Komponen SEO Organik

Ditulis oleh : Teknik SEO Indonesia
Dipublikasikan pada : February 3rd, 2008

SEO Blogs - Blog Catalog Blog Directory
Mendapatakan hasil SEO organik yang baik memakan waktu yang lama dan penyusunan elemen website yang tepat. Pada kebanyakan kasus, proses ini merupakan sesuatu yang membuat orang putus asa, karena setelah sekian banyak waktu kita habiskan untuk menyempurnakan setiap elemen di dalamnya, website kita ternyata tidak juga mendapatkan ranking yang diharapkan.

Meskipun SEO organik - yang berfokus pada kesempurnaan elemen-eleman dalam website - merupakan teknik yang efektif dan stabil dalam jangka panjang, bergantung hanya pada SEO organik saja tidaklah seefektif jika kita juga memanfaatkan PPC. Perlu diingat bahwa mesin pencari juga menghitung seringnya kunjungan ke website kita melalui pencarian dengan kata kunci yang kita targetkan. Sementara website kita belum memiliki ranking yang baik … kondisi ini seperti menebak siapa yang lebih dulu diciptakan Tuhan antara telur dan ayam.

Meskipun demikian SEO organik tetap merupakan dasar keberhasilan SEO dalam jangka panjang.

Isi Website - Unik, Sering Diperbaharui, Mengandung Kata Kunci

Isi website merupakan elemen yang paling banyak diperdebatkan oleh praktisi SEO. Salah satunya karena komponen inilah yang banyak dipergunakan oleh para “penjahat SEO” untuk melakukan tipuan-tipuan yang ditujukan untuk memperdaya sistem logika mesin pencari, sehingga websitenya mendapatkan ranking yang tinggi. Salah satu contohnya adalah keyword-stuffing, dimana kata kunci disisipkan dalam bentuk-bentuk yang tidak dapat dilikat oleh pengunjung biasa, tapi dibaca oleh mesin pencari, misalnya dengan menggunakan tulisan yang sewarna dengan latar belakangnya. Karena isi website merupakan “komoditi” yang dicari orang dari suatu website, meskipun banyak disalahgunakan, isi website tetap merupakan komponen yang sangat penting dalam SEO.

Isi website merupakan faktor utama yang menjadi daya tarik pengunjung. Apakah website anda menawarkan produk atau jasa untuk dijual atau hanya berisi informasi untuk diketahui orang, yang dicari pengunjung dari sebuah website adalah informasi yang ada di dalamnya. Deskripsi produk, artikel, tulisan blog, bahkan iklan, semuanya dibaca oleh crawler mesin pencari dalam perjalanannya menjelajah jaringan internet. Salah satu strategi yang dipergunakan mesin pencari untuk menganalisa sebuah website adalah hubungan diantara elemen-elemen didalamnya. Jadi untuk mendapatkan ranking yang baik, pastikan bahwa isi masing-masing elemen relevan satu sama lain.

Sebagian mesin pencari akan mengeluarkan atau setidaknya menurunkan nilai sebuah website jika isinya tidak unik. Terutama sejak era blogging, mesin pencari mamperkatikan seringnya isi website diperbaharui, dan apakah isi website tersebut hanya ada di website itu saja. Tidak berarti bahwa tidak boleh ada halaman statik dalam website kita, deskripsi produk misalnya, isinya pada umumnya memang jarang berubah. Tapi usahakan untuk memasukkan komponen-komponen yang menunjang perubahan misalnya pendapat pelanggan yang pernah membeli produk tersebut. Selain membantu pengunjung dalam mengambil keputusan pembelian, juga sesuai dengan “selera” mesin pencari.

