjang. Kebetulan saya sedang mencari-cari inspirasi untuk expose pariwisata Indonesia. Saya sangat hafal tentang Bali, tapi Indonesia nggak seberapa. Makanya saya mulai dengan masuk ke keyword tool Google untuk mencari keyword apa yang paling banyak dicari, sehubungan dengan industri pariwisata [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F09%2F11%2Fsex-indonesia%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Saya sengaja memilih judul yang kontroversial. Tapi sebetulnya ini tulisan asal-asalan. Nggak diniatin, nggak dipikir panjang-panjang. Kebetulan saya sedang mencari-cari inspirasi untuk expose pariwisata Indonesia. Saya sangat hafal tentang Bali, tapi Indonesia nggak seberapa. Makanya saya mulai dengan masuk ke keyword tool Google untuk mencari keyword apa yang paling banyak dicari, sehubungan dengan industri pariwisata di Indonesia.<span id="more-226"></span></p>
<p><a rel="attachment wp-att-227" href="http://www.seobali.com/2009/09/11/sex-indonesia/sex_symbol/"><img class="alignleft size-full wp-image-227" style="margin: 5px;" title="sex_symbol" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/09/sex_symbol.jpg" alt="sex_symbol" width="150" height="150" /></a>Tapi tiba-tiba saya menemukan sesuatu yang sangat menarik. Kata lagu, awalnya biasa saja. Ya biasa saja, sudah rahasia umum, di search engine manapun, search untuk hal-hal berbau erotisme adalah yang paling tinggi. Tapi Indonesia gitu loh, negara yang menjunjung tinggi norma agama dan susila. Tempat dimana warung nasi buka siang hari di bulan puasa bisa diobrak abrik massa. Pencarian untuk keyword yang berhubungan dengan erotisme ternyata hasilnya sangat dahsyat dibandingkan dengan pariwisata. Search untuk Indonesia sex jauh lebih tinggi dibandingkan misalnya Indonesia tour.</p>
<p>Teman saya langsung nyeletuk &#8220;Ya tapi kan itu jelas Oom, judulnya saja sudah <em>Global Monthly Search Volume</em>, artinya kan yang nyari orang luar tuh banyakan&#8221;. Hmh, jadi pandangan orang luar terhadap orang Indonesia kalo begitu ya. Mereka lebih banyak menghubungkan Indonesia dengan sex daripada pariwisata. Benarkah? Ternyata tidak saudara-saudara. Ini yang memalukan nih. Coba lihat tabel di bawah.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-228" href="http://www.seobali.com/2009/09/11/sex-indonesia/sex-indonesia/"><img class="size-full wp-image-228 aligncenter" title="sex-indonesia" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/09/sex-indonesia.gif" alt="sex-indonesia" width="406" height="365" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Ternyata keyword Indonesia bugil mengungguli Indonesia sex. Sedikit di bawah Indonesia sex ada Indonesia telanjang. Siapa yang ngerti kata bugil atau telanjang? Kalau kita sebagai orang Indonesia masih mau ngeles, tentu satu-satunya kambing hitam tinggal tetangga kita yang sekarang makin banyak tingkah itu.</p>
<p style="text-align: left;">Jadi bagaimana kesimpulannya? Ternyata mentalitas bangsa kita memang baru sampai disitu. Menyedihkan. Saya bangga karena makin banyak orang Indonesia melek internet. Tapi ternyata pemanfaatannya kesitu ya. Saya selalu sependapat, menentang kantor-kantor yang melarang penggunaan internet oleh karyawannya, karena saya selalu berfikir bahwa internet adalah sumber ilmu pengetahuan. Tapi kalo begini modelnya, apa sebaiknya saya juga ikutan melarang staf-staf saya untuk browsing ya.</p>
<p>Karena penasaran, saya coba bandingkan dengan Thailand, negara yang selama ini dianggap sebagai surga para petualang birahi. Global monthly search volume untuk Indonesia sex 368,000 sedangkan untuk Thailand sex hanya 135,000. Alamaaaaaak telak. Ternyata Indonesia unggul hampir tiga kali lipat lawan Thailand. Sayangnya keunggulannya koq ya dalam soal kemaksiatan.</p>
<p>Di tabel yang sama, saya coba membandingkan dengan Bali. Lupakan soal agama, saya yakin semua agama mengajarkan norma-norma yang sama. Sebagai icon pariwisata yang banyak dikunjungi turis bule, Bali sering dianalogikan dengan kebebesan. Tapi lihatlah kolom terakhir. Kolom itu merupakan prosentase global monthly search volume antara keyword yang sama, Indonesia v.s. Bali. Ternyata Bali jauh kalah dibanding Indonesia untuk keyword-keyword erotis, sebaliknya jauh menang untuk keyword-keyword pariwisata.</p>
