Tips Design yang Dapat Kita Pelajari dari Apple
Tulisan ini kurang lebih adalah terjemahan bebas dari artikel yang sempat saya baca baru-baru ini. Banyak orang berusaha mengikuti design yang populer untuk bisa menarik perhatian pasar, tidak terkecuali dalam hal tampilan website. Sayangnya hanya ada sedikit anggota kelompok istimewa yang justru menciptakan trend yang diikuti orang. Tulisan ini menganalisa hal-hal positif yang bisa kita tiru dari salah satu trend-setter terkemuka dalam hal web design, Apple.
1. KISS – Keep it Simple, Stupid!
Coba anda Lihat halaman web ini http://www.microsoft.com/office/2010/en/default.aspx. Apa kesan yang anda dapet? Secara visual halaman web ini sangat ramai. Homepage memang seharusnya memberikan informasi lengkap tentang perusahaan kita, memajang produk kita dengan informasi yan detail, sebanyak mungkin fasilitas yang bisa dipergunakan pengunjung, dan logo yang besar, benarkah demikian? Menurut Apple: SALAH.
Coba kunjungi homepage Apple dan jangan pikirkan apa yang anda lihat, pikirkan apa yang tidak anda lihat. Homepage apple hanya memajang beberapa produk terbaru dan pengelompokan produk-produk berdasarkan kategori yang mudah difahami sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang kita perlukan dengan mudah. Memang sebagai perusahaan dengan reputasi sebesar Apple, pengunjung memang mungkin tidak perlu informasi mengenai perusahaan. Tapi kita bisa menangkap konsepnya, design yang minimalis tapi menarik dengan mengedepankan kemudahan pemakaian.
Bayangkan anda mengemudikan mobil memasuki airport. Sepanjang perjalanan anda disuguhi lima atau enam papan dengan peta yang menunjukan lokasi berbagai fasilitas yang tersedia, dari mulai terminal sampai jalur akses untuk orang cacat. Perancangnya tentu befikir bahwa dia harus memberikan informasi selengkap mungkin kepada pengunjung. Memang tidak salah, tapi bayangkan anda harus memperhatikannya sambil mengemudikan mobil dengan kecepatan 30-40 km/jam. Bandingkan dengan Sky Harbor di Phoenix, Arizona, salah satu airport yang paling mudah dijelajahi di dunia. Begitu datang terpampang tulisan “Hello, welcome to Sky Harbor. There are three terminals”. Kemudian setelah anda masuk anda akan mendapat beberapa petunjuk lagi, mana departure mana arrival, kemudian pesawat mana terbang dari terminal yang mana.
Apple mengadopsi pendekatan yang sama ke dalam rancangan interface websitenya. Alih-alih memajang semua yang mereka punya dengan harapan pengunjung mendapatkan informasi yang selengkap-lengkapnya, Apple menggunakan informasi-informasi pendek yang memandu pengunjung untuk mendapatkan informasi yang mereka perlukan. Sekarang lihat kembali rancangan website anda sendiri dan bayangkan bagaimana anda bisa memecah informasi yang begitu banyak menjadi potongan-potongan kecil sehingga pengunjung tidak dibuat pusing duluan.
2. Tampilkan Gambar Produk yang Mengesankan
Ketika orang merancang website dengan elemen grafik yang indah, Apple hanya menampiklan elemen grafik yang mereka anggap penting, produk mereka. Coba saja masuk ke website Apple, begitu masuk pandangan mata kita pasti akan langsung terfokus pada produk yang mereka tampilkan.
Ada beberapa elemen yang bisa membuat produk menjadi nampak memukau. Yang pertama dan utama tentu foto produk yang berkualitas tinggi, disini kita bicara soal fotografi dan olah foto digital. Mungkin hanya mereka sendiri yang tahu persis bagaimana prosesnya, tapi nampaknya foto-foto produk yang ditampilkan di website Apple merupakan kombinasi antara fotografi, modelling 3 dimensi, dan tentu saja Photoshop.