Faktor lain yang perlu diperhatikan dari isi website adalah kata kunci. Kata kunci yang anda pilih sebagai sasaran harus muncul beberapa kali di dalam isi website. Yang penting disini adalah keseimbangan. Sesungguhnya proses pemilihan kata kunci itu sendiri sudah merupakan suatu tandangan. Sebagai contoh jika produk yang anda tawarkan adalah produk-produk aksesoris mobil yang biasa dipakai untuk pameran modifikasi, anda mungkin mengira bahwa kata kunci yang baik adalah “pameran mobil”. Anda bisa saja salah. Diperlukan pemahaman mendalam dan menyeluruh terhadap produk anda baik aspek teknis maupun pemasarannya. Memilih kata kunci memerlukan pemahaman terhadap perilaku pelanggan, apa yang mungkin mereka cari dengan berkunjung ke website anda. Apa yang ada di benak mereka ektika mencari produk untuk mendandani mobil mereka sebelum pameren mungkin adalah “bengkel modifikasi”, “audio mobil”, dan sebagainya. Bahkan mungkin sesuatu yang sangat berbeda, sangat spesifik, bahkan merk tertentu yang sangat terkenal - misalnya karena iklan TV.

Selain pemahaman tentang produk dan perilaku pelanggan, memilih kata kunci yang efektif juga tetap merupakan proses coba-coba. Cobalah mengubah sasaran kata kunci setiap tiga atau enam bulan untuk melihat efektivitasnya. Sangat disarankan untuk memanfaatkan program tracking seperti Google Analytics untuk memonitor arus kunjungan ke website dan kata kunci yang dipergunakan pengunjung ketika menemukan dan mengunjungi website anda.

Google Analytics

Google Analytics adalah program aplikasi statistik yang disediakan secara gratis oleh Google. Dengan program ini kita dapat menganalisa kunjungan ke website kita. Program ini dapat diakses pada alamat http://www.google.com/analytics. Sebelum dapat menggunakannya kita akan diminta untuk mendaftarkan diri dan memiliki user-name Google. Sebagai langkah awal, Google akan meminta kita untuk menempatkan kode tertentu pada website kita . Ini dilakukan untuk memastikan bahwa website yang didaftarkan untuk memakai aplikasi tersebut adalah benar-benar milik kita. Setelah kita menyelesaikan proses validasi ini, perlu waktu beberapa hari dimana sistem akan mengumpulkan data yang diperlukan sebelum mulai bisa memberikan laporan hasil analisanya. Perlu waktu setidaknya beberapa bulan sampai kita bisa memiliki gambaran menyeluruh mengenai arus kunjungan ke website kita.

Ada beberapa kelemahan Google Analytics dimana beberapa informasi tertentu yang umum perlu diketahui pengelola website - misalnya kunjungan crawler mesin pencai - tidak tersedia. Meskipun demikian, untuk suatu layanan gratis Google Analytics merupakan sistem yang cukup handal.

Link - Internal dan External

Elemen lain yang tidak kalah penting dari suatu website - terutama dari sudut pandang SEO adalah link pada halaman web. Link dapat berupa link incoming (dari website lain ke website kita), outgoing (dari website kita ke website lain), dan internal (link diantara halaman-halaman dalam website kita. Asal incoming link dan tujuan dari outgoing link adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, demikian juga relevansi link tersebut.

Pada saat link mulai diperkenalkan mesin pencari sebagai faktor yang turut menentukan ranking, orang beramai-ramai membuat link farm. Link farm adalah halaman-halaman web yang penuh berisi link ke berbagai website, baik relevan maupun tidak. Karena itu kemudian mesin pencari menyempurnakan penggunaan link ke dalam proses penentuan ranking, dimana mesin pencari sedapat mungkin berusaha untuk memperhitungkan hanya link yang relevan saja. Sekarang link bernilai hanya jika relevan dengan isi website secara keseluruhan, dan terjadi diantara dua website (atau halaman web) yang isinya relevan satu sama lain. Secara teknis dan sederhana dapat dikatakan bahwa link memiliki nilai jika ada kesamaan kata kunci diantara kedua sisi.

