0

Google Beroperasi Penuh dengan Caffeine

Google mempresentasikan Caffeine untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 2009 untuk memancing feedback. Pada bulan November 2009 Caffeine diujicoba pada satu data center. Blog resmi Google mengatakan sebagai berikut:

… whole new web indexing system with more than 50 percent fresher than our last index and it’s the largest collection of web content we’ve offered.

Maile Ohye dari Google Webmaster Central mengatakan “Web secara keseluruhan tumbuh dan berevolusi. Caffeine memungkinkan kita mengimbangi pertumbuhan dan evolusi tersebut. Ketika ekosistem secara keseluruhan berubah, kita harus mengimbangi perubahan tersebut sehingga tetap mampu memberikan hasil pencarian yang relevan kepada para pengguna”. Sementara Matt Cutts menyatakan “Caffeine memberi keuntungan bukan hanya bagi pencari tetapi juga bagi pemilik website karena memungkinkan halaman web masuk ke dalam hasil pencarian hanya beberapa detik setelah kinjungan crawler”.

Caffeine merupakan penyempurnaan dari infrasturktur indexing Google, tidak mengubah algoritma rankingnya. Saat ini Caffeine sudah beroperasi di semua data center, semua negara, dalam semua bahasa.

Sebelumnya sistem crawling dan indexing Google menggunakan metode batch. Dalam metode ini crawler akan mengunjungi dan membaca sejumlah halaman, baru kemudian hasilnya diproses dan dimasukan ke dalam index. Sementara sistem terus bekerja, semua halaman web yang menumpuk di dalam batch harus menunggu sebelum mendapatkan giliran untuk diproses dan dimasukkan ke dalam index.

Sekarang begitu crawler mengunjungi dan membaca halaman web, hasil pembacaannya langsung diproses dan dimasukkan ke dalam index pada saat itu juga. Dengan metode ini Google menklaim dapat memberikan indeks yang 50% lebih up-to-date dari sebelumnya.

Jadi perlu dicatat disini bahwa penggunaan teknologi Caffeine tidak menyebabkan halaman web anda dikunjungi crawler lebih cepat, tapi begitu crawler berkunjung halaman web anda lebih cepat ditemukan mereka yang melakukan pencarian melalui Google. Dalam hal ini anda bisa memperkirakan kapan crawler akan datang dengan memantau jejaknya melalui log server anda.

Selain itu fleksibilitas Google dalam menampung berbagai informasi mengenai halaman web semakin baik. Google memang menyimpan berbagai data mengenai kalaman web yang dia index misalnya halaman web mana saja yang me-link ke halaman tersebut, anchor teks apa saja yang dipergunakan pada link dari halaman-halaman web lain, dan sebagainya. Caffeine memberikan fleksibilitas lebih baik sehingga Google bisa menyimpain informasi yang jauh lebih detail.

Google memang mungkin belum mempergunakan peningkatan fleksibilitas itu pada saat ini, tapi langkahnya menyiapkan fleksibilitas tersebut menandakan bahwa Google sudah memiliki rencana. Jadi meskipun Caffeine bukan merupakan penyempurnaan ataupun perubahan algoritma ranking, bisa saja Google menggunakan kemampuan baru yang dihadirkan Caffeine untuk mendukung penyempurnaan algoritma.

Matt Cutts secara spesifik mengatakan “Perlu difahami bahwa Caffeine adalah penyempurnaan arsitektur indexing. Meskipun demikian Caffeine memungkinkan kita meyimpan dan mengolah lebih banyak informasi mengenai halaman web yang kita index sehingga di masa depan akan dapat kita pergunakan untuk penyempurnaan algoritma ranking”.

Untuk saat ini, pemilik website sepertinya belum akan mendapatkan manfaat langsung yang signifikan dengan kehadiran Caffeine. Di sisi lain pemilik website juga tidak perlu mengkhawatirkan efeknya pada ranking website. Tetapi di masa yang akan datang Google pasti akan menggunakan kemampuan yang dimiliki Caffeine untuk menyempurnakan algoritma rankingnya juga. Jadi ada baiknya kita untuk mulai menyempurnakan strategi SEO kita juga.

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

About the Author

Saya bukan ahli apalagi guru SEO. Saya hanya praktisi biasa yang menggantungkan hidup dari pembeli yang datang ke website-website saya melalui search engine. Saya membuat blog ini bukan untuk membagi ilmu, hanya membagi pengalaman sehari-hari, atau pelajaran yang saya dapatkan dari sana sini dan saya anggap mungkin bermanfaat bagi orang lain juga.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.