Kemudian mereka memberikan porsi yang cukup besar untuk menampilkan foto itu pada halaman website. Ini juga penting, karena foto hebat akan berkurang kesannya jika ditampilkan dalam ukuran kecil. Perhatikan juga Apple kadang-kadang memajang foto yang memuat beberapa produk sekaligus yang ditata dengan sangat menarik.
Pelajaran yang harus kita ambil disini adalah: kanya memotret produk kita saja tidaklah cukup, kita harus membuat foto tersebut mengesankan. Apakah itu sebuah Lexus versi terbaru atai sekantong kacang, kita harus mengusahakan yang terbaik untuk memperoleh foto yang hebat. Jika anda berfikir Apple bisa menghasilkan foto yang hebat karena memiliki produk teknologi tinggi, anda salah. Seniman digital yang berbakat dan berpengalaman bisa membuat foto produk yang sangat sederhana sekalipun menjadi sangat mengesankan.
3. Perhatikan Kontras
Hal lain yang membuat foto produk Apple tampil menawan adalah halaman dimana foto tersebut dipasang. Kombinasi mata dan otak kita cenderung menyukai kontras yang tinggi. Katanya itu yang membuat kita suka memandang cakrawala dari ketinggian. Itu salah satu alasan wowwwwww kita ketika melihat foto iPhone hitam berkilau di atas latar putih bersih. Kita harus selalu mencari kombinasi kontras yang tepat dalam setiap rancangan kita dengan menggunakan berbagai elemen yang bisa kita kendalikan seperti warna, unuran font, ketebalan garis, dan sebagainya.
Apple tidak hanya memikirkan kontras untuk foto-foto mereka, tapi juga elemen lain yang ingin dibuat menarik, seperti misalnya tombol download berukuran besar. Coba jelajahi website Apple dan perhatikan, mereka selalu menggunakan tombol biru besar yang memancing fokus mata untuk aktivitas-aktivitas yang mereka ingin anda lakukan seperti download atau buy.
4. Perhatikan Detail
Apple sangat identik dengan perhatiannya sampai pada hal-hal terkecil sekalipun. Setiap bagian dari website mereka diancang dengan sempurna. Mereka sepertinya tidak pernah menggunakan ungkapan “gak bakal ada yang merhatiin koq” atau “udah cukup bagus lah”. Anda harus sadari biasanya justru perhatian yang diberikan pada detail yang paling kecil itulah yang membedakan antara karya design yang hebat dengan yang biasa-biasa saja.
Mau lihat contoh buruk? Coba lihat logo social media pada website Microsoft. Sama sekali tidak mengganggu fungsinya, tapi sangat mengganggu mata kita.
Jika anda memerlukan tapi tidak bisa mendapatkan logo-logo tersebut dalam kualitas yang memadai, sediakanlah waktu untuk membuat ulang dengan gambar vektor. Designer-designer Microsoft terlalu malas untuk mencari logo yang kualitasnya lebih baik, apalagi bersisah payah menggunakan Magic Wand tool Photoshop untuk menggambar ulang. Coba anda jelajahi website Apple, apakah anda bisa menemukan hal seperti itu?
5. Hindari Flash
Saya sendiri bukan termasuk golongan anti-Flash, tapi kenyataannya jumlah mereka terus bertambah. Salah satu tokoh diantara golongan tersebut adalah Steve Jobs, bos Apple. Mungkin anda tertarik dengan pernyataan Steve yang dirilis Wired baru-baru ini:
Tentang Adobe: Mereka malas. Mereka punya potensi besar untuk melakukan hal-hal menarik, tapi mereka memilih untuk tidak melakuaknnya. Mereka tidak melakukan pendekatan seperti Apple. Apple tidak mendukung karena Flash justru menimbulkan gangguan. Ketika sebuah komputer Mac crash, lebih banyak kasus gara-gara Flash. Lagian ke depan tidak ada orang yang akan menggunakan Flash karena dunia bergerak ke arah HTML5.