Keseimbangan jumlah link pada tiap-tiap halaman juga perlu dicermati. Terlalu banyak link akan menyebabkan halaman tersebut dianggap sebagai link farm. Terlalu sedikit maka ranking website kita akan berada di bawah website-website lain yang memiliki link lebih banyak. Yang terbaik jika kita hanya memiliki link dengan website yang isinya kita yakini memiliki relevansi dengan website kita. Jangan masukkan link jika anda tidak yakin akan manfaat website tersebut untuk pengunjung website anda, kemudian luangkan waktu untuk berusahan mendapatkan link-balik dari website tersebut.

Internal link juga memiliki nilai yang penting. Link ini adalah jalur navigasi yang mengarahkan pengunjung pada semua halaman di dalam website kita, antara satu halaman ke halaman lain di dalam website kita. Usahakan agar link navigasi ini mudah difahami dan alurnya mudah diikuti. Jangan lupa untuk menyediakan sitemap. Sitemap memudahkan pengunjung, baik itu manusia maupun crawler mesin pencari untuk menemukan apa yang dicarinya di dalam website kita. Idealnya - jika sistem navigasi website kita mudah difagami - pengunjung tidak memerlukan bantuan sitemap. Meskipun demikia, tetap ada baiknya untuk menyediakan sitemap, meskipun anda yakin navigasi dalam website anda mudah difahami, sehingga pengunjung yang kebetulan tidak memahaminya, tetap dapat menemukan apa yang dicarinya melalui sitemap.

Website dapat dirancang sesuai selera. Ada yang membuat sitemap hanya dengan memasukkan halaman-halaman utama saja, tetapi ada juga yang menyertakan sampai dua atau tiga tingkat lebih lanjut. Berdirilah di fihak pengunjung, buatlah sitemap sedalam yang sekiranya diperlukan oleh pengunjung. Perlu diingat bahwa sitemap bisa menjadi sesuatu yang sangat rumit terutama jika website anda cukup besar.

Penilaian Pengguna

Bagaimana penilaian pemakain dalam menggunakan website kita adalah hal yang agak sulit diukur. Mudah untuk mengatakan beberapa parameter semacam “website mudah untuk dipergunakan” atau “pemakai mudah untuk menemukan informasi yang dibutuhkannya”. Tapi jangankan untuk mencapainya, untuk mengukurnya pun bukan perkara mudah. Jadi bagaimanakan sebuah website bisa mendapatkan ranking yang baik dari penilaian pengguna? Sederhana sekali. Mesin pencari masa kini sudah jauh lebih maju. Mesin pencari tidak akan bisa membuatkan anda telor ceplok, tapi dia bisa mencatat apa yang dilakukan seorang pengunjung di dalam website kita dan apa hasil yang dia dapatkan.

Kita lihat suatu contoh nyata. Misalnya anda mencari informasi tentang asuransi kesehatan. Ketika anda mendapatkan daftar hasil dari mesin pencari, bagaimana anda memilih website mana ayng akan anda kunjungi? Kebanyakan pemakai akan membaca teks pendek yang menyertai masing-masing “link”, dan menggunakannya sebagai dasar untuk memilih. Pada umumnya website yang dipilih untuk dikunjungi adalah yang berada di urutan atas, yang memliki ranking tinggi. Mesin pencari memonitor perilaku anda. Jika anda memilih website tertentu yang berada pada halaman ke lima untuk dikunjungi, kemudian ada beberapa orang lain melakukan hal yang sama, website tersebut akan memiliki angka kunjungan yang tinggi, dan kemudian mesin pencari akan meningkatkan rangkingnya. Mungkin memang tidak akan melambung dari halaman kelima ke ranking pertama, tapi mungkin dari halaman kelima ke halaman kedua atau ketiga.