<p>Sekali lagi saya tidak bermaksud memancing kontroversi. Hanya menunjukkan fenomena yang menggelitik fikiran saya. Selanjutnya terserah anda. Pesan moral? Ngak ada lah &#8230; soal moral urusan masing-masing saja lah. Pesan teknisnya ada. Ternyata search engine bisa juga dipakai untuk memotret perilaku manusia.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/09/11/sex-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Website Masuk Sandbox?</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 16:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda browsing kesana-kemari, mungkin anda akan membaca bahwa sanbox adalah tempat menahan website baru sampai &#8220;cukup umur&#8221;. Saya sama sekali tidak percaya dengan hal seperti ini, karena dua alasan. Ada banyak website baru yang saya tangani, tidak masuk sandbox. Memang rankingnya mulai dari bawah, merangkak naik, tapi tidak hilang dari index. Ada beberapa website [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F09%2F08%2Fmengapa-website-masuk-sandbox%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p>Jika anda browsing kesana-kemari, mungkin anda akan membaca bahwa sanbox adalah tempat menahan website baru sampai &#8220;cukup umur&#8221;. Saya sama sekali tidak percaya dengan hal seperti ini, karena dua alasan. Ada banyak website baru yang saya tangani, tidak masuk sandbox. <span id="more-191"></span></p>
<p>Memang rankingnya mulai dari bawah, merangkak naik, tapi tidak hilang dari index. Ada beberapa website yang saya tangani, masuk sandbox setelah umurnya relatif &#8220;tua&#8221;, dan memiliki ranking yang cukup baik sebelum masuk sandbox.</p>
<p>Pada prinsipnya sandbox menahan website-website yang integritasnya sebagai sumber informasi yang bernilai, masih diragukan. Bicara integritas, tentu saja website baru lebih rentan, karena membangun integritassecara natural makan waktu. Apa faktor penting integritas sebuah website? Ini diantaranya:</p>
<ol>
<li><strong>Umur </strong>- makin lama website bertahan, artinya pemiliknya memiliki komitmen yang tinggi untuk memeliharanya dalam jangka panjang, bukan hanya website yang dibuat kemudian dilupakan dan akhirnya mati dengan sendirinya ketika domainnya habis.</li>
<li><strong>Konten </strong>- pada prinsipnya, kepentingan search engine adalah memberikan website-website yang isinya relevan terhadap keyword pencarian. Koten harus relevan dan orisinil.</li>
<li><strong>Link </strong>- link bisa diartikan sebagai referensi, website kita dianggap sebagai sumber informasi yang baik untuk topik tertentu sehingga layak untuk mendapatkan link dari website lain.</li>
</ol>
<p>Kunci utama adalah natural. Apapun yang tidak natural akan memancing kecurigaan, dan jika website anda dicurigai, maka ia akan masuk sandbox, sampai ada petunjuk yang mengindikasikan bahwa kecurigaan tersebut tidak beralasan.</p>
<p>Konten harus relevan dan konsisten. Jika suatu website memiliki konten yang berbeda-beda topiknya, ini memancing kecurigaan. Orisinil, konten website harus ditulis khusus untuk website/halaman tersebut. Duplicate content merupakan salah satu jalur cepat menuju sandbox.</p>
<p>Link harus natural. Jika hati ini website anda mendapatkan 100 link baru, kemudian setela</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/09/08/mengapa-website-masuk-sandbox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Sandbox</title>
		<link>http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/</link>
		<comments>http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 02:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bali SEO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Search Engine]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[SEM]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.seobali.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan sering mendengar apa yang disebut sebagai Sandbox Effect, orang sering mengatakan website kita masuk ke Google Sandbox. Banyak orang kemudian bertanya-tanya, apa itu Sandbox Effect atau Google Sandbox? Beberapa malah meyakini bahwa itu hanya sekedar mitos saja, sesuatu yang digembar-gemborkan konsultan SEO untuk mengeruk duit [...]