Kalau saya atau anda yang membuat pernyataan itu, mungkin memang tidak ada artinya, tapi Steve adalah salah satu tokoh yang cukup disegani di dunia teknologi. Konten Flash pada website sangat tergantung pada keberadaan versi terbaru plug-in pemutarnya. Sementara itu HTML5 dan CSS3 menjanjikan pengalaman multimedia interaktif dengan kode yang mengikuti standar baku.
Sebagai pengembang website, sya yakin anda tidak akan menyesal jika anda bergabung dengan kelompok Apple. Kita tidak perlu bertindak apa-apa selain tidak menggunakan elemen flash pada website yang kita bangun, dan anda akan terhindar dari banyak potensi masalah dari orang-orang yang tidak bisa melihat konten Flash.
6. Bersahabat
Selama bertahun-tahun keberadaannya Apple membangun kredibilitas sebagai produk yang bersahabat. Mereka mendobrak tradisi yang biasanya mengidentikan teknologi dengan eksklusivitas. Salah satu contoh yang bisa kita lihat ada pada iklan “Get a Mac”. Disitu Mac digambarkan sebagai manusia biasa sedangkan PC digambarkan sebagai sosok pengusaha. Pesan yang terkandung sangat esensial, Mac berusaha mendekatkan diri dengan semua kalangan, termasuk remaja dan lansia.
Apple membuka pintu seluas-luasnya untuk semua orang. Sebagai contoh, sekarang siapapun bisa menghubungi dan membuat janji dengan Applo store terdekat untuk konsultasi gratis atas masalah atau pertanyaan konsumen.
Kesan ini diperkuat dengan menampilkan foto-foto orang yang bersahabat dengan senyum terkembang. Apple store menampilkan foto-foto besar pegawainya dengan kata-kata “come on in, we’re happy to help.” Foto-foto yang sama bisa anda temui saat menjelajahi website Apple.
Apple sukses membangun keseimbangan antara dinginnya teknologi dengan pendekatan interpensonal yang hangat dan bersahabat. Apapun yang anda jual, coba pertibangkan manfaat dari pendekatan yang bersahabat, dan pikirkan apa yang dapat anda lakukan untuk mewujudkannya. Mungkin sesuatu yang sangat sederhana seperti kata “Hello” sebagai pembuka, bisa membawa perubahan besar.
7. Layout dengan Grid yang Tegas
Gambar di atas mestinya sudah cukup menjelaskan. Setiap halaman website Apple mengikuti struktur grid yang tegas, entah itu halaman yang sederhana atau lebih rumit, struktur gridnya tetap diikuti dengan konsisten. Apa hasilnya? Lihat seberapa banyak informasi yang ditampilkan pada halaman di atas. Tapi meskipun banyak informasi yang ditampilkan, halamannya tetap terlihat sederhana dan menarik.
Memecah informasi menjadi potongan-potongan yang lebih sederhana akan mengurangi efek rumit secara visual. Perhatikan bahwa setiap sel memiliki gambar sendiri yang dijadikan fokus mata selain teks. Model visual ini diterapkan secara konsisten sebagai tema sentral.
8. Berikan Petunjuk yang Mudah Difahami
Untuk mendukung pesan yang menyatakan bahwa permukaan mouse merupakan permukaan multi-touch, Apple memberikan ilustrasi berupa panah-panah biru yang menunjukkan gerakan jari. Bahkan jika kalimat di atasnya dihilangkan, ilustrasi tersebut sudah cukup untuk membantu orang memahami maksudnya, sehingga bisa menggunakan mouse tersebut.
Apple bahkan memberikan lebih dari ilustrasi, pada setiap produk baik hardware maupun software, Apple memberikan video untuk menunjukkan cara kerja dan penggunaannya. Dengan informasi yang lengkap, beban kerja technical support menjadi jauh lebih ringan. Beberapa teman yang baru pindah dari PC ke Apple sering menjadikan saya “technical support” mereka, dan saya biasanya menyarankan mereka untuk melihat video-video tersebut.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.