Hal lain adalah seberapa cepat pengunjung kembali ke mesin pencari saat mengunjungi suatu website (yang dikunjunginya melalui mesin pencari yang bersangkutan). Misalnya anda mencari dengan kata kunci tertentu melalui mesin pencari. Kemudian anda memutuskan mengunjungi website tertentu yang berada di halaman pertama. Ternyata untuk alasan tertentu, begitu masuk ke halaman pertama website tersebut anda langsung memilih untuk kembali ke halaman mesin pencari, misalnya dengan menekan tombol back. Ini disebut bounce, dan banyaknya bounce merupakan indikator kepuasan pengungjung. Menandakan pengunjung kecewa, mungkin karena websitenya membingungkan untuk dijelajahi, atau ternyata isinya tidak sesuai dengan yang dicari - artinya tidak relevan dengan kata kunci yang dimasukkan ke mesin pencari. Banyaknya pengunjung yang kecewa - ditunjukan dengan banyaknya bounce - akan mengakibatkan mesin pencari menurunkan ranking website tersebut. Untuk menghindari hal ini, pastikan bahwa isi website kita relevan dengan kata kunci yang kita targetkan.

Mingkin perlu waktu sampai anda benar-benar bisa memahami bahaimana membuat elemen-elemen isi ini singkron, antara judul (title), deskripsi (META-description), target kata kunci (META-keywords), dan isi. Sabar, terus mencoba, terus bereksplorasi dengan berbagai kombinasi, sampai anda menemukan kombinasi yang dapat membawa website anda ke posisi yang baik di mesin pencari. Ingat bahwa ini lebih seperti seni daripada rekayasa ilmiah. Makan banyak waktu dan kesabaran, karena biasanya diperlukan dua sampai tiga bulan sampai anda dapet melihat hasil yang akurat dari apa yang anda lakukan.

Website Interaktif

Pada awalnya, website hanya digunakan untuk mempublikasikan informasi. Interaksi antara website dengan pemakai adalah pemakai membaca informasi yang ditampilkan. Sampai sekarang, esensi “membaca” masih tetap menjadi bagian yang sangat esensial. Pada intinya orang mengunjungi suatu website untuk mendapatkan informasi mengenai suatu produk, layanan, atau topik tertentu. Meskipun demikian ada banyak hal lain yang tidak kalah penting dari membaca tulisan di layar.

Sekarang kita hidup di Zaman Interaktif. Secara manusiawi kita ingin berinteraksi dengan website yang kita kunjungi. Jenis interaks bisa beragam, dari mulai mengisi jajak pendapat, memberikan komentar terhadap suatu opini, men-download file, bahkan mengikuti pemainan yang dihubungan dengan isi suatu website. Apapun model interaksi yang diterapkan, interaksi adalah sesuatu yang disukai pengunjung, dan karena itu disukai mesin pencari. Interaktivitas merupakan hal yang sangat penting dari sudut pandang SEO. Kita misa mendapatkan ranking yang baik tanpa elemen interaktif pada website kita, tapi dengan kehadiran elemen interaktif, website kita akan mendapat posisi yang lebih baik dalam waktu yang lebih singkat.

Jadi kenapa interaktivitas begitu penting? Dengan intereaktivitas kita bisa melakukan komunikasi dua arah dengan pengunjung, dan dengan komunikasi dua arah kita memiliki kesempatan lebih besar untuk mempengaruhi pengunjung melakukan apa yang kita inginkan. Bisa dalam bentuk membeli barang atau jasa yang kita tawarkan, atau setidaknya memberikan informasi sehingga kita bisa menghubunginya lagi, misalnya dengan mengisi nama dan alamat email untuk berlangganan newsletter.

Tulisan ini dipublikasikan pada Sunday, February 3rd, 2008, 1:04 pm dan diklasifikasikan di bawah kategori SEO . Anda dapat mengikuti perubahan dan tanggapan terhadap tulisan ini pada RSS 2.0. Anda dapat memberikan tanggapan, atau melakukan trackback dari website anda sendiri.

0 Tanggapan pada “Komponen SEO Organik”

Berlangganan RSS dari tulisan ini.

0 Trackback/Ping (Trackback URL)

Berikan Tanggapan

Anda harus log in untuk memberikan tanggapan.

Tulisan Terbaru

Jaringan Sosial