Membangun Brand Image pada Media Online
Salah satu pelajaran penting yang saya pelajari dari konsep pemasaran tradisional adalah bahwa merk tidak berada pada rak pajangan kita, tapi berada di benak orang. Brand image merupakan persepsi mengenai produk kita di kepala mereka yang menjadi target pasar produk kita.
Jika kita membawa konsep tersebut ke dunia maya, maka media online merupakan tempat yang sangat penting untuk menempatkan, melindungi, dan mengembangkan brand image. Disini produk akan bertemu dengan kelompok sasaran dan kita dapat mengukur, mengarahkan, dan kalau perlu menanggapi respon mereka secara langsung. Disini kita bisa membangun persepsi, baik dalam kelompok besar maupun orang per orang.
Model pengembangan brand image ini jauh lebih efektif – lebih kredibel dan lebih murah – dari model tradisional yang masih tetap dipergunakan sampai saati ini seperti membuat kisah fiksi pendek yang ditayangkan sebagai iklan komersial di jaringan televisi. Jika kita mengetahui cara yang tepat untuk melalukannya, pengembangan brand image melalui media online ini bukan hanya murah, bahkan bisa gratis. Iklan TV mana yang bisa menandinginya? Seperti sales pitch pada salah satu iklan komersial di TV kita, “Mana ada yang lebih murah dari gratis?”.
Tentu saja kampanye periklanan dengan budget nol bukanlah sesuatu yang disukai agen periklanan. Dengan model tradisional, iklan komersial memerkukan anggaran luar biasa besar terutama untuk membayar media yang dipergunakan, slot iklan TV, pemasangan baliho di tempat strategis, sampai diding luar bis kota. Apakah sudah waktunya kita menyatakan bahwa model itu sudah atau akan segera mati? Silahkan anda menilainya sendiri.
Mari kita lihat beberapa brand global. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh perusahaan brand management global Interbrand, Google, Amazon, Ferrari, Starbucks, Ikea, eBay, Zara, Yahoo, Apple, Harley Davidson, Reuters, dan Goldman Sachs merupakan 12 teratas diantara 100 World’s Top Brands yang masing-masing dilainya lebih dari 10 milyar dolar. Saat ini seluruh dunia menantikan kehadiran Apple iPad, padahal mereka sama sekali belum pernah memasang iklan. Kita semua bicara Google Buzz, apakah ada diantara kita yang pernah melihat iklannya di televisi atau koran misalnya? Merk-merk tersebut tumbuh dan berkembang terutama melalui media paling tradisional yang bisa kita bayangkan, dari mulut ke mulut.
Sekarang ini cara yang paling tepat untuk menempatkan brand sejajar dengan mereka yang berada di papan atas adalah dengan membuatnya layak diingat dan membuatnya terus menjadi buah bibir, tanpa harus mengeluarkan biaya Perhatikan bagaimana Red Bull bersaing dengan Coke dan Pepsi yang memiliki anggaran iklan yang luar biasa besar, padahal Red Bull menjual produknya dalam kemasan lebih kecil dan harga lebih mahal. IQ pemasar bergerak berlawanan arah dengan budget pemasaran.
Mulailah membangun brand image anda dengan pertanyaan sederhana “Apakah produk anda layak diingat?” lalu “Apakah ketika seseorang menyebut produk anda, orang lain akan menanggapinya?”. Dalam media online populer Twitter kita bisa melihatnya dengan apakah ada orang melakukan re-tweet ketika seseorang men-tweet sesuatu tentang produk anda? Jika tidak makan anda perlu melihat ke belakang dan memformulasikan kembali apa sebetulnya yang menjadi daya saing produk anda. Google mempermudah anda mencari informasi di dunia maya. Memiliki Harley membuat anda berada pada kelompok yang berbeda. Starbucks merupakan tempat yang nyaman untuk bersantai. Red Bull membantu mencapai prestasi lebih tinggi.
Coba lakukan uji coba sederhana berikut: lakukan pencarian di Google dan perhatikan apakah setiap elemen yang muncul pada SERP mendukung positioning brand anda? Di antara yang muncul di SERP itu tentu ada website anda sendiri, serta hal-hal lain yang menyebut merk atau produk anda seperti berita, pemakai internet lain yang bicara melalui forum online, posting blog, tweet, video, dan sebagainya.
Sekarang mulailah bergerak untuk menguasai elemen-elemen tersebut. Mulailah dengan website anda sendiri. Bayangkan apakah jika mengunjungi website seperti website anda, anda akan mengunjunginya lagi kapan-kapan? Jika tidak, maka jangan harap orang lain akan cukup dungu untuk melakukannya. Website anda harus layak dibicarakan dan layak dikunjungi kembali. Bicaralah dengan web designer yang memahami brand image anda, bukan mereka yang hanya mengerti hal-hal teknis saja.
Lalu teliti setiap kali merk atau produk anda disebut, perhatikan apa yang dikatakan orang, kemudian libatkanlah diri anda dalam pembicaraan misalnya dengan memberi tanggapan melalui forum atau memanfaatkan media sosial online seperti Twitter. Penting untuk membangun kesan bahwa ketika ada yang mengalami masalah dengan produk anda, anda menanggapi dan menyelesaikannya dengan baik. Ini baik bukan hanya untuk orang yang menyampaikan keluhan tapi bagi orang lain juga, orang akan berfikir bahwa mereka akan mendapatkan pelayanan yang sama baiknya jika mereka menghadapi masalah.
Apakah anda dipandang sebagai sosok yang menguasai bidang anda? Jika belum, anda harus membangunnya. Anda bisa menerbitkan laporan survey, statistik, menulis artikel, dan sebagainya, secara berkala, sehingga anda dianggap menguasai bidang anda dengan sangat baik, dengan demikian orang merasa nyaman membeli produk anda. Apakah anda muncul dalam video yang relevan dengan produk anda? Jika belum, buatlah, meskipun mungkin hanya dengan menggunakan kamera ponsel. Jika anda menemukan diskusi mengenai kompetitor anda, libatkan diri anda, jangan menjual apalagi menjelek-jelekan kompetitor anda, cukup jika anda membuat orang menyadari kehadiran produk anda sebagai alternatif.
Jurnalis sekarang lebih banyak menggunakan blog dan tweet sebagai sumber tulisannya. Masuklah ke dalam haringan mereka dan jadilah nara sumber secara tidak langsung.
Related posts:
- Langkah Sederhana Social Media Marketing Mungkin banyak diantara anda yang memiliki pengalaman seperti saya. Saya...
- Faktor yang Perlu Diperhatikan Ketika Membangun Konten Ketika anda membangun konten website, mungkin anda bertanya-tanya bagaimanakah konten...
- Tip Untuk Social Media Optimization Dalam beberapa tahun terakhir, manfaat Search Engine Optimization (SEO) sudah...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.