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe class="me-likey" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.seobali.com%2F2009%2F09%2F05%2Fgoogle-sandbox%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=150&amp;height=24&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:150px; height:24px"></iframe><p><a rel="attachment wp-att-188" href="http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/google_sandbox/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-188" style="margin: 5px;" title="google_sandbox" src="http://www.seobali.com/wp-content/uploads/2009/09/google_sandbox-150x150.jpg" alt="google_sandbox" width="150" height="150" /></a>Dalam dunia SEO, terutama jika menyangkut Google, kita semua akan sering mendengar apa yang disebut sebagai Sandbox Effect, orang sering mengatakan website kita masuk ke Google Sandbox. Banyak orang kemudian bertanya-tanya, apa itu Sandbox Effect atau Google Sandbox? Beberapa malah meyakini bahwa itu hanya sekedar mitos saja, sesuatu yang digembar-gemborkan konsultan SEO untuk mengeruk duit dengan menakut-nakuti orang.</p>
<p>Pada kenyataannya Google Sandbox memang ada. Meskipun tidak secara eksplisit menyebut kata Google Sandbox, Matt Cuts, Head of Webspam Team Google, mengkonfirmasi bahwa fenomena tersebut memang ada didalam struktur logika Google. Meskipun demikian, Google Sandbox bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Saya dan beberapa teman praktisi SEO malah senang kalo website yang baru kita buat dan kita mulai SEO-nya tiba-tiba masuk sandbox.<span id="more-186"></span></p>
<p>Penjelasan sederhana dari fenomena ini adalah ketika website yang kita SEO supaya mendapatkan ranking yang bagus di search engine sama sekali menghilang dari SERP (search engine result page). Indikasinya biasanya website sudah dapat ranking, sudah muncul di SERP, kemudian tiba-tiba menghilang. Tapi secara teknis sebenarnya bisa terjadi pada website yang belum dapat ranking juga, asal website sudah di-crawl oleh robot Google. Jadi kalau di statistik kita melihat robot Google sudah masuk, tapi website kita tidak juga terindeks, itu indikasi sandbox. Seperti dokter, kita menyimpulkan hanya dari indikasi. Google tidak akan pernah memberitahu anda &#8220;hey &#8230; maaf, sekarang websitemu websitebaru.com tak cemplungin sandbox&#8221;.</p>
<p>Sanbox seperti rumah tahanan, dimana Google menahan website anda sampai dia bisa memutuskan apakah website anda layak terindex dan masuk SERP, atau masuk penjara. Kalau dengan berbagai parameter yang dia miliki dalam struktur logikanya, Google menyimpulkan website anda layak diindex dan masuk SERP, website anda akan muncul lagi, bila sebaliknya, website anda akan hilang selamanya dari index Google. Selamanya? Hehehe &#8230; ya mungkin tidak. Tapi setidaknya perlu upaya sangat keras untuk membuat Google &#8220;mempertimbangkan&#8221; lagi. Banyak orang lebih memilih beli domain baru dan bikin website baru.</p>
<p>Balik lagi ke soal polemik, banyak praktisi SEO meyakini bahwa sandbox tidak ada. Jika website tiba-tiba menghilang dari index search engine, itu lebih karena algoritma search engine itu sendiri, bukan karena kebijakan Google untuk sementara memasukkan website anda ke dalam tahanan. Buat saya itu lucu, ya sama aja artinya. Yang namanya sandbox mungkin memang tidak ada, tapi algoritma search engine itu sendiri &#8220;menahan&#8221; website tertentu sampai ada cukup indikator untuk memutuskan apakah website itu layak masuk index.</p>
<p>Tetapi hampir semua meyakini efek sandbox ini hanya ada pada Google, makanya sering kita denger disebut-sebut Google sandbox, tapi tidak pernah ada yang nyebut Yahoo sandbox atau MSN sandbox.</p>
<p>Baru-baru ini website yang saya bangun sempat masuk sandbox dalam waktu yang agak lama. Website yang saya dongrak untuk dapet ranking tinggi untuk keyword <a href="http://seminyakvillasrental.com" target="_self">Seminyak villas</a> menghilang hampir 6 bulan. Penyebabnya adalah karena saya menggunakan layanan baru dengan intensitas yang mungkin berlebihan. Akibatnya Google mencurigai kalau saya menggunakan teknik-teknik black hat untuk mendorong website saya ke posisi puncak.</p>
<p>Dalam artikel selanjutnya saya akan bicara kenapa website bisa masuk sandbox.</p>
<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.seobali.com/2009/09/05/google-sandbox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